MerahPutih.com - Polisi meluruskan informasi yang sempat beredar terkait kewarganegaraan pelaku pembunuhan perempuan berinisial DA (36) yang ditemukan tewas bersimbah darah di sebuah kontrakan di kawasan Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur, Sabtu kemarin di hari Lebaran.
Pelaku pembunuhan dipastikan suami siri korban yang tercatat dalam data resmi sebagai warga negara Irak, bukan Iran seperti yang dinformasikan polisi sebelumnya.
"Sesuai data (pelakunya) WNA Irak," kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Alfian Nurrizal saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (22/3).
Baca juga:
Bambu Apus Geger, Misteri Kematian Istri Siri WNA Iran di Hari Lebaran
Kapolres menambahkan peristiwa pembunuhan sendiri diperkirakan terjadi pada Kamis (19/3) malam. Namun, lanjut dia, kasus ini baru terungkap setelah jasad korban ditemukan pada Sabtu (21/3) pagi dalam kondisi terkunci di lokasi kejadian.
Geger Mayat di Hari lebaran
Sebelumnya, Kasubdit Reserse Mobile (Resmob) Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Resa Fiardi Marasabessy mengungkap kronologi penemuan mayat wanita di lantai berlumuran darah, yang sudah mengering di Cipayung, Jakarta Timur
Jasad korban ditemukan pada pukul 04.30 WIB. Berdasarkan keterangan saksi, ibu korban berinisial B datang ke kontrakan sekitar pukul 03.00 WIB dan mendapati pintu terkunci dari dalam. Bersama kakak korban berinisial A, keduanya berhasil masuk dan menemukan korban sudah tidak bernyawa.
“Mayat wanita berinisial DA ditemukan meninggal dunia di kontrakan dengan kondisi darah sudah mengering di lantai dan kasur,” imbuh AKBP Resa, kemarin.
Baca juga:
Pelaku Pembunuhan Perempuan di Bambu Apus Ternyata Suaminya Sendiri Warga Negara Irak
Klarifikasi Informasi Warga Negara Pelaku
AKBP Resa juga sempat mengungkapkan terduga pelaku mantan suami siri korban berinisial F, seorang warga negara asing asal Iran. Namun, klarifikasi terbaru dari Kapolres Metro Jakarta Timur memastikan pelaku adalah warga negara Irak. (Knu)