Olahraga

Jonatan Christie, Jagoan Bulu Tangkis Nan Kharismatik

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Minggu, 17 Oktober 2021
Jonatan Christie, Jagoan Bulu Tangkis Nan Kharismatik

Jonatan Christie jagoan bulu tangkis yang kharismatik (Foto: instagram @jonatanchristieofficial)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PIALA Thomas kembali ke Indonesia. Tim Thomas Indonesia berhasil mengalahkan Tiongkok di laga final yang digelar di Ceres Arena, Aarhus, Denmark. Terakhir, Indonesia mengangkat trofi Piala Thomas 19 tahun lalu, tepatnya pada 2002.

Keberhasilan Tim Thomas Indonesia tak lepas dari kerja keras para atlet bulu tangkis yang berlaga di ajang tersebut, salah satunya ialah Jonatan Christie yang memenangkan babak tunggal melawan pebulutangkis Tiongkok, Li Shi Feng.

Baca juga:

Penantian Hampir 2 Dekade, Tim Indonesia Bawa Balik Piala Thomas

Jonatan Christie merupakan salah satu atlet Bulu Tangkis yang cukup populer di Indonesia. Tidak hanya karena kepiawaiannya dalam olahraga tapi karena paras tampan dan tubuh idealnya yang memikat banyak perhatian kaum hawa.

Kiprah Jonatan Christie meroket semenjak dirinya meraih medali emas pada Asian Games 2018. Salah satu yang cukup membekas diingatan masyarakat indonesia, yakni selebrasi membuka kaus yang bikin hati para perempuan 'meleleh'.

Tak pelak, aksi itu langsung membuat para penonton khususnya kaum hawa histeris. Banyak warganet yang melontarkan komentar kekagumannya di media sosial tentang paras rupawan dan badan atletis dari Jojo.

Selebrasi buka kaus dari Jonatan Christie membuat para kaum hawa 'meleleh' (Foto: merahputih.com/gregory bionde)

Jonatan Christie merupakan atlet badminton tunggal Putra Indonesia, yang lahir di Jakarta, 15 September 1997. Jonatan Christie sudah terjun ke dunia bulu tangkis sejak berusia enam tahun.

Perjalanan karir Jonatan Christie tidak terlepas dari dorongan sang Ayah. Berkat kegigihannya, di tahun 2008, Jojo yang saat itu masih berusia 11 tahun, sudah berhasil mendapat tujuh trofi kemenangan di kejuaran tingkat lokal, nasional dan internasional.

Seperti yang dilansir dari berbagai sumber, Jonatan Christie juga sempat mendapat penghargaan Satya Lencana dari Presiden RI ke-5, Susilo Bambang Yudhoyono pada 2009.

Sejumlah penghargaan yang sudah diraihnya pun tak lantas membuat Jonatan terlena. Dia terus berlatih keras dan meraih prestasi seperti idolanya Lin Dan. Sederet prestasi pun mulai diraihnya, seperti menjadi Juara Junior Asia U-15 Ichiba, Jepang 2010.

Baca juga:

Bikin 'Meleleh', ini Ungkapan Jonatan Christie tentang Arti Kemenangan

Kemudian, pria yang akrab disapa Jojo itu sukses meraih gelar seniornya pertama kali di kompetisi International Challenge 2013 di Indonesia. Kala itu usianya masih terbilang muda, yakni 15 tahun.

Kendati demikian, nama Jojo mulai jadi perbincangan publik ketika mengkuti Indonesia Open 2015. Kala itu dia sukses berhasil masuk perempat final, dan wajah tampannya mulai mempesona para kaum hawa yang menontonnya.

Jonatan Christie salah satu atlet bulu tangkis Indonesia yang sangat berbakat (Foto: merahputih.com/gregory bionde)

Sementara itu, di usia yang masih terbilang muda, Jojo juga beberapa kali membawa nama Indonesia di sejumlah kejuaraan bergengsi. Termasuk Thomas Uber Cup, Piala Sudirman, dan SEA GAmes.

Seperti halnya pada 2015, Jojo turut berpartisipasi dalam skuad timnas di Piala Sudirman, serta menjadi salah satu bagian timnas meraih emas SEA Games 2015, dan menjadi bagian tim Thomas-Uber Cup 2016.

Seiring berjalannya waktu dan jam terbang yang sudah mulai mumpuni di kancah internasional, permainan Jojo kian berkembang pesat. Dia bahkan menjadi salah satu pemain andalan Indonesia di SEA Games 2017 Kuala Lumpur, Malaysia. Dan menyumbang satu medai emas dari tunggal putra.

