Kapal Selam Sukses, Indonesia-Korsel Duet Garap Jet Tempur Siluman

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 26 April 2018
Kapal Selam Sukses, Indonesia-Korsel Duet Garap Jet Tempur Siluman

Ilustrasi pesawat jet tempur. Foto:wikipedia

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Koleksi tiga kapal selam baru TNI AL bukan satu-satunya kerja sama pertahanan yang dilakukan Indonesia dengan Korea Selatan (Korsel). Kedua negara juga tengah mengembangkan proyek pesawat tempur canggih generasi 4.5 KFX/IFX.

Duta Besar Korsel untuk Indonesia Kim Chang-beom menjelaskan pesawat tempur KFX/IFX itu bisa mengakomodasi kemampuan siluman, alias tidak terdeteksi radar. Proyek KFX/IFX adalah kerja sama jangka panjang membangun kemandirian industri pertahanan Indonesia-Korsel di tengah keberadaan negara-negara besar dalam laju pengembangan alutsista dunia.

Proyek pembuatan pesawat tempur yang mempunyai rentang spesifikasi teknis di antara generasi 4 dan 5 ini pertama kali ditawarkan pemerintah Korsel ke Indonesia pada 2010. Indonesia dan Korea Selatan pada Januari 2016 menandatangani perjanjian senilai 1,3 miliar dolar AS untuk pengembangan jet tempur baru.

Berdasarkan atas perjanjian yang ditandatangani dengan Korea Aerospace Industries (KAI) itu, Kementerian Pertahanan Indonesia akan menanam sekitar 1,6 triliun won (Rp13 triliun) dalam program Korea-Indonesia Fighter Experimental (KFX/IFX). "Kami harap proyek ini dapat dilaksanakan tanpa hambatan," kata Dubes Kim, dilansir Antara, Kamis (26/4).

KRI Ardadedali-404 buatan Korea Selatan (@nafaltoday)

Menurut Kim, kerja sama bidang pertahanan antara Indonesia-Korsel ini tidak hanya pada aspek pengadaan, tetapi juga perakitan dan transfer teknologi pembuatan alutsista. Realisasinya melalui tiga tahap, Fase Pengembangan Teknologi, Fase Pengembangan Mesin dan Manufaktur, dan Fase Pengembangan Produksi. "Kerja sama pertahanan adalah salah satu pilar kemitraan strategis antara Indonesia dan Korea Selatan," tegas dia.

Komitmen Dua Presiden

jokowi presiden korsel
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in (kiri). Foto: Antara

Indonesia dan Korsel telah menjadi mitra alami sejak menjalin hubungan diplomatik pada 1973. Kedua negara telah membuka babak baru hubungan bilateral setelah Presiden Joko Widodo dan Presiden Moon Jae-in sepakat meningkatkan level kerja sama menjadi kemitraan strategis khusus (special strategic partnership) pada November 2017, dengan penajaman akselerasi industrialisasi di Indonesia.

Kesepakatan yang dibuat pemimpin kedua negara saat kunjungan Presiden Moon ke Indonesia itu dimaknai sebagai komitmen kuat untuk terus meningkatkan hubungan bilateral. Apalagi, saat itu Moon yang baru saja dilantik memilih Indonesia sebagai negara pertama di kawasan Asia Tenggara setelah dirinya terpilih sebagai Presiden.

Presiden Moon mengakui kesamaan visi dengan Presiden Jokowi, yakni mengutamakan rakyat dan mengembangkan ekonomi yang toleran. Moon berharap kemitraan strategis khusus Indonesia-Korsel akan meningkatkan kerja sama dalam empat bidang, yaitu keamanan dan industri pertahanan, perdagangan dan infrastruktur, pertukaran masyarakat, serta kerja sama tingkat regional dan global.

Tak Hanya Pertahanan

LRT
Sejumlah kendaraan melintas di samping pembangunan proyek Light Rail Transit (LRT) tujuan Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi, di kawasan Jalan MT Haryono, Jakarta, Rabu (22/11). Foto: ANTARA

Realisasi kesepakatan kedua Presiden itu tak hanya di bidang pertahanan. Korsel juga ingin lebih terlibat dalam proyek-proyek infrastruktur Indonesia. Perusahaan asal Korsel telah aktif mengembangkan proyek-proyek di empat area. yakni pembangkit listrik, fasilitas air bersih, kota pintar (smart city), dan transportasi.

