Jokowi Soroti Porsi Kredit Perbankan untuk UMKM

Andika PratamaAndika Pratama - Kamis, 20 Januari 2022
Jokowi Soroti Porsi Kredit Perbankan untuk UMKM

Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Kamis (20/1). (ANTARA/Desca Lidya Natalia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dianggap jadi tulang punggung kebangkitan ekonomi Indonesia.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan bahwa 99,9 persen pelaku usaha di Indonesia merupakan pelaku UMKM. Namun, Kepala Negara menyoroti porsi kredit di perbankan yang masih kecil untuk UMKM.

Baca Juga

5 Lokasi Disiapkan Untuk UMKM Saat Gelaran MotoGP

“Masih ada di kisaran 20 persen saja,” katanya saat membuka pertemuan tahunan Industri Jasa Keuangan di Istana Bogor, Kamis (20/1).

Jokowi yang juga berlatar belakang pengusaha ini mengingatkan bahwa target Indonesia adalah agar porsi kredit UMKM nantinya bisa mencapai 30 persen di 2024. Untuk bisa sampai ke angka tersebut, Jokowi mengatakan Indonesia tidak bisa mengandalkan pertumbuhan alamiah saja.

"Diperlukan strategi yang harus dijalankan dengan terobosan-terobosan dari sekarang dan diikuti oleh aksi-aksi yang serius, yang konsisten, dan berkelanjutan," ujar mantan Gubernur DKI dan Walikota Solo ini.

Ia mengatakan penyaluran permodalan bagi pelaku usaha harus bisa dipermudah dan dipercepat. Sehingga memberikan peluang yang lebih besar bagi generasi muda yang memulai usaha. Selain itu juga bagi UMKM untuk mengembangkan usaha atau memperbesar skala usahanya.

Apalagi, ia melihat UMKM bisa menjadi komponen penting untuk memulihkan perekonomian dan berperan mengatasi persoalan bottleneck di rantai pasok akibat tingginya tren kenaikan permintaan yang belum mampu dipenuhi oleh para pemasok.

Baca Juga

Suvenir Perhelatan G20 Harus Produk UMKM

Menurutnya perlu sebuah terobosan yang harus dimulai dari sekarang. Salah satunya dengan tidak mempersulit akses permodalan bagi UMKM.

“Tidak boleh lagi ada ada cerita misalnya akses yang, akses kredit yang sulit, akses pembiayaan bagi pelaku usaha di sektor informal yang sulit, UMKM yang kesulitan mengakses permodalan, koperasi yang sulit mengakses permodalan,” paparnya.

Jokowi menilai akses perlu dipermudah untuk mengembangkan UMKM Indonesia.

“Sehingga memberikan peluang yang lebih besar bagi generasi muda yang memulai usaha dan juga UMKM, untuk mengembangkan usaha atau memperbesar skala usahanya,” tuturnya.

Dia mengatakan bahwa UMKM bisa menjadi komponen penting untuk memulihkan perekonomian.

Keberhasilan UMKM bertransformasi di masa pandemi bisa menjadi modal awal yang penting untuk membawa mereka naik kelas ke tingkat. Yakni ke level yang lebih tinggi dan menjadi motor penggerak pemulihan ekonomi yang sedang.

"Ini yang sedang kita lakukan,” pungkasnya. (Knu)

