Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Jokowi Diminta Pelopori Kemerdekaan Palestina

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Senin, 18 Desember 2017
Jokowi Diminta Pelopori Kemerdekaan Palestina

Presiden Jokowi. (Presiden Joko Widodo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Umat Islam di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalteng, meminta Presiden Joko Widodo, mempelopori diplomasi pengakuan negara di dunia, khususnya negara-negara Islam, terhadap kemerdekaan Palestina.

Negara-negara yang penduduknya mayoritas Islam seolah dianggap tidak berdaya melihat penjajahan Israel terhadap Palestina.

"Makanya kami meminta Presiden Jokowi menjadi pelopor dan pemimpin diplomasi untuk menghimpun kekuatan dalam mewujudkan kemerdekaan Palestina," Kata Dadang H Syamsu, salah satu orator Aliansi Muslim Kotim seperti dilansir Antara, Minggu (17/12).

Dengan menggebu-gebu, pria yang juga anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur itu menyatakan keprihatinannya terhadap nasib rakyat Palestina yang terus dijajah Israel. Kepedulian itulah yang membawanya untuk berbaur dengan umat Islam lainnya dalam satu aksi.

Lebih dari seribu umat Islam dari berbagai elemen dan profesi yang tergabung dalam Aliansi Muslim Kotim, memadati kawasan bundaran depan kantor Bupati Kotawaringin Timur. Aksi ini membawa pesan penolakan pengakuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

Massa berjalan kaki dari depan Masjid Baiturrahim menuju bundaran. Aksi ini dikawal puluhan anggota Polres Kotawaringin Timur yang mengamankan agar peserta aksi tetap tertib dan arus lalu lintas tidak terganggu.

Aliansi Muslim Kotim mengutuk keras tindakan Donald Trump yang telah membuat luka hati umat Islam di seluruh dunia. Pengakuan Trump terhadap klaim Israel terhadap Yerusalem menegaskan bahwa Amerika Serikat secara tegas mendukung penjajahan Israel terhadap Palestina.

Presiden Jokowi diminta terus dengan keras menyuarakan penolakan penjajahan Israel terhadap bangsa dan rakyat Palestina. Ini sesuai dengan amanat Undang-Undang Dasar 1945 yang menegaskan bahwa penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan prikemanusiaan dan prikeadilan.

Pimpinan Majelis Zikir Kotawaringin Timur, ustaz Syarifudin Al Banjary mengatakan, aksi ini sebagai kewajiban sesama Muslim. Islam mewajibkan umatnya membela jika ada saudaranya yang tertindas meski tidak saling mengenal.

"Walaupun aksi kita tidak dilihat Donald Trump, tapi Allah melihat bahwa kita bersikap jelas dalam membela saudara kita di Palestina dan membela Islam. Yakinlah, tidak ada perjuangan yang sia-sia. Doa akan lebih kuat dari senjata," tegas Syarifudin.

Sementara itu, Koordinator Lapangan Aliansi Muslim Kotim, Eko Budianto, mengatakan, sudah 69 tahun Palestina dijajah Israel dan ini harus segera diakhiri. Aliansi Muslim Kotim mengutuk keras sikap Amerika Serikat yang mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

"Kami menuntut dan mendesak pemimpin negara-negara Islam, khususnya Indonesia, mengirim tentara ke Palestina untuk mengusir Israel dari bumi Palestina. Al Aqsa akan direbut Israel padahal Al Aqsa milik umat Islam di seluruh dunia," tegas Eko.

Menurut Eko, umat Islam tanpa persatuan yang kuat, akan terus menjadi entitas yang lemah seperti buih di lautan yang tidak berdaya sehingga terus dijajah. Untuk itulah Aliansi Muslim Kotim mengajak seluruh umat Islam bersatu dan terus memperkuat ukhuwah Islamiyah. (*)

