Jokowi Sebut Presiden Boleh Memihak, Demi Dorong Elektabilitas Prabowo-Gibran?

Pradia EggiPradia Eggi - Rabu, 24 Januari 2024
Jokowi Sebut Presiden Boleh Memihak, Demi Dorong Elektabilitas Prabowo-Gibran?

Jokowi sebut Presiden boleh memihak. Foto: dok. Sekretariat Kabinet RI

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyatakan keberpihakan pada Pemilu 2024 telah menimbulkan berbagai spekulasi.

Menurut pengamat politik dari Lingkar Madani, Ray Rangkuti, stagnasi elektabilitas pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka mendorong Jokowi, yang juga merupakan ayah Gibran, untuk turun gunung dan aktif berkampanye.

Ray berpendapat bahwa dengan keterlibatan aktif Jokowi dalam kampanye, peluang pasangan Prabowo-Gibran untuk memenangkan Pilpres dalam satu putaran tetap terbuka. Menurut Ray, langkah Jokowi untuk secara terbuka mendukung dan berkampanye untuk Prabowo-Gibran akan memberikan manfaat yang besar bagi publik, sehingga Jokowi tidak perlu lagi bersikap netral secara diam-diam.

“Presiden tidak perlu lagi sembunyi-sembunyi dalam hal memperlihatkan dukungan politiknya,” ucap Ray kepada awak media di Jakarta, Rabu (24/1).

Baca Juga: Jokowi Sebut Presiden Boleh Memihak saat Pemilu, Ini Tanggapan Anies

Jika Jokowi memutuskan untuk turun berkampanye, Ray berpendapat bahwa sudah saatnya menerapkan hukum pemilu bagi seorang presiden yang aktif dalam kampanye. Salah satunya adalah mengizinkan kampanye terbuka, namun dengan syarat presiden harus menyatakan cuti dari tugas kepresidenan sebelumnya.

Ray juga menyatakan bahwa sulit bagi elektabilitas Prabowo-Gibran untuk naik dan mencapai angka di atas 50 persen, terutama setelah beberapa blunder yang dilakukan oleh pasangan ini selama debat capres-cawapres.

“Dukungan politik yang dilakukan dengan cara sembunyi-sembunyi, nyatanya, tidak menaikan elektabilitas yang didukung,” jelas dia.

Baca Juga: Jokowi Sebut Presiden Boleh Kampanye dan Memihak

Ia juga menyatakan bahwa Prabowo telah meruntuhkan citra 'gemoy' yang diusung oleh tim suksesnya dengan menunjukkan sisi emosionalnya di berbagai forum debat dan pidato politik.

Di sisi lain, Gibran, yang tampil baik pada debat pertama, malah melakukan beberapa kesalahan dengan menampilkan berbagai gimmick yang terkesan meremehkan lawan debatnya.

“Lebih sulit lagi karena performa Gibran dalam debat terakhir bagi cawapres berakhir sengan kesan negatif paling tinggi diantara 3 cawapres. Wajah gemoy makin sulit menjadi ikon elektabilitas,” kata Ray. (Knu)

#Joko Widodo
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Sekjen PDIP: Tantangan Pemerintahan Prabowo Warisan Era Jokowi
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menilai tantangan yang dihadapi Presiden Prabowo Subianto merupakan warisan dari pemerintahan Jokowi.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Sekjen PDIP: Tantangan Pemerintahan Prabowo Warisan Era Jokowi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Dinobatkan Jadi Alumni Terbaik UGM
Beredar informasi yang menyebut Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, dinobatkan sebagai lulusan terbaik UGM. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 27 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Dinobatkan Jadi Alumni Terbaik UGM
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pembuat Ijazah Jokowi Buat Pengakuan soal Adanya Modifikasi
Beredar informasi yang menyebut, pembuat ijazah Jokowi muncul ke publik dan membuat pengakuan.
Frengky Aruan - Sabtu, 09 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pembuat Ijazah Jokowi Buat Pengakuan soal Adanya Modifikasi
Indonesia
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Jubir PSI yang merupakan mantan kader NasDem heran Jokowi selalu disebut-sebut.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Indonesia
Bantah Isu Ambil Alih NasDem, Jokowi: Jangan Menuduh yang Tidak Benar
Jokowi membantah isu ingin mengambil alih Partai NasDem dan NasDem Tower. Ia menegaskan tudingan tersebut tidak benar dan tidak masuk akal.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
Bantah Isu Ambil Alih NasDem, Jokowi: Jangan Menuduh yang Tidak Benar
Indonesia
Rismon Sianipar Harus Memohon Langsung ke Jokowi, Restorative Justice-nya Masih Dikaji
Polda Metro Jaya mengungkapkan syarat utama yang harus dipenuhi oleh kedua belah pihak, sehingga restorative justice Rismon Sianipar bisa terpenuhi
Frengky Aruan - Minggu, 12 April 2026
Rismon Sianipar Harus Memohon Langsung ke Jokowi, Restorative Justice-nya Masih Dikaji
Indonesia
Jokowi Bantah Kasih Rp 50 Miliar untuk Restorative Justice, Sebut tak Masuk Akal
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, membantah isu memberikan Rp 50 miliar untuk restorative justice. Ia mengatakan, hal tersebut tak masuk akal.
Soffi Amira - Sabtu, 11 April 2026
Jokowi Bantah Kasih Rp 50 Miliar untuk Restorative Justice, Sebut tak Masuk Akal
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Buang Anggaran, Jokowi Tidak Setuju Program Koperasi Merah Putih
Jokowi melarang Purbaya membangun program Koperasi Merah Putih karena lebih baik anggarannya diberikan kepada rakyat.
Frengky Aruan - Rabu, 08 April 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Buang Anggaran, Jokowi Tidak Setuju Program Koperasi Merah Putih
Indonesia
Jokowi Angkat Bicara Soal Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon Akibat Serangan Israel
Dalam situasi normal, perjalanan udara Beirut menuju Jakarta memakan waktu minimal 17 jam
Angga Yudha Pratama - Jumat, 03 April 2026
Jokowi Angkat Bicara Soal Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon Akibat Serangan Israel
Indonesia
Mentahkan Pernyataan Jokowi, DPR Pastikan Tim Pemerintah Hadir Saat Pembahasan UU KPK
Politisi dari Fraksi PKS ini menekankan bahwa narasi "inisiatif DPR" tidak bisa berdiri sendiri
Angga Yudha Pratama - Rabu, 18 Februari 2026
Mentahkan Pernyataan Jokowi, DPR Pastikan Tim Pemerintah Hadir Saat Pembahasan UU KPK
Bagikan