Olimpiade Paris 2024

Kalah dari Djokovic, Nadal akan Tentukan Masa Depannya setelah Olimpiade Paris 2024

Soffi AmiraSoffi Amira - Selasa, 30 Juli 2024
Kalah dari Djokovic, Nadal akan Tentukan Masa Depannya setelah Olimpiade Paris 2024

Rafael Nadal kalah dari Djokovic di babak kedua Olimpiade Paris 2024. Foto: Olympics/Getty Images

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Rafael Nadal akan membuat keputusan soal masa depannya setelah Olimpiade Paris 2024. Ia kalah dua set langsung dari rival lamanya, Novak Djokovic, dalam babak kedua Olimpiade Paris 2024, Senin (29/7).

"Saat turnamen ini selesai, saya akan mengambil keputusan yang diperlukan berdasarkan perasaan dan keinginan saya," kata Nadal, setelah kalah 6-1, 6-4 dalam pertemuan ke-60 dalam kariernya melawan Djokovic, dikutip dari ANTARA, Selasa (30/7).

Nadal, yang baru memainkan turnamen ketujuhnya tahun ini mengaku, bahwa pada usia 38 tahun ia tidak "memiliki performa seperti 20 tahun lalu."

Petenis Spanyol, peraih medali emas Olimpiade di nomor tunggal pada 2008 dan ganda di Rio delapan tahun kemudian, sudah memenangkan gelar terakhir dari 22 gelar Grand Slam-nya ketika merebut French Open ke-14 di Paris pada 2022.

Baca juga:

Juara Bertahan Judo Abe Uta Gagal di Olimpiade Paris 2024, Menangi Hati Penonton

Rafael Nadal dan Carlos Alcaraz juga bermain untuk ganda putra di Olimpiade Paris 2024
Rafael Nadal dan Carlos Alcaraz juga bermain untuk ganda putra di Olimpiade Paris 2024. Foto: Olympics/Getty Images

Petenis yang sempat berada di peringkat satu ini, sekarang merosot ke peringkat 161 dunia. Pada Mei lalu, ia mengalami kekalahan pertamanya pada babak pembuka French Open. Kemudian, melewatkan Wimbledon untuk fokus pada Olimpiade Paris 2024.

"Bagi banyak orang, hal ini tidak masuk akal, saya telah menderita selama dua tahun," kata Nadal yang menggambarkan kekalahan melawan Djokovic itu sebagai sesuatu yang "berat."

"Jika saya merasa tidak kompetitif, saya akan mengambil keputusan untuk berhenti. Saya hanya mencoba yang terbaik setiap hari, mencoba menikmati hal yang sudah lama saya nikmati."

"Saya menderita banyak cedera dalam dua tahun terakhir. Jadi jika saya merasa tidak cukup kompetitif untuk terus melaju atau secara fisik saya belum siap untuk terus melaju, saya akan berhenti dan memberi tahu Anda," ujar Nadal.

Baca juga:

Salah Sebut Nama di Pembukaan Olimpiade Paris 2024, IOC Minta Maaf ke Korsel

Meski kalah, Nadal masih memiliki harapan untuk meraih medali emas di ganda putra bersama Carlos Alcaraz. (*)

