Kader Usulkan Walkot Solo Respati Jadi Ketua DPC Gerindra, Disebut Langkah Regenerasi
Wali Kota Solo Respati Ardi diusulkan jadi Ketua DPC Gerindra Solo. (Foto: Merahputih.com/Ismail)
MERAHPUTIH.COM - KADER Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Solo mengusulkan Wali Kota Solo Respati Ardi menjadi Ketua DPC Gerindra Solo. Langkah itu disebut sebagai upaya regenerasi kepengurusan di tubuh partai berlambang burung garuda itu. Ketua DPC Gerindra saat ini, Ardianto Kuswinarno, mengatakan kalangan bawah Gerindra juga mengusulkan Respati Ardi menjadi Ketua DPC Gerindra Solo periode selanjutnya.
“Saya menilai sosok Respati layak melanjutkan estafet kepemimpinan partai. Saya juga mendukungnya jadi Ketua DPC Gerindra Solo,” ujar Ardianto, Senin (13/10).
Ia menginginkan ada sosok muda yang mau mengganti dirinya di internal partai. Terlebih, ia telah menjabat Ketua DPC Gerindra Solo sejak 2012. “Saya menginginkan ada sosok yang menggantikan saya. Saya sudah terlalu lama menjabat, sejak 2012,” ungkap Ardianto, Senin (13/10).
Ia mengaku ingin memberikan kesempatan bagi figur muda dan memiliki posisi strategis seperti Wali Kota Solo untuk membawa Gerindra lebih besar lagi di tingkat daerah. “Ya, beliau (Respati) sempat menolak karena fokus di wali kota saja. Namun, yang namanya kader harus mau. Sekarang beliau sudah bersedia menggantikan saya,” ucap dia.
Baca juga:
Roblox Jadi Ekstrakurikuler SMP di Solo, Walkot Respati Sebut Jadi Edukasi Menarik
Ardianto menjelaskan mekanisme pergantian ketua DPC dilakukan secara bertahap dan sesuai aturan partai. “Kalau di tempat kami, kami susun berdua, kemudian kami usulkan ke DPD dan DPP. Nanti rekomendasi dari DPP turun ke DPD, baru ke kami di DPC,” paparnya.
Ia menambahkan, peran Respati sebagai kepala daerah dinilai akan memberikan dampak positif bagi perkembangan Gerindra di Solo.
“Sosok Mas Respati ini kami harapkan bisa jadi seorang wali kota yang juga pemimpin partai. Karena wali kota itu jabatan politis, jadi lima tahun mendatang, kalau mau maju lagi harus benar-benar bisa menata semua kepengurusan. Mau dikocok ulang atau bagaimana, itu hak prerogatif beliau,” pungkasnya.(Ismail/Jawa Tengah)
Baca juga:
Baru 5 Hari Jadi Wali Kota Solo, Respati Ardi Buka Kanal Pengaduan Banjir
Bagikan
Berita Terkait
Nataru 2025/2026, Angkasa Pura Berikan Potongan Tarif Jasa Bandara 50 Persen
Pemkot Solo Tahan Dana Hibah Rp 200 Juta, PB XIV Hangabehi Mengaku tak Tahu-Menahu
DPRD Solo Setujui APBD 2026 Pemkot Rp2,1 Triliun, Makan Minum Rapat Dipangkas
Tedjowulan Laporkan PB XIV Hamangkunegoro ke Kementerian Kebudayaan, Pembentukan Bebadan Baru Jadi Perkara
Konflik Keraton Bikin Dana Hibah tak Cair, GKR Timoer Tegaskan tak Ada Rebutan Uang
Air Hujan Solo Terkontaminasi Microplastic, Pemkot Solo Lakukan Riset Mandiri
PB XIV Purbaya Kukuhkan Bebadan Baru 2025/2030, Surati Prabowo dan Puan Maharani
Ratu Maxima Berkunjung ke Solo, Belajar Membatik hingga Soroti Isu Keamanan Finansial
Menbud Percaya Maha Menteri Tedjowulan Bisa Selesaikan Konflik Raja Kembar Solo
Air Hujan di Solo Terkontaminasi Microplastik, Bahayakan Kesehatan