Proyek transportasi yang sedang digarap Korsel di Tanah Air antara lain proyek LRT Jakarta, jalur kereta Makassar dan Pare-Pare, dan perluasan bandara internasional di Batam, Kepulauan Riau. BUMN Korsel, Korea Rail Network Authority (KRNA) juga sedang menjajaki proyek pengembangan kereta api yang ditawarkan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Dubes Kim menambahkan pelaku bisnis Korsel juga menunjukkan minat besar untuk perdagangan barang-barang konsumsi, produk gaya hidup, kesehatan, bioteknologi, farmasi, logistik, serta kosmetik dan produk kecantikan. "Indonesia dan Korsel selama ini tidak pernah terlibat dalam isu atau konflik, yang ada hanya mengembangkan ide-ide kerja sama yang lebih luas lagi," tandas dia. (*)

#Korea Selatan #Alutsista #Kapal Selam #Jet Tempur Siluman
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Bukangi, Hiu Selebritas Busan, Dilepas ke Laut tapi Enggan Pergi
Sejak Bukangi masuk ke kanal di Busan, tim penyelamat telah berkali-kali mencoba menggiringnya ke laut lepas, membebaskannya ke habitat alami.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Oktober 2026
Bukangi, Hiu Selebritas Busan, Dilepas ke Laut tapi Enggan Pergi
Indonesia
Bukan Hanya Rafale, Ini Deretan Alutsista TNI dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
Memasuki dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, penguatan alutsista TNI mencakup jet tempur Rafale, pesawat A400M, fregat, helikopter, dan kendaraan amfibi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Oktober 2026
Bukan Hanya Rafale, Ini Deretan Alutsista TNI dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
Fun
Biksu 'G-DRAGON di Dunia Buddha', Sebarkan Ajaran Buddha lewat Tari
Biksu Deoksan mungkin bukan seorang idol, tapi ia telah dijuluki ‘G-DRAGON di Dunia Buddha’.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Biksu 'G-DRAGON di Dunia Buddha', Sebarkan Ajaran Buddha lewat Tari
ShowBiz
Profil Lim Se-joo, Mantan Kekasih Yoo Seung-ho yang Punya Deretan Karya Keren!
Bikin geger fans drakor! Hubungan Yoo Seung-ho dan Lim Se-joo resmi kandas setelah 6 tahun pacaran. Cek fakta putusnya dan profil lengkap Lim Se-joo di sini.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 08 Oktober 2026
Profil Lim Se-joo, Mantan Kekasih Yoo Seung-ho yang Punya Deretan Karya Keren!
Olahraga
Korea Selatan Pertimbangkan Perketat Pembebasan Wajib Militer, Atlet Terancam Kehilangan Keistimewaan
Wacana tersebut mencuat setelah kontroversi perayaan timnas Korsel seusai menjuarai Asian Games 2026.
Yusuf Abdillah - Kamis, 08 Oktober 2026
Korea Selatan Pertimbangkan Perketat Pembebasan Wajib Militer, Atlet Terancam Kehilangan Keistimewaan
Olahraga
Hasil Korea Selatan vs Uzbekistan: Son Heungmin dan Oh Sehun Ngamuk bawa Taeguk Warriors Menang Telak 2 Gol Tanpa Balas
Cari tahu hasil Korea Selatan vs Uzbekistan terbaru di sini! Son Heungmin dan Oh Sehun sukses bawa kemenangan Timnas Korea 2-0 tanpa balas. Baca selengkapnya!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 06 Oktober 2026
Hasil Korea Selatan vs Uzbekistan: Son Heungmin dan Oh Sehun Ngamuk bawa Taeguk Warriors Menang Telak 2 Gol Tanpa Balas
Indonesia
Canggihnya, KRI Sriwijaya-100 Punya Kemampuan Antikapal Selam
Kapal ini disebut jadi kapal terbesar yang dimiliki Indonesai dengan berbagai fungsi maksimal pertahanan antikapal selam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Canggihnya, KRI Sriwijaya-100 Punya Kemampuan Antikapal Selam
Indonesia
TNI AL Dapat 105 Kendaraan Tempur Amfibi AAV-M35 Dalam 3 Tahun
Amerika Serikat selaku produsen baru memenuhi pengadaan gelombang pertama yakni sebanyak 35 unit kendaraan tempur.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
TNI AL Dapat 105 Kendaraan Tempur Amfibi AAV-M35 Dalam 3 Tahun
Olahraga
Nama Pelatih Persija Shin Tae-yong Terancam Dicopot dari Fasilitas Publik di Yeongdeok, Ada Apa?
Nama Shin Tae-yong di Taman Sepak Bola Shin Tae-yong, Yeongdeok, Korea Selatan, terancam diubah setelah muncul permintaan peninjauan menyusul sanksi KFA.
Frengky Aruan - Kamis, 24 September 2026
Nama Pelatih Persija Shin Tae-yong Terancam Dicopot dari Fasilitas Publik di Yeongdeok, Ada Apa?
Indonesia
KSAL: KRI Sriwijaya-100 Siap Jalankan Tugas Negara, Tinggal Tunggu Perintah
KSAL Laksamana Muhammad Ali menyatakan KRI Sriwijaya-100 siap menjalankan tugas negara. TNI AL juga menyiapkan rencana retrofit kapal.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
KSAL: KRI Sriwijaya-100 Siap Jalankan Tugas Negara, Tinggal Tunggu Perintah
Bagikan