Film

Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) Bersemi Kembali

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Jumat, 18 November 2022
Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) Bersemi Kembali

Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF), festival film terbesar di Indonesia, akan digelar pada 26 November-3 Desember 2022. (Foto: YouTube/Jogja-NETPAC Asian Film Festival)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PENGGEMAR festival film di Indonesia bakal banjir tontonan bermutu jelang tutup tahun ini. Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF), festival film terbesar di Indonesia, akan digelar pada 26 November-3 Desember 2022.

Mengusung tema "Blossom" atau bersemi, festival ini diharapkan mampu merawat energi, keingintahuan, dan kreativitas. Tema tersebut juga menggambarkan karakteristik pada usia muda.

"Lebih jauh lagi, tema ini menyimbolkan munculnya inovasi-inovasi baru dalam moda produksi dan penjelajahan artistik, serta bakat-bakat baru di lanskap sinema Asia, meski di tengah pandemi yang masih melanda," kata Ifa Isfansyah, Direktur Festival JAFF 2022, dalam jumpa pers daring, seperti dikutip Antara, (17/11).

Untuk edisi yang ke-17 ini, JAFF akan kembali digelar secara hibrida. Pemutaran luring akan kembali diadakan di Empire XXI Yogyakarta, sedangkan pemutaran daring bekerja sama dengan KlikFilm.

Baca juga:

Pentingnya Festival Film Independen bagi para Pembuat Film

Melansir Antara, JAFF ke-17 akan menghadirkan 137 film dari 19 negara Asia Pasifik yang akan ditayangkan dalam program kompetisi dan non-kompetisi. Terdapat 13 film panjang terpilih dalam program Main Competition. Mereka akan memperebutkan Golden dan Silver Hanoman Awards.

Pada kompetisi film pendek Light of Asia, sembilan film akan memperebutkan Blencong Awards.

JAFF juga akan memberikan penghargaan kepada para sutradara yang menelurkan karya film panjang pertama dan keduanya dalam kompetisi NETPAC Awards.

Selain itu, sebelas film Indonesia yang tayang tahun ini akan berkompetisi dalam program JAFF Indonesian Screen Awards untuk memperebutkan penghargaan Film Terbaik, Sutradara Terbaik, Penulis Naskah Terbaik, Pemeran Terbaik, dan Sinematografi Terbaik.

Dalam program non-kompetisi, JAFF akan mempersembahkan seleksi film-film terbaik Asia Pasifik. Sebanyak 12 film panjang dari 10 negara dan 12 film pendek dari 5 negara akan tayang dalam program Asian Perspectives; 5 film panjang Indonesia dalam program Indonesian Film Showcase; dan 10 film pendek Indonesia dari sutradara baru dalam program Emerging.

Baca juga:

'Mekong 2030' Buka Jogja-NETPAC Asian Film Festival 2020

JAFF juga akan menayangkan kompilasi 5 film pendek tentang sepak bola berjudul Sepak Bola untuk Semua dalam program Layar Komunitas; kompilasi 8 film pendek dari sutradara perempuan dalam program Community Forum; serta kompilasi 10 film pendek dalam program Kompro – Layar Indonesiana.

Masih dalam program non-kompetisi, JAFF ke-17 akan mengadakan Bioskop Bisik yang menayangkan film Ngeri-Ngeri Sedap, perwakilan Indonesia untuk kategori Best International Feature Film di Academy Awards 2023.

Festival juga akan memutar perdana film-film Indonesia. Antara lain Autobiography karya Makbul Mubarak, Like & Share garapan Gina S. Noer, serta Before, Now & Then (Nana) buatan Kamila Andini.

JAFF17 akan dibuka dengan penayangan Piknik Pesona, antologi 10 film pendek yang berlatar 10 kota karya 10 sutradara muda Indonesia. Plan 75 karya sutradara Chie Hayakawa, yang mewakili Jepang di Oscars 2023, akan menjadi penutup festival.

Bagi kamu yang ngebet lihat festival ini, bisa kunjungi akun media sosial dan situs resmi JAFF. Tiket dapat dibeli melalui situs resmi jaff-filmfest.org dan TIX.ID mulai 19 November 2022. (dru)

Baca juga:

'Kadet 1947' Sabet Dua Piala di JAFF 2021

#Festival Film #Yogyakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.
Show More

Berita Terkait

Berita Foto
Menyusuri Petilasan Mbah Maridjan, Mengenang Sosok Juru Kunci Merapi
Pengunjung melihat berbagai koleksi alat musik Gamelan milik Mbah Maridjan yang terdampak erupsi di Museum Mbah Maridjan Desa Kinarejo, Rabu (14/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Oktober 2026
Menyusuri Petilasan Mbah Maridjan, Mengenang Sosok Juru Kunci Merapi
Berita Foto
Daya Tarik Bunker Kaliadem, Wisata Sejarah dan Alam di Lereng Gunung Merapi
Wisatawan menyusuri bagian dalam Bunker Kaliadem di Lereng Gunung Merapi, Kinarejo, Desa Hargobinangun, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (14/10/26).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Oktober 2026
Daya Tarik Bunker Kaliadem, Wisata Sejarah dan Alam di Lereng Gunung Merapi
Berita Foto
Griya Batik Jogja: Transformasi Rumah Rampasan KPK Menjadi Ruang Pelestarian Budaya
Pengunjung berbincang dengan petugas saat kunjungan ke Griya Batik Jogja di Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (13/10/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 13 Oktober 2026
Griya Batik Jogja: Transformasi Rumah Rampasan KPK Menjadi Ruang Pelestarian Budaya
ShowBiz
Tuai Apresiasi di Venice Film Festival, Film Dokumenter 'NAZA' Tayang di Bioskop Indonesia 16 Oktober 2026
Film dokumenter 'NAZA' tentang tragedi kemanusiaan di Gaza dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 16 Oktober 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
Tuai Apresiasi di Venice Film Festival, Film Dokumenter 'NAZA' Tayang di Bioskop Indonesia 16 Oktober 2026
Fun
Sinopsis Ah Girl Pembuka Jakarta Film Week 2026, POV Anak Broken Home
Sinopsis film Ah Girl karya Ang Geck Geck Priscilla yang jadi pembuka Jakarta Film Week 2026. Kisahkan dilema anak SD dalam konflik perceraian.
Wisnu Cipto - Rabu, 23 September 2026
Sinopsis Ah Girl Pembuka Jakarta Film Week 2026, POV Anak Broken Home
ShowBiz
Dari Toronto dan Busan, 'Empat Musim Pertiwi' Kini Melaju ke Tokyo International Film Festival
Film 'Empat Musim Pertiwi' karya Kamila Andini akan tayang di Tokyo International Film Festival setelah perjalanan internasionalnya dari Toronto dan Busan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Dari Toronto dan Busan, 'Empat Musim Pertiwi' Kini Melaju ke Tokyo International Film Festival
Indonesia
Bantul Gempa Magnitudo 3,6, 20 KA Daops 6 Yogyakarta Berhenti Luar Biasa
Setelah hasil pemeriksaan oleh tim lapangan menyatakan semua lintas dan jalur KA aman, seluruh kereta api telah melanjutkan perjalanannya kembali.
Dwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
Bantul Gempa Magnitudo 3,6, 20 KA Daops 6 Yogyakarta Berhenti Luar Biasa
ShowBiz
Film Indonesia Para Perasuk Guncang