Jutaan Serangan Siber Menggempur Indonesia di Kuartal Pertama 2022
Belasan juta serangan siber dikabarkan telah menggempur Indonesia di kuartal pertama 2022 (Foto: pixabay/fotoart-treu)
INDONESIA tercatat menghadapi lebih dari 11 juta serangan siber pada kuartal pertama 2022. Hal itu diumumkan oleh perusahaan keamanan Kaspersky.
Pihak kaspersky menjelaskan bahwa dengan adanya kabar tersebut maka sangat penting untuk pengambilan langkah tepat guna terhindar dari pembobolan atau kejahatan siber.
Baca Juga:
"Tren itu juga harus disambut dengan kewaspadaan dari semua pihak yang terlibat, karena para pelaku kejahatan siber selalu menunggu tren berikutnya untuk dieksploitasi," jelas Manajer Umum Kaspersky Asia Tenggara, Yeo Siang Tiong, seperti dikutip dari laman Antara.
Maraknya ancaman siber tersebut akibat banyak orang yang menggunakan internet, NFT, metaverse, transaksi aset kripto, hingga adopsi investasi di kalangan anak muda.
Pada periode Januari-Maret 2022, Kaspersky mencatat bahwa produk mereka mendeteksi dan memblokir 11.802.558 ancaman siber yang berbeda. Jumlah tersebut meningkat 22 persen dibanding periode yang sama tahun lalu, yakni terdapat 9.639.740 tindakan kejahatan siber.
Meski begitu, jumlah serangan siber pada kuartal pertama 2022 turun 2 persen dibanding kuartal empat Oktober-Desember 2021.
Menurut statistik tersebut, Kaspersky mencatat Indonesia berada di posisi teratas di wilayah Asia Tenggara, serta 60 di dunia, dalam hal bahaya yang ditimbulkan dari berselancar di internet.
Baca Juga:
Menelusur Dalang di Balik Peretasan Channel YouTube Justin Bieber
Kaspersky mengingatkan para masyarakat, agar berpikir matang-matang untuk mengklik tautan mencurigakan dari email atau pesan teks. Apabila tidak mengenal si pengirim, jangan membuka pesan tersebut.
Saat memasang aplikasi, sebaiknya hanya unduh dari tempat resmi, seperti halnya Google Play Store dan App Store. Kendati tidak terjamin 100 persen aman, namun risiko menghadapi serangan siber jauh lebih rendah.
Kebiasaan memperbarui sistem operasi serta aplikasi pun dapat membantu menjaga keamanan data serta perangkat. Pembaruan sistem akan 'menambal' kerentanan dari versi sebelumnya.
Kemudian, pastikan selalu menggunakan koneksi yang aman saat menggunakan internet. Hindari mengakses bank atau layanan penting lainnya lewat WiFi publik. Hati-hati juga dengan software antivirus gratis dari sumber yang tidak jelas, karena bisa jadi malware yang menyamar. (ryn)
Baca Juga:
Bagikan
Berita Terkait
Tutorial Mudah Bikin Tren Photomontage Feed Sosmed Ala 'Zootopia 2' Pakai OPPO Reno 15 Series
OPPO Reno 15 Series Usung Desain 'Dancing Aurora', Terinspirasi dari Fenomena Alam Langka
OPPO Reno 15 Perkenalkan Fitur AI Flash Photography 2.0, Selfie Minim Cahaya Jadi Lebih Maksimal!
POCO X8 Pro Max Muncul di Sertifikasi BIS, Sudah Siap Meluncur Global?
Vivo X300 Ultra Siap Masuk Indonesia, Sudah Kantongi Sertifikasi TKDN!
Simak Nih! Cara Pakai StandBy Mode iPhone iOS 17: Tips dan Kustomisasi
Desain Layar iPhone 18 Mulai Terungkap, Model Pro Alami Perubahan Besar
Apple Makin Dekat Rilis iPhone Lipat, Dikabarkan Meluncur September 2026
Xiaomi 17 Max Bakal Bawa Baterai 8.000mAh, ini Spesifikasi Lengkapnya
OPPO Reno 15 FS 5G Akhirnya Meluncur, Bawa Baterai 6.500mAh dan 3 Kamera 50MP!