Jokowi Ingin Anak Muda Bangun Kultur dan Rebut Pasar Digital

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 15 Desember 2021
Jokowi Ingin Anak Muda Bangun Kultur dan Rebut Pasar Digital

Presiden Joko Widodo. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Indonesia mempunyai potensi pasar digital yang berkembang untuk kedepannya, maka harus dimanfaatkan dengan baik. Hal itu, diungkapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat meresmikan gerakan akselerasi generasi digital, Rabu (15/12).

"Saya ingin menyampaikan mengenai negara kita Indonesia, kita ini memiliki potensi, memiliki pasar digital yang berkembang dan sangat besar sekali," ucap Jokowi saat peresmian gerakan akselerasi generasi digital pada Rabu (15/12).

Baca Juga:

Banyak Pengangguran Lulusan SMK, Jabar Terapkan Kurikulum Ekonomi Digital

Adapun perkembangan pasar digital di Indonesia selama tiga tahun yakni tahun 2019 sebesar USD 40 miliar, 2020 melonjak jadi USD 47 miliar bahkan di 2021 naik tajam menjadi USD 70 miliar.

"Dan diperkirakan nanti di tahun 2025, (mencapai) USD 146 milar. Sangat besar sekali," ucap Jokowi.

Kata Jokowi, pencapaian yang cukup baik ini tak terlepas dari kondisi pandemi COVID-19. Jadi pertumbuhan pasar digital Indonesia dipercepat karena hantaman wabah virus corona.

"Kita lihat logistik logistik naik 60 persen akibat penggunaan delivery, cargo naik 60 persen, konsumen digital naik 10,2 persen. Ini yang konsumen barunya tambahan konsumen barunya 10, 2 persen," paparnya.

Selain itu, transaksi e-money naik 55 persen per Oktober 2021. Di mana, volume transaksi e-money dibandingkan tahun yang lalu per Oktober juga naik 31 persen.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini, meminta dengan potensi pasar digital di Indonesia sangat besar, jangan sampai nantinya diambil oleh negara-negara lain.

Dari catatan yang dimilikinya, saat ini Indonesia memiliki 2.319 startup atau perusahaan baru. Dengan melihat potensi tersebut semakin hari startup Indonesia akan terus bertambah.

"Kita memiliki 1 decacorn, kita memiliki 7 unicorn dan banyak sekali soonicorn yang nanti akan terus didorong agar naik menjadi unicorn dan decacorn. Kita semua memang harus mau tidak mau, harus siap atas kemajuan digital dunia," katanya.

Jokowi berharap anak-anak muda Indonesia memiliki keahlian dan pola pikir digital.

"Anak-anak kita agar secepatnya semua berubah, mindset (pola pikir) digital ada, skill (keahlian) digital ada sehingga terbentuk sebuah kultur digital di negara kita," katanya. (Asp)

Baca Juga:

Bisnis Berkelanjutan Bisa Perkuat Ekosistem Ekonomi Digital

#Ekonomi Digital #Jokowi #Startup
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Sinyal Jokowi Gantikan Anaknya Jadi Ketum PSI
“Di PSI itu ada mekanisme partai yang harus dilalui semuanya. Jadi harus melalui mekanisme partai,” ujar Jokowi
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Sinyal Jokowi Gantikan Anaknya Jadi Ketum PSI
Indonesia
Presiden Prabowo Ganti Kapolri Listyo Sigit, Jokowi: Komjen Suyudi Baik
Jokowi menegaskan pergantian pucuk pimpinan di Polri itu memang sudah saatnya dilakukan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Presiden Prabowo Ganti Kapolri Listyo Sigit, Jokowi: Komjen Suyudi Baik
Indonesia
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Padahal, mantan Wali Kota Solo ini telah resmi login PSI pada 14 Oktober 2025.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Jokowi Buka Alasan Pamerkan KTA PSI, Singgung Momentum dalam Politik
Indonesia
Jokowi Resmi Gabung PSI, Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029
Masuknya Jokowi ke PSI tidak semata-mata perlu dilihat dari sisi administratif sebagai bergabungnya seorang mantan presiden ke sebuah partai politik.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Jokowi Resmi Gabung PSI, Partai Lain Mulai Hitung Ulang Peta Politik 2029
Indonesia
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
setiap warga negara, termasuk mantan presiden, memiliki hak politik yang sama.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
Indonesia
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Jokowi mengatakan bergabungnya ke PSI sudah dari 14 Oktober 2025. Ia membuka hal tersebut lantaran masih banyak pihak yang mempertanyakan posisinya.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Cerita Jokowi Kantongi Nomor Anggota PSI dan Jadi Pengurus Tertinggi
Indonesia
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Penasaran soal arah politik mantan presiden kita? Jokowi akhirnya pamer KTA dan ngasih bukti resmi gabung PSI. Simak cerita lengkap soal nomor uniknya di sini!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Jokowi Pamer KTA PSI Bernomor Unik di Hadapan Sang Anak, Berhias Angka 7
Indonesia
7 Teman Sekolah Jokowi Bakal Jadi Saksi Sidang Kasus Ijazah Palsu, Tinggal Tunggu Panggilan
Tujuh teman sekolah Jokowi di SMAN 6 Solo akan menjadi saksi sidang kasus ijazah palsu. Mereka tinggal menunggu panggilan.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
7 Teman Sekolah Jokowi Bakal Jadi Saksi Sidang Kasus Ijazah Palsu, Tinggal Tunggu Panggilan
Indonesia
Ijazah Gibran Digugat ke MK oleh Denny Indrayana, Jokowi: Masak Disuruh Paket C Lagi
Wapres Gibran sudah menempuh pendidikan SD 16 Surakarta, SMPN 1 Surakarta, SMA di Orchid Park Secondary School di Singapura, dan kemudian di O-Level.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Ijazah Gibran Digugat ke MK oleh Denny Indrayana, Jokowi: Masak Disuruh Paket C Lagi
Indonesia
Kubu Roy Suryo Sebut Dakwaan Fitnah Ijazah Jokowi Terlalu Prematur, tak Ada Forum Resmi yang Menguji
Pasal tersebut dinilai terlalu dini karena belum ada forum resmi yang menyatakan ijazah Jokowi yang dipersoalkan benar-benar asli atau palsu.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Kubu Roy Suryo Sebut Dakwaan Fitnah Ijazah Jokowi Terlalu Prematur, tak Ada Forum Resmi yang Menguji
Bagikan