Jokowi: Jangan Jualan McDonald dan Starbucks, Tapi Wedang Ronde dan Telur Asin

Thomas KukuhThomas Kukuh - Selasa, 17 Juli 2018
Jokowi: Jangan Jualan McDonald dan Starbucks, Tapi Wedang Ronde dan Telur Asin

Presiden saat meresmikan tol di gerbang tol Ngemplak Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Minggu (15/7). (Foto: Humas/Jay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo baru saja meresmikan pengoperasian jalan tol Solo-Ngawi seksi Kartasura-Sragen sepanjang 35.2 KM, di gerbang tol Ngemplak Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Minggu (15/7) pagi. Presiden yang akran disapa Jokowi tersebut mengaku senang lantaran penggarapan ruas tol tersebut akhirnya rampung.

“Secara bertahap, tol Trans Jawa mualai akan tersambung dari Merak hingga Banyuwangi,” ujar Jokowi dalam pidatonya.

Menurut Jokowi, pembangunan infrastrukurt ini memang harus terus dilaksanakan karena dalam rangka kompetisi persaingan global. Jika tidak, tambah Jokowi, Indonesia akan ditinggal oleh negara negara lain.

Bahkan dalam catatannya, Indonesia sudah ditinggal oleh negara negara tetangga dalam stok infrastruktur dan dalam daya saing. Indonesia, sudah kalah dengan Singapura, Malaysia, Filipina, bahkan dengan Vietnam. “Jangan sampai kita juga kalah dengan Laos dengan Kamboja karena ketidakcepatan kita dalam membangun hal hal yang fundamental,” kata dia.

Tampak hadir dalam kesempatan itu Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri BUMN Rini Soemarno, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

tol
Presiden saat meresmikan tol di gerbang tol Ngemplak Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Minggu (15/7). (Foto: Humas/Jay)

Selain soal percepatan pembangunan insfrastruktur, Jokowi juga menyinggung soal jualan produk asing di rest area tol. Dia perpesan agar rest area tol jangan menjual makanan dan minuman merek asing seperti Starbucks, McDonald, KFC dan lainnya.

“Harus mulai diganti sate, soto, tahu guling, gudeg. Saya sudah perintah ke Menteri BUMN, Menteri PU untuk diubah, kerja sama dengan pimpinan daerah sehingga yang namanya batik dapat dijual di rest area, telur asin dapat dijual di-rest area, makanannya yang tadi,” tegas Jokowi

“Kalau minuman, jangan Starbucks tapi wedang ronde begitu,” imbuhnya.

Jokowi optimistis para bupati dan wali kota melaksanakan harapannya tersebut. Ia menambahkan bahwa permintaannya itu belum perlu sampai harus ada instruksi tertulis, seperti Inpres (instruksi presiden).

Namun kalau perintah belum dilaksanakan, Jokowi tak menutup kemungkinan akan menggunakan Inpres. Menurutnya, permintaan ini bukan hanya sekadar urusan income, tapi keberpihakan pada brand-brand lokal.

“Sekarang setop untuk Starbucks dan sejenisnya. Ganti dengan produk-produk yang menjadi unggulan daerah,” tegasnya.

Terkait sewa yang mahal, Presiden mengatakan bahwa itu nanti bagiannya menteri, nanti bisa disubsidi dari kementerian. (*)

#Jokowi #Joko Widodo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Bocoran Obrolan Dinner Jokowi-Prabowo, PSI Buka Terlalu Kecil Kalau Cuma Bahas Ijazah Gibran
PSI bongkar isi obrolan pertemuan makan malam Jokowi dan Prabowo di Kertanegara saat sidang MK perkara ijazah SMA Wapres Gibran
Wisnu Cipto - Rabu, 07 Oktober 2026
Bocoran Obrolan Dinner Jokowi-Prabowo, PSI Buka Terlalu Kecil Kalau Cuma Bahas Ijazah Gibran
Indonesia
Sinyal Jokowi Gantikan Anaknya Jadi Ketum PSI
“Di PSI itu ada mekanisme partai yang harus dilalui semuanya. Jadi harus melalui mekanisme partai,” ujar Jokowi
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Sinyal Jokowi Gantikan Anaknya Jadi Ketum PSI
Indonesia
Presiden Prabowo Ganti Kapolri Listyo Sigit, Jokowi: Komjen Suyudi Baik
Jokowi menegaskan pergantian pucuk pimpinan di Polri itu memang sudah saatnya dilakukan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Presiden Prabowo Ganti Kapolri Listyo Sigit, Jokowi: Komjen Suyudi Baik
Indonesia
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Padahal, mantan Wali Kota Solo ini telah resmi login PSI pada 14 Oktober 2025.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Indonesia
Jokowi Resmi Gabung PSI, Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029
Masuknya Jokowi ke PSI tidak semata-mata perlu dilihat dari sisi administratif sebagai bergabungnya seorang mantan presiden ke sebuah partai politik.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Jokowi Resmi Gabung PSI, Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029
Indonesia
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
setiap warga negara, termasuk mantan presiden, memiliki hak politik yang sama.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
Indonesia
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Jokowi mengatakan bergabungnya ke PSI sudah dari 14 Oktober 2025. Ia membuka hal tersebut lantaran masih banyak pihak yang mempertanyakan posisinya.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Indonesia
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Penasaran soal arah politik mantan presiden kita? Jokowi akhirnya pamer KTA dan ngasih bukti resmi gabung PSI. Simak cerita lengkap soal nomor uniknya di sini!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Indonesia
7 Teman Sekolah Jokowi Bakal Jadi Saksi Sidang Kasus Ijazah Palsu, Tinggal Tunggu Panggilan
Tujuh teman sekolah Jokowi di SMAN 6 Solo akan menjadi saksi sidang kasus ijazah palsu. Mereka tinggal menunggu panggilan.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
7 Teman Sekolah Jokowi Bakal Jadi Saksi Sidang Kasus Ijazah Palsu, Tinggal Tunggu Panggilan
Indonesia
Ijazah Gibran Digugat ke MK oleh Denny Indrayana, Jokowi: Masak Disuruh Paket C Lagi
Wapres Gibran sudah menempuh pendidikan SD 16 Surakarta, SMPN 1 Surakarta, SMA di Orchid Park Secondary School di Singapura, dan kemudian di O-Level.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Ijazah Gibran Digugat ke MK oleh Denny Indrayana, Jokowi: Masak Disuruh Paket C Lagi
Bagikan