Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
ICE 2022

John Richard Christopher, ‘Kuda Hitam' asal Pontianak Rajai IBrC 2022

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 29 Juli 2022
John Richard Christopher, ‘Kuda Hitam' asal Pontianak Rajai IBrC 2022

John Richard Christopher juarai IBrC 2022. (foto: Kamibijak/Evan Andraws)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

"GUE siapa? Dibanding sama kompetitor lain. Mereka hebat-hebat," kata John Richard Christopher dengan napas masih tersengal dan mata masih sebam berair masih tak percaya namanya diumumkan sebagai juara satu Indonesia Brewers Cup Championship (IBrC) 2022 saat meladeni wawancara merahputih.com. John sapaan karib John Richard Christopher tampak masih bingung beroleh ucapan selamat dari kompetitor lain, senior, sahabat, dan seluruh ekosistem kopi di gelaran BRI Indonesia Coffee Events (ICE) 2022.

Nama John mungkin belum begitu dikenal di kompetisi kopi tingkat nasional seperti Indonesia Brewers Cup Championship (IBrC). Padahal, bisa dibilang John bukan orang baru di kompetisi kopi.

Ia sudah mengenal dunia kopi sejak kecil. Ketika John duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP), ibunya pernah membuka warung kopi kecil-kecilan di pasar. Setiap hari John mengantar ibunya ke pasar. Dari situ, ia mulai mengenal aroma, rasa, dan warna kopi. Saat itu, di daerah Pontianak banyak sekali produsen dan kedai kopi nan menjadi kebiasaan masyarakat setempat sebagai tempat bercengkerama.

BACA JUGA:

John Sabet Gelar Juara IBrC 2022

Namun, John baru benar-benar secara langsung terjun di industri kopi ketika merantau ke Bandung saat menempuh studi di Universitas Parahyangan.

Namun, sebelum memulai membuka kedai kopi, John sejatinya punya konsep awal berbinis makanan dengan mengusung konsep street food menggunakan food truck.

"Awalnya mau jualan taco gara-gara nonton film Chef. Food truck kan tuh. Gue udah beli daging, terus 2015 gue lihat kenapa tren jajanan di jalan lagi turun, oh ternyata coffee shop lagi ramai," kata John.

IBrC 2022
Berkali-kali ikut berkompetisi di IBrC. (foto: Merahputih.com/Raden Yusuf Nayamenggala)

Pada 2015, lelaki berkumis tipis tersebut lantas nekat membuka kedai kopi bersama temannya dengan lokasi kedai di dekat kampusnya.

"Waktu itu, nekat buka kedai kopi. Tadinya 2015 mau belajar buka bisnis bareng sama teman-teman. Awalnya, gue belajar aroma kopi, rasanya kopi, dan warnanya kopi. Ternyata kopi enggak sesederhana itu," tutur John.

Bersama teman-temannya, John mendirikan coffee shop bernama Zero Hour Coffee di Bandung. Keputusan membuka bisnis tersebut didorong adanya peluang mulai bermunculannya kedai kopi.

BACA JUGA:

Yessylia Violin Menangi IBC 2022

Semenjak itu, John mulai tertarik dengan dunia kopi. Ia mulai mengikuti kompetisi dari mulai tingkat lokal hingga nasional. Berbagai pengalaman menarik dirasakan John. Banyak pelajaran berharga tentang kopi didapatnya dari kompetisi.

"Gue belajar kopi dari kompetisi, dari throwdown, tarkam gitu. Terus naik kelas ke open service, terus juara di Bandung (lokal). Itu dari 2015 ikut throwdown kecil-kecilan," lanjut John.

Pada 2016, ia mengikuti kejuaraan aeropress Indonesia. Ketika kali pertama tanding, ia langsung bertemu dengan Muhammad Aga dan Rendy, dua orang sangat berpengalaman di industri kopi. John beroleh tekanan besar selama pertandingan.

"Saat itu, gue kayak bukan siapa-siapa di tengah-tengah mereka. Di saat itu, gue merasakan ‘oh mungkin jalan gue di tanding kopi kali ya’. Karena pertama kali tanding di kejuaraan besar dihadapkan dengan dua orang itu," ujar John.

Setelah itu, pada 2019, John mulai memberanikan diri ikut dalam Indonesia Brewers Cup Championship (IBrC). Namun, John belum berhasil sampai ke babak selanjutnya. Ia mengalami masalah overtime pada babak compulsory.

Seolah tak kapok, pria kelahiran Pontianak, 22 September 1991, tersebut kembali ke kompetisi IBrC pada 2020. Kali itu pun, ia kembali bermasalah. Biji kopi digunakan jadi biang kerok gagalnya sampai di babak selanjutnya.

IBrC 2022
Mendapat dukungan penuh dari pihak keluarga. (foto: Kamibijak/Evan Andraws)

Dua tahun berselang setelah kegagalan kedua, John sukses meraih gelar juara IBrC 2022. John sangat tidak menyangka akan kemenangan ini karena banyak nama-nama besar masuk babak final.

"Gue merasa gue bukan siapa-siapa mungkin saat ini kalau diomongin berada di satu level sama mereka (Fakhri Murad, dan Shayla Philipa)," katanya mengomentari lawan-lawannya di babak final IBrC 2022. "Gue enggak tahu tugas apa yang Tuhan kasih ke gue setelah ini, tapi apa pun yang ada gue jalanin".

