Kampanye Hari Peduli Autisme Sedunia dengan 'Light It Up Blue'

Selvi PurwantiSelvi Purwanti - Minggu, 02 April 2017
Kampanye Hari Peduli Autisme Sedunia dengan 'Light It Up Blue'

Light It Up Blue' (sheknows)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Autisme bukanlah penyakit kejiwaan. Penyebab autisme adalah gangguan neurobiologis yang mempengaruhi fungsi otak sedemikian rupa sehingga anak tidak mampu berinteraksi dan berkomunikasi dengan dunia luar secara efektif.

Biasanya, gejala autis ini sudah terlihat sejak sebelum berusia 3 tahun. Dan ini adalah saat terberat menjadi orangtua dari Anak dengan kebutuhan khusus, autisme.

Nah, bicara soal autis, ternyata hari ini, Minggu (2/4) adalah Peringatan Hari Peduli Autis Sedunia atau World Autism Awareness Day (WADD). Penetapan Peduli Autis Sedunia ini berdasarkan resolusi majelis umum PBB pada 18 Desember 2007 lalu.

Resolusi Kesadaran Autisme Sedunia ini memiliki empat komponen utama, yaitu penetapan 2 April sebagai Hari Kesadaran Autis Sedunia, partisipasi organisasi-organisasi PBB, negara-negara anggota, LSM dan semua organisasi swasta dan masyarakat untuk WAAD, meningkatkan kesadaran autisme pada semua tingkatan dalam masyarakat, dan Sekretaris Jenderal PBB harus menyampaikan pesan ini kepada negara-negara anggota dan semua lembaga PBB lainnya.

Dalam Peringatan Hari Peduli Autisme Sedunia ini, Yayasan Autisme Indonesia (YAI) menggelar momentum tahunan 'Light It Up Blue' (LIUB). Kampanye LIUB merupakan kampanye peduli autisme yang dilakukan serentak di seluruh penjuru dunia. Pusat perhatian dari kampanye LIUB ini adalah disorotnya berbagai ikon kota di berbagai belahan dunia dengan lampu biru, serentak pada malam 2 April. Pendar cahaya biru di berbagai bangunan landmark kota-kota di seluruh penjuru dunia ini direncanakan berlangsung sebulan penuh, sepanjang April 2017.

Untuk di Jakarta akan dipusatkan di sekitar Monumen Nasional (Monas). Dalam acara Monas dijadikan ikon sebagai bangunan yang akan diselimuti cahaya biru sepanjang April 2017. Ini adalah sebagai tanda solidaritas kepada individu dengan autisme di seluruh dunia. Tahun ini, kampanye LIUB memperoleh tambahan satu ikon bangunan lagi yang akan diselimuti cahaya biru, yakni Tugu Kujang di Bogor.

Dalam kegiatan ini, semua peserta mengenakan pakaian berwarna bir, serta mengenakan atribut seperti topi payung, atau apapun yang serba biru.

Untuk mengikuti artikel lainnya, baca juga: Budayawan Ajip Rosidi Akan Nikahi Aktris Senior Nani Wijaya

#Hari Autis Sedunia #Autis #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Selvi Purwanti

Simple, funny and passionate. Almost unreal
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Bagikan