#Olahraga #Olimpiade Paris 2024 #Rafael Nadal #Tenis
Bagikan
Ditulis Oleh

Soffi Amira

Berita Terkait

Fun
Mengenal HYROX, Olahraga Kebugaran Hybrid yang Uji Kekuatan dan Daya Tahan
HYROX adalah olahraga kebugaran hibrida global yang menggabungkan lari dan latihan fungsional. Atletnya bahkan mampu menarik pesawat AirAsia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Januari 2026
Mengenal HYROX, Olahraga Kebugaran Hybrid yang Uji Kekuatan dan Daya Tahan
Olahraga
NOC Terima Kunjungan KSOC, Perkuat Kerja Sama Olahraga Indonesia-Korea Selatan
KSOC mengunjungi NOC Indonesia pada Jumat (9/1). Pertemuan ini memperkuat kerja sama dan pengembangan olahraga di kedua negara.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
NOC Terima Kunjungan KSOC, Perkuat Kerja Sama Olahraga Indonesia-Korea Selatan
Indonesia
Presiden Prabowo Minta Atlet Dihargai secara Nyata, jangan hanya Diberi Terima Kasih,
Sebagai bentuk penghargaan kepada para atlet, pemerintah memberikan sejumlah bonus yang berkisar Rp 157 juta hingga Rp 1 miliar.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Presiden Prabowo Minta Atlet Dihargai secara Nyata, jangan hanya Diberi Terima Kasih,
Indonesia
Indonesia Sukses Raih 91 Emas di SEA Games 2025, CdM Puji Dedikasi dan Semangat Juang para Atlet
Bayu menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh atlet dan ofisial yang telah berjuang sepanjang SEA Games Thailand 2025.
Dwi Astarini - Minggu, 21 Desember 2025
Indonesia Sukses Raih 91 Emas di SEA Games 2025, CdM Puji Dedikasi dan Semangat Juang para Atlet
Olahraga
Indonesia Raih 91 Emas, Lampaui Target di SEA Games 2025
Kemenpora RI sebelumnya hanya menargetkan kontingen Indonesia mampu mengamankan sekitar 80 medali emas.
Dwi Astarini - Sabtu, 20 Desember 2025
Indonesia Raih 91 Emas, Lampaui Target di SEA Games 2025
Olahraga
Tim Indonesia Raih Posisi Kedua SEA Games Thailand 2025, Ukir Sejarah 30 Tahun
Tim Indonesia mengoleksi 91 medali emas, 112 perak dan 130 perunggu dan total 333 medali.
Dwi Astarini - Sabtu, 20 Desember 2025
Tim Indonesia Raih Posisi Kedua SEA Games Thailand 2025, Ukir Sejarah 30 Tahun
Olahraga
Berjaya di SEA Games 2025, Tim Indonesia Pertegas Posisi 'Raja' Panahan Asia Tenggara
Prestasi ini merupakan hasil kerja keras, disiplin, dan kepercayaan para atlet, pelatih, ofisial dan semua pihak yang mendukung kami.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Berjaya di SEA Games 2025, Tim Indonesia Pertegas Posisi 'Raja' Panahan Asia Tenggara
Olahraga
Tim Cycling Indonesia Andalkan Mental Juara dan Dukungan Penuh Federasi, Kunci Kesuksesan Capai Target Medali SEA Games 2025
Ditambah latihan konsisten dan penguasaan medan pertandingan yang dilakukan sejak lama.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Tim Cycling Indonesia Andalkan Mental Juara dan Dukungan Penuh Federasi, Kunci Kesuksesan Capai Target Medali SEA Games 2025
Olahraga
Aksi Basral saat Pulang Bawa Medali Emas SEA Games 2025, Tunjukkan Trik Skateboard Loncati Motor
saat bertarung di SEA Games, Basral sebenarnya tidak dalam kondisi baik-baik saja karena punya cedera pergelangan kaki yang dialaminya sejak lama.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Aksi Basral saat Pulang Bawa Medali Emas SEA Games 2025, Tunjukkan Trik Skateboard Loncati Motor
Olahraga
Tampil Dominan! Aldila Sutjiadi dan Janice Tjen Raih Emas Ganda Putri SEA Games Thailand 2025
Aldila Sutjiadi/Janice Tjen sukses meraih emas ganda putri SEA Games 2025 Thailand usai mengalahkan pasangan tuan rumah dengan skor 6-2, 6-1.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Desember 2025
Tampil Dominan! Aldila Sutjiadi dan Janice Tjen Raih Emas Ganda Putri SEA Games Thailand 2025
Bagikan