MerahPutih Nasional- Lagi, Presiden Joko Widodo kembali membuat publik kecewa. Kekecewaan dipicu sikap Presiden Joko Widodo yang masih menggantung nasib Komisaris Jenderal Polisi Budi Gunawan sebagai calon Kapolri tunggal.
Meski menyandang status tersangka atas dugaan gratifikasi (menerima hadiah atau janji) pada saat menjabat sebagai Kepala Biro Pembinaan Karier Deputi SSDM Mabes Polri tahun 2004-2006, Presiden Joko Widodo tidak kunjung juga mengajukan calon Kapolri lain pengganti Komjen Budi Gunawan.
Terkait dengan hal tersebut masyarakat sipil secara tegas mendesak Presiden Jokowi mengajukan calon Kapolri lain menggantikan Komjen Budi Gunawan.
Di jejaring media sosial sendiri para netizen ramai-ramai menumpahkan kekecewaan kepada bekas Gubernur DKI Jakarta dengan menggunakan pagar #ShameOnYouJokowi. Kekecewaan netizen bukan hanya disampaikan dalam bentuk tulisan dan cuitan, melainkan juga dalam bentuk gambar.
Salah satunya adalah gambar Presiden RI keenam Susilo Bambang Yudhoyono yang bertuliskan "Piye Kabare? Penak Jamanku To".
"Jadilah pemimpin tegas .. siap2 relawan salam gigit jari," tulis salah satu netizen @jarodyudo, Kamis (15/1).
Netizen lainnya adalah Roy Salam salah seorang penggiat demokrasi yang menulis "Kebanyakan pemilih kritis ramai membuat hastag #ShameOnYouJokowi segeralah siuman Pak Presiden @Jokowi_do2," tulisnya.
Kecaman serupa disampaikan Ahkmad Sahal lewat akun twitternya @sahal_AS yang menulis " Pak @Jokowi_do2 saya salah satu pendukung anda. Kalo Bapak tetap melantik BG, saya akan nyatakan #ShameOnyouJokowi," tulis Sahal.
Untuk diketahui meski menyandang status tersangka, Komjen Budi Gunawan dinyatakan lolos uji kepatutan dan kelayakan yang dilakukan Komisi III DPR RI, Rabu (14/1). Dalam sidang paripurna di DPR pada Kamis (15/1) Budi Gunawan juga dinyatakan lolos sebagai Kapolri dan menggantikan Jenderal Sutarman. (BHD)