#Palestina #Konflik Palestina #Presiden Jokowi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Israel Bakal Bikin UU Melarang Azan, Negara OKI Mengutuk
RUU tersebut menandai eskalasi berbahaya dalam serangkaian undang-undang, keputusan, dan kebijakan Israel yang menargetkan kehadiran Palestina dan identitas Arab dan Islam.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 03 Juli 2026
Israel Bakal Bikin UU Melarang Azan, Negara OKI Mengutuk
Indonesia
Presiden Mahmoud Abbas Telepon Prabowo, Puji Kesetiaan Indonesia Bela Palestina
Presiden Palestina Mahmoud Abbas menelepon Presiden Prabowo Subianto, memuji Indonesia sebagai negara paling konsisten membela Palestina.
Wisnu Cipto - Selasa, 16 Juni 2026
Presiden Mahmoud Abbas Telepon Prabowo, Puji Kesetiaan Indonesia Bela Palestina
Dunia
Iran Luncurkan Rudal Balistik, Israel Tutup Semua Jalur Masuk ke Gaza
Organisasi Palestina dan internasional telah berulang kali memperingatkan tentang memburuknya kondisi kelaparan di wilayah tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 08 Juni 2026
Iran Luncurkan Rudal Balistik, Israel Tutup Semua Jalur Masuk ke Gaza
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Indonesia Tolak Warga Palestina Masuk ke Tanah Air
Menteri Imipas Agus Andrianto menegaskan dokumen itu palsu.
Dwi Astarini - Jumat, 29 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Pemerintah Indonesia Tolak Warga Palestina Masuk ke Tanah Air
Dunia
Uni Eropa Bekukan Aset 4 Lembaga Israel, Terbukti Pelanggar HAM Berat di Tepi Barat
Uni Eropa resmi menjatuhkan sanksi terhadap 4 lembaga Israel dan pimpinannya atas pelanggaran HAM di Tepi Barat. Sanksi meliputi pembekuan aset dan larangan perjalanan ke negara anggota Uni Eropa.
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
Uni Eropa Bekukan Aset 4 Lembaga Israel, Terbukti Pelanggar HAM Berat di Tepi Barat
Indonesia
Wartawan Italia Dipukuli dan Celananya Diambil Saat Ditahan Militer Israel, Bagaimana Nasib 9 WNI?
Wartawan Italia Alessandro Mantovani mengaku dipukuli pasukan Israel saat misi Armada Global Sumud.
Wisnu Cipto - Kamis, 21 Mei 2026
Wartawan Italia Dipukuli dan Celananya Diambil Saat Ditahan Militer Israel, Bagaimana Nasib 9 WNI?
Indonesia
Tim GPCI Jemput 9 WNI di Turkiye Usai Dibebaskan Israel
Sembilan WNI itu merupakan bagian dari relawan Global Sumud Flotilla (GSF) dan Freedom Flotilla Coalition (FFC) yang sempat ditahan di Penjara Ktziot Israel
Wisnu Cipto - Kamis, 21 Mei 2026
Tim GPCI Jemput 9 WNI di Turkiye Usai Dibebaskan Israel
Indonesia
Israel Bebaskan Relawan Flotilla Termasuk 9 WNI dari Penjara Ktziot
Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) memastikan sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) yang sempat ditahan pasukan Israel dalam misi Global Sumud Flotilla akhirnya dibebaskan
Wisnu Cipto - Kamis, 21 Mei 2026
Israel Bebaskan Relawan Flotilla Termasuk 9 WNI dari Penjara Ktziot
Dunia
9 WNI Ikut Global Sumud Flotilla Diculik. Israel Langgar Hukum Internasional
Israel melakukan penculikan terhadap para WNI yang sedang dalam misi kemanusiaan internasional ke Gaza itu karena tidak adanya sanksi keras terhadap Israel setelah kejahatan-kejahatan sebelumnya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 19 Mei 2026
9 WNI Ikut Global Sumud Flotilla Diculik. Israel Langgar Hukum Internasional
Dunia
Indonesia dan 9 Negara Kecam Serangan Israel Terhadap Global Sumud Flotilla
Mereka juga menyerukan komunitas internasional menjalankan tanggung jawab hukum dan moral untuk melindungi warga sipil serta misi kemanusiaan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 19 Mei 2026
Indonesia dan 9 Negara Kecam Serangan Israel Terhadap Global Sumud Flotilla
Bagikan