Baca Juga

Startup Fasilitasi Teknologi Penjualan Daring Bagi UMKM

#Presiden Jokowi #UMKM #Kredit Bank #Pertumbuhan Ekonomi
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Jasa Marga Gaet UMKM Buka Booth di Jakarta Fair 2026, Tuai Apresiasi dari Menteri Maman
Pemberdayaan UMKM merupakan salah satu fokus Jasa Marga dalam menciptakan nilai tambah sosial dan ekonomi yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Minggu, 14 Juni 2026
Jasa Marga Gaet UMKM Buka Booth di Jakarta Fair 2026, Tuai Apresiasi dari Menteri Maman
Indonesia
Bank Indonesia Yakini Pertumbuhan Ekonomi Tumbuh Tinggi
BI telah membeli SBN senilai Rp 156,5 triliun, setelah sepanjang 2025 merealisasikan pembelian sebesar Rp 332,14 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 11 Juni 2026
Bank Indonesia Yakini Pertumbuhan Ekonomi Tumbuh Tinggi
Indonesia
Peningkatan Penjualan Produk Lokal Bisa Naikkan Serapan Tenaga Kerja
Penguatan konsumsi produk lokal perlu didukung oleh berbagai langkah strategis, mulai dari perlindungan terhadap industri dalam negeri hingga peningkatan daya saing produsen lokal.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 11 Juni 2026
Peningkatan Penjualan Produk Lokal Bisa Naikkan Serapan Tenaga Kerja
Indonesia
Kenaikan Harga Pertamax Bikin Daya Beli Kelas Menengah Tertekan, PKS Ingatkan Risiko Inflasi
Kenaikan harga Pertamax membuat daya beli kelas menengah makin tertekan. PKS pun juga mengingatkan adanya risiko inflasi.
Soffi Amira - Kamis, 11 Juni 2026
Kenaikan Harga Pertamax Bikin Daya Beli Kelas Menengah Tertekan, PKS Ingatkan Risiko Inflasi
Indonesia
Bank Indonesia Ramal Ekonomi Domestik Tumbuh Menggila Hingga Tembus Batas Atas
Pemerintah bersama bank sentral mengantongi modal kuat guna merealisasikan target pertumbuhan tinggi dengan tiga faktor utama
Angga Yudha Pratama - Rabu, 10 Juni 2026
Bank Indonesia Ramal Ekonomi Domestik Tumbuh Menggila Hingga Tembus Batas Atas
Indonesia
13 Juta UMKM Dapat Sertifikasi Halal, Banten Nomor 1 Dalam Pendaftaran
Secara nasional 13 juta produk yang sudah sertifikasi halal itu memang terbesarnya yaitu 80 persen dari pelaku usaha mikro kecil
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 08 Juni 2026
13 Juta UMKM Dapat Sertifikasi Halal, Banten Nomor 1 Dalam Pendaftaran
Indonesia
Tayangan Piala Dunia 2026 Dapat Menjadi Roda Penggerak Sektor UMKM Indonesia
"TVRI akan menyiarkan langsung pertandingan-pertandingan Piala Dunia yang bisa dinikmati masyarakat."
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
Tayangan Piala Dunia 2026 Dapat Menjadi Roda Penggerak Sektor UMKM Indonesia
Indonesia
DPR Yakin Ekonomi RI Tumbuh 6 Persen di 2027 meski Dunia Bergejolak
Optimisme itu muncul karena sejumlah indikator ekonomi nasional masih menunjukkan performa positif.
Dwi Astarini - Jumat, 22 Mei 2026
DPR Yakin Ekonomi RI Tumbuh 6 Persen di 2027 meski Dunia Bergejolak
Indonesia
Penyaluran Kredit Usaha Rakyat Masih di Bawah Target RPJMN
Realisasinya baru mencapai 18,3 persen atau sekitar Rp 1.500 triliun. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp 270 triliun merupakan penyaluran KUR
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 18 Mei 2026
Penyaluran Kredit Usaha Rakyat Masih di Bawah Target RPJMN
Indonesia
Prabowo Instruksikan Kredit Murah untuk Keluarga Prasejahtera, Bunga Harus di Bawah 9 Persen
Presiden Prabowo Subianto meminta bunga kredit keluarga prasejahtera diturunkan di bawah 9 persen untuk memperluas akses pembiayaan masyarakat kecil.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Prabowo Instruksikan Kredit Murah untuk Keluarga Prasejahtera, Bunga Harus di Bawah 9 Persen
Bagikan