Kantor Staf Presiden Bantah Teten Masduki Otaki Demo di Kediaman SBY

Eddy FloEddy Flo - Selasa, 07 Februari 2017
Kantor Staf Presiden Bantah Teten Masduki Otaki Demo di Kediaman SBY

Kepala Staf Presiden Teten Masduki (MP/Rizki Fitrianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Demo ratusan mahasiswa di kediaman Presiden ke-6 SBY, Senin (6/2) kemarin masih berbuntut panjang. Juru Bicara Partai Demokrat Rachland Nashidik menuding demo itu diarsiteki salah seorang anggota Staf Khusus Presiden. Apalagi aksi para mahasiswa itu ditanggapi SBY dengan curhat di akun twitter pribadinya.

Kantor Staf Presiden kemudian menanggapi pertanyaan Rachland dan curhatan SBY. Apalagi Rachland Nashidik mensinyalir demonstran yang beraksi di kediaman Ketua Umum Partai Demokrat di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan itu dikerahkan dari acara yang digelar Kepala Staf Presiden, Teten Masduki dan sejumlah menteri kabinet Jokowi di Bumi Perkemahan Cibubur.

Menanggapi hal tersebut, Staf Khusus Presiden Chrisma Albandjar melalui keterangan persnya menyesalkan tudingan Rachland Nashidik yang seolah-olah ada hubungan antara Teten Masduki dengan para mahasiswa yang mendemo kediaman pribadi Presiden SBY.

"Kehadiran Kepala KSP di acara Jambore Nasional Mahasiswa Indonesia di Cibubur tanggal 5 Februari adalah atas undangan panitia," ujar Staf Khusus Kepala KSP, Chrisma Albandjar di Jakarta, Senin (6/2).

Sebagaimana diketahui Senin kemarin sekelompok mahasiswa melakukan aksi depan kediaman SBY tanpa pemberitahuan kepada pihak kepolisian sehingga SBY melalui akun twitternya mengeluhkan adanya aksi demo tersebut.

"Saudara-saudaraku yg mencintai hukum & keadilan, saat ini rumah saya di Kuningan "digrudug" ratusan orang. Mereka berteriak-teriak. *SBY*," ucap SBY melalui akun @SBYudhoyono.

Bukan hanya itu, cuitan SBY langsung menghebohkan lini masa twitter lantaran menanyakan haknya kepada Presiden dan Kapolri melalui akun twitternya. SBY merasa dirinya tidak dihargai oleh para demonstran yang beraksi di wilayah privatnya.

"Saya bertanya kpd Bapak Presiden & Kapolri, apakah saya tidak memiliki hak utk tinggal di negeri sendiri,dgn hak asasi yg saya miliki? *SBY*".

Dari pihak istana melalui Kepala Staf Presiden Teten Masduki menyatakan Presiden SBY tak perlu merasa terancam keamananya. Teten meyakini Pasukan Pengamanan Presiden yang sudah disiapkan oleh negara, akan mengamankan Presiden keenam RI dan keluarga apabila demo berlangsung ricuh.

"Enggak usah dikhawatirkan. Itu kewajiban negara melindungi mantan presiden. Mantan presiden kan masih ada pengawal, ajudan," papar Teten Masduki kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin kemarin.

#Teten Masduki #SBY #Partai Demokrat #Kepala Staf Kepresidenan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Pembahasan mengenai mekanisme tersebut, masih terus dilakukan id antara partai politik sebagai bagian dari penyusunan revisi Undang-Undang Pemilu.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Indonesia
Demokrat Bantah Pidato AHY Jadi Sinyal Pilpres 2029, Sebut Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Partai Demokrat membantah pidato Agus Harimurti Yudhoyono menjadi sinyal Pilpres 2029.
Soffi Amira - Selasa, 08 September 2026
Demokrat Bantah Pidato AHY Jadi Sinyal Pilpres 2029, Sebut Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Olahraga
PBV Paja One Juara AHY Cup 2026, AHY Dorong Pembinaan Atlet Muda
PBV Paja One menjadi juara AHY Cup 2026 di Jakarta Timur. AHY mendorong kompetisi voli ini berlanjut sebagai wadah pembinaan dan pencarian atlet muda.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
PBV Paja One Juara AHY Cup 2026, AHY Dorong Pembinaan Atlet Muda
Indonesia
Presiden Ke-6 SBY Dipastikan Tidak Ikut Upacara HUT RI di Istana, Ungkap Permintaan Maaf
SBY mengatakan hingga akhir Agustus 2026 dirinya masih berada di Rochester untuk menjalani pemeriksaan kesehatan rutin di Mayo Clinic sebagai tindak lanjut setelah menjalani operasi prostat pada 2021.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 16 Agustus 2026
Presiden Ke-6 SBY Dipastikan Tidak Ikut Upacara HUT RI di Istana, Ungkap Permintaan Maaf
Indonesia
Merasa Tidak Diperhatikan AHY, Ketua DPC Demokrat Solo Mundur
Berbagai aspirasi yang selama ini disampaikan kepada pengurus di tingkat atas tidak pernah diwujudkan dalam bentuk dukungan nyata.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Merasa Tidak Diperhatikan AHY, Ketua DPC Demokrat Solo Mundur
Indonesia
KSP Dudung Jenguk Korban Penyekapan di Bandung, Sampaikan Pesan Prabowo agar Pelaku Diproses Sesuai Hukum
KSP Dudung Abdurachman menjenguk korban penyekapan di RSHS Bandung dan menyampaikan pesan Presiden Prabowo agar proses hukum berjalan sesuai prosedur.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 26 Juni 2026
KSP Dudung Jenguk Korban Penyekapan di Bandung, Sampaikan Pesan Prabowo agar Pelaku Diproses Sesuai Hukum
Indonesia
Demokrat Balik Serang Deddy Sitorus: Terusik karena AHY Benar
Tak ada hasutan, AHY hanya menjelaskan peran partai politik dalam sistem demokrasi.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Juni 2026
Demokrat Balik Serang Deddy Sitorus: Terusik karena AHY Benar
Indonesia
Demokrat Pertanyakan Posisi Politik PDIP agar Tidak Abu-abu, Ganjar Pranowo Beri Jawaban
Partai Demokrat ikut mempertanyakan posisi politik PDI Perjuangan (PDIP) terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Frengky Aruan - Senin, 22 Juni 2026
Demokrat Pertanyakan Posisi Politik PDIP agar Tidak Abu-abu, Ganjar Pranowo Beri Jawaban
Indonesia
SBY Bongkar Rahasia Kepemimpinan Kuat Hadapi Krisis Global, Belajar dari Tragedi Tsunami Hingga Krisis 2008
SBY mengingatkan kepemimpinan harus bersifat inklusif agar manfaat pembangunan tersebar merata kepada seluruh masyarakat
Angga Yudha Pratama - Kamis, 04 Juni 2026
SBY Bongkar Rahasia Kepemimpinan Kuat Hadapi Krisis Global, Belajar dari Tragedi Tsunami Hingga Krisis 2008
Indonesia
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron buka suara soal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mewajibkan partai politik memenuhi kuota 30 persen caleg perempuan.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Bagikan