Jokowi Akan Ambil Cuti, Hasto: Itu Jawaban dari Sindiran Sandiaga Uno
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (MP/Budi Lentera)
MerahPutih.com - Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto menjelaskan soal cuti Presiden Joko Widodo pada saat kampanye adalah bentuk jawaban dari sindiran Sandiaga Uno.
"Presiden Joko Widodo sebagai capres petahana, tentu mengambil cuti jika menjalankan tugas di luar tugas kenegaraan," kata Hasto seperti dilansir Antara, Kamis (7/3).
Saat menyampaikan hal ini, Hasto sedang berada di Aceh Barat Daya dan Aceh Selatan, dalam rangkaian kegiatan Safari Politik Kebangsaan X ke Aceh, pada 6-9 Maret 2019.
Hasto menegaskan, jika Jokowi melakukan tugas di luar tugas kenegaraan, misalnya melakukan silaturrahmi dengan masyarakat, tentunya setelah mengambil cuti.
Namun, Joko Widodo sebagai presiden dan sebagai kepala negara, menurut Hasto, jabatan tersebut melekat dengan Jokowi. "Karena tugas-tugas kenegaraan tidak bisa digantikan oleh orang lain," katanya.
Menurut Hasto, sebagai presiden dan sebagai kepala negara, maka Joko Widodo memiliki tanggung jawab untuk bekerja membangun bangsa dan negara.
Dia menjelaskan, Jokowi akan mengambil cuti sesuai dengan Peraturan KPU, tetapi jabatan sebagai presiden itu tidak bisa terlepas karena cuti.
"Jabatan presiden dan kepala negara, tidak bisa dialihkan karena cuti. Meskipun beliau cuti kampanye, jabatan presiden tetap melekat dalam diri Bapak Presiden Jokowi," kata Hasto.
Saat ditanya apakah nantinya masa kampanye terbuka Jokowi akan mengambil cuti, Hasto membenarkannya. Menurut Hasto, Jokowi akan berkoordinasi dengan KPU RI untuk mengatur soal cuti kampanye.
"Ya akan ada beberapa skala prioritas. Katakanlah misalnya Pak Jokowi sedang cuti sekalipun, ketika kepentingan bangsa dan negara memanggil, beliau tetap akan bekerja," tandas Hasto.
Sebelumnya, Sandiaga Uno menyindir cuti kampanye yang tidak digunakan capres petahana Joko Widodo alias Jokowi. Sandi mengaku, sangat nyaman saat berkampanye tanpa difasilitasi uang negara. Dia pun telah memilih mundur dari jabatan Wagub DKI Jakarta, sekalipun punya kesempatan untuk cuti. (*)
Baca Juga: TKN Kerahkan Kepala Daerah untuk Kampanyekan Jokowi-Ma'ruf Amin
Bagikan
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Pilpres 2029, PDIP 'Colong Start' Usung Hasto Jadi Capres
Dikaitkan Kasus Korupsi Kuota Haji, Jokowi: Kerja Menteri Pasti dari Kebijakan Presiden
[HOAKS atau FAKTA]: Anwar Usman Vonis Jokowi Bersalah karena Palsukan Ijazahnya
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Ditetapkan sebagai Bencana Nasional oleh Pemerintah
[HOAKS atau FAKTA]: Presiden ke-7 RI Joko Widodo Ditugaskan BRIN jadi Ketua Gugus Tugas Penanggulangan Bencana
[HOAKS atau FAKTA]: Ingin Dicap sebagai Pahlawan, Jokowi Datangi Lokasi Bencana di Sumatra
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Marahi Menkeu Purbaya karena Menolak Membayar Utang Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Kader PDIP Sebut Serangan Ahmad Ali ke Jokowi Adalah Order Busuk Agar Aman dari KPK
[HOAKS atau FAKTA ]: Kejagung Sita Uang Jokowi Triliunan Rupiah
Dukungan Projo ke Prabowo Dinilai Langkah Terhormat Dalam Politik Kebangsaan