John mengaku kemenangannya di IBrC 2022 tidak lepas dari dukungan keluarga. Ia menyebut mendapat dukungan luar biasa dari keluarganya untuk fokus di dunia kopi.

"Keluarga sudah kasih kepercayaan ke gue untuk menjalankan sesuatu yang gue pilih untuk menjadi bagian dalam hidup gue. Pada akhirnya, gue bilang ke mereka bahwa gue terjun di kopi sampai mati gue akan di kopi. Gue udah in di kopi," tutupnya.(Ryn)

BACA JUGA:

Christien Ellen Chen Tampil Percaya Diri di Final IBrC 2022

#Agustus Warga +62 Merdesa #Kopi #Indonesia Coffee Events
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Kuliner
Roemah Koffie Luncurkan Cublak Suweng, Kopi Premium Perpaduan Gayo dan Temanggung
Peluncuran Cublak Suweng menjadi bagian dari komitmen Roemah Koffie untuk melestarikan warisan budaya nusantara lewat kopi, dan memperkenalkannya kepada dunia.
Frengky Aruan - Jumat, 17 Juli 2026
Roemah Koffie Luncurkan Cublak Suweng, Kopi Premium Perpaduan Gayo dan Temanggung
Fun
Rekomendasi Tempat Ngopi Enak di PRJ 2026, Cocok Buat Istirahat Sambil Nonton Konser
Tempat ngopi di PRJ 2026 ini bisa kamu kunjungi. Selain nyaman, kamu juga bisa istirahat sambil menonton konser.
Soffi Amira - Rabu, 24 Juni 2026
Rekomendasi Tempat Ngopi Enak di PRJ 2026, Cocok Buat Istirahat Sambil Nonton Konser
Berita
Dari Secangkir Kopi ke Komunitas: Expat. Roasters Ekspansi ke BSD dengan Pengalaman Unik
Expat. Roasters resmi membuka gerai di AEON Mall BSD Tangerang. Hadirkan pengalaman coffee sensory, kelas edukasi kopi, dan lebih dari 12 origin kopi Nusantara.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 11 April 2026
Dari Secangkir Kopi ke Komunitas: Expat. Roasters Ekspansi ke BSD dengan Pengalaman Unik
Fun
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Angkat Peran Barista Perempuan Lewat 'Women of Purposeful Light'
Roemah Koffie merayakan Hari Kartini lewat kampanye 'Women of Purposeful Light' dengan menghadirkan kreasi kopi dari barista perempuan sebagai simbol inspirasi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 April 2026
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Angkat Peran Barista Perempuan Lewat 'Women of Purposeful Light'
Fun
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Beri Akses Belajar Kopi untuk Perempuan
Roemah Koffie Academy hadirkan program edukasi kopi untuk perempuan dengan diskon 21% selama April dalam rangka Hari Kartini.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 April 2026
Sambut Hari Kartini, Roemah Koffie Beri Akses Belajar Kopi untuk Perempuan
Fun
Jejak Kopi Tertua di Semarang, Warisan Rasa Sejak 1915
Bekas pabrik kopi legendaris Koffie Branderij Margo Redjo, yang berdiri sejak 1915, tetap hidup dan kini menjelma sebagai Dharma Boutique Roastery.
Wisnu Cipto - Minggu, 22 Maret 2026
Jejak Kopi Tertua di Semarang, Warisan Rasa Sejak 1915
Indonesia
Prabowo Heran Kopi Indonesia Terbaik Tapi Masih Impor, Pabrik Pohon Industri Jadi Solusi
Presiden Prabowo Subianto menyoroti tata kelola komoditas strategis Indonesia seperti kopi dan cokelat yang dinilai memiliki kualitas terbaik di dunia.
Wisnu Cipto - Jumat, 20 Maret 2026
Prabowo Heran Kopi Indonesia Terbaik Tapi Masih Impor, Pabrik Pohon Industri Jadi Solusi
Indonesia
12 Ribu Hektare Lahan Kopi di Aceh Tengah Rusak Akibat Banjir
Kopi arabika merupakan komoditas unggulan asal Kabupaten Aceh Tengah yang telah mendunia dan menjadi penghasilan utama masyarakat di dataran tinggi Gayo itu.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Januari 2026
12 Ribu Hektare Lahan Kopi di Aceh Tengah Rusak Akibat Banjir
Lifestyle
Roemah Koffie Perkenalkan ‘Anak Daro’, Hampers Kopi Eksklusif Pembawa Cerita Minangkabau ke Dunia
Roemah Koffie memperkenalkan Anak Daro di Jacoweek 2025, Jumat (31/10). Hampers kopi ini membawa cerita Minangkabau.
Soffi Amira - Jumat, 31 Oktober 2025
Roemah Koffie Perkenalkan ‘Anak Daro’, Hampers Kopi Eksklusif Pembawa Cerita Minangkabau ke Dunia
Fun
Roemah Koffie Ramaikan Jakarta Coffee Week 2025, Angkat Kopi Nusantara lewat Latte Art Competition
Roemah Koffie kembali tampil di Jakarta Coffee Week 2025 di ICE BSD City, usung kompetisi Latte Art bertaraf global untuk majukan kopi Nusantara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 Oktober 2025
Roemah Koffie Ramaikan Jakarta Coffee Week 2025, Angkat Kopi Nusantara lewat Latte Art Competition
Bagikan