Kemudian, nama Jonatan Christie mulai mroket saat dia berhasil menyabet medali emas di Asian Games 2018 setelah mengalahkan Chou Tien Chen di babak final. (Ryn)

Baca Juga:

Gantengnya Jonatan Christie Men-Smash Hati Kaum Hawa

#Olahraga #Atlet Bulu Tangkis #Bulu Tangkis Indonesia #Jonatan Christie #Piala Thomas
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Olahraga
NOC Indonesia Dorong Organisasi Olahraga Mandiri demi Prestasi Dunia
NOC Indonesia menegaskan pentingnya independensi organisasi olahraga untuk menciptakan prestasi berkelanjutan menuju Asian Games 2026 dan Olimpiade 2028.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 22 Mei 2026
NOC Indonesia Dorong Organisasi Olahraga Mandiri demi Prestasi Dunia
Olahraga
Coach Milo Akui Dewa United Tim Bagus, Layak Ada di Posisi Pertama
'Laskar Sambernyawa' butuh tiga poin untuk menjaga asa bertahan Super League musim 2026/2027.
Dwi Astarini - Sabtu, 16 Mei 2026
Coach Milo Akui Dewa United Tim Bagus, Layak Ada di Posisi Pertama
Olahraga
Intercity Evergreen Veterans Basketball 2026 Jaga Warisan Ekosistem Basket Nasional, Ketum Perbasi DKI: Bukan Soal Menang dan Kalah
Ketua Perbasi DKI Jakarta Lexyndo Hakim menyebut Intercity Evergreen Veterans Basketball 2026 menjadi ajang silaturahmi dan nostalgia bagi pebasket senior dari berbagai daerah.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Intercity Evergreen Veterans Basketball 2026 Jaga Warisan Ekosistem Basket Nasional, Ketum Perbasi DKI: Bukan Soal Menang dan Kalah
Olahraga
Ketua Umum PB IWbA Aang Sunadji Sebut Banyak Atlet Muda Woodball Indonesia Siap Tampil di Kejuaraan Dunia, Ingatkan Konsistensi Regenerasi
Jika sebelumnya didominasi atlet senior, kini regenerasi mulai terlihat signifikan dengan kemunculan atlet-atlet muda dari kalangan pelajar hingga mahasiswa.
Dwi Astarini - Selasa, 12 Mei 2026
Ketua Umum PB IWbA Aang Sunadji Sebut Banyak Atlet Muda Woodball Indonesia Siap Tampil di Kejuaraan Dunia, Ingatkan Konsistensi Regenerasi
Lifestyle
AXIS Cup 2026 Digelar di 88 Kota, Siapkan Hadiah Rp 100 Juta hingga Tiket ke FFNS
AXIS Cup 2026 akan digelar di 88 kota di Indonesia. Event ini menyiapkan hadiah senilai Rp 100 juta.
Soffi Amira - Minggu, 10 Mei 2026
AXIS Cup 2026 Digelar di 88 Kota, Siapkan Hadiah Rp 100 Juta hingga Tiket ke FFNS
Indonesia
Gagal di Piala Thomas dan Uber 2026, PBSI Siap Rombak Pelatih
Baik di sektor putra maupun putri, Indonesia mempunyai potensi atlet muda yang sangat melimpah dan bisa menjadi regenerasi ke depannya.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 08 Mei 2026
Gagal di Piala Thomas dan Uber 2026, PBSI Siap Rombak Pelatih
Olahraga
Dewa United Banten Juarai Grup A BCL Asia-East 2026, Taklukkan Hi-Tech
Secara total, Dewa United Banten mengenas 10 poin selama fase grup.
Dwi Astarini - Sabtu, 02 Mei 2026
Dewa United Banten Juarai Grup A BCL Asia-East 2026, Taklukkan Hi-Tech
Olahraga
Tim Uber Indonesia Juara Grup, Pelipur Lara Rekor Sejarah Terburuk di Piala Thomas
Tim Uber Indonesia lolos ke perempat final Piala Uber 2026 sebagai juara grup.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 April 2026
Tim Uber Indonesia Juara Grup, Pelipur Lara Rekor Sejarah Terburuk di Piala Thomas
Olahraga
Pertama Kali Sejak 1958, Indonesia Gagal Lolos Fase Grup Piala Thomas
Hasil ini menjadi catatan kelam bagi bulu tangkis Indonesia yang selama ini dikenal sebagai salah satu kekuatan utama dunia dengan koleksi 14 gelar juara.
Wisnu Cipto - Rabu, 29 April 2026
Pertama Kali Sejak 1958, Indonesia Gagal Lolos Fase Grup Piala Thomas
Indonesia
Kapten Tim Ingatkan Debutan Indonesia Jaga Emosi di Laga Pembuka Piala Thomas
Kapten tim Fajar Alfian menekankan pentingnya bermain rileks dan menjaga emosi agar performa tetap optimal di laga besar sekelas Piala Thomas.
Wisnu Cipto - Kamis, 23 April 2026
Kapten Tim Ingatkan Debutan Indonesia Jaga Emosi di Laga Pembuka Piala Thomas
Bagikan