Merahputih.com - Pemerintah menyatakan pasien penderita corona di Indonesia bertambah menjadi 172 kasus. Terbanyak berada di DKI Jakarta.
"Masih ada beberapa lagi yang insyaallah ada pemeriksaan kedua sudah negatif. Tinggal menunggu pemeriksaan lagi, maka sudah bisa dipulangkan," ujar Juru Bicara pemerintah dalam penanganan corona, Achmad Yurianto kepada wartawan, Selasa (17/3).
Baca Juga:
Corona Merebak, Anies Imbau Perusahaan di DKI Hentikan Kegiatan
Penambahan terbanyak setelah Provinsi DKI Jakarta adalah, Jawa Timur, kemudian Jawa Tengah, dan Provinsi Riau. Dalam website Pemprov DKI Jakarta saat ini kasus corona di DKI mencapai 51 kasus mulai dari bayi usia 2 tahun dan 80 tahun.
Dari 172 kasus itu, tidak ada penambahan jumlah korban meninggal. "Kasus meninggal masih lima," katanya.
Secara umum, kondisi pasien yang dirawat membaik. "Dari awal sudah ada sembilan sembuh dan dinyatakan bisa pulang, dan ada beberapa orang yang menunggu pemeriksaan kedua," katanya.
Yuri tak memungkiri, jumlah pasien kemungkinan akan bertambah. "Kita laksanakan tracing, dan edukasi ke masyarakat, mereka harus waspada, beberapa yang merasa kontak dengan kasus positif, melaksanakan pemeriksaan ke RS," jelas dia.
Baca Juga:
Dinyatakan Sembuh, Mantan Pasien Penderita Corona Puji Kinerja Para Tenaga Medis
Selain itu, pemerintah juga sudah mensosialisasikan ketentuan isolasi di rumah kepada masyarakat. "Isolasi rumah bukan sesuatu yang sulit, namun membutuhkan komitmen kuat dari pasien dan keluarga. Harus menggunakan masker, menjaga jarak," kata Yuri. (Knu)