MerahPutih Nasional - Aktivis Komite Aksi Perempuan (KAP) Dina Ardiyanti menyebut Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Hanif Dzakiri arogan, bahkan sudah merasa hebat ketika melakukan aksi lompat pagar.
"Ketemu PRT malah emosi," sindir Dina pada MerahPutih.com, di kantor Komisi Nasional Perempuan, Jakarta, Minggu (8/2).
BACA JUGA: Didampingi Bupati Wonosobo, Menaker Resmikan Jembatan Gantung
Hanif, kata Dina, bahkan tak memiliki clear vision dan road map yang jelas. Padahal, dia seharusnya mampu menerjemahkan Tri Layak sebagaimana yang diteriakkan Presiden Joko Widodo kala kampanye pemilihan presiden 2014 lalu.
Tri layak itu adalah, hidup layak, upah layak dan kerja layak. "Komitmen road map enggak jelas, dia gamang," katanya lagi.
BACA JUGA: Menaker: Kinerja Pengawasan dan Pengujian K3 Jangan Seperti Bajaj
Menurut Dina, kegagalan Hanif dalam mengawal sektor buruh dikarenakan tidak membuka diri dengan serikat pekerja. "Teman-teman PRT bahkan kalau ingin ketemu, (bilang) enggak janji deh," kesal Dina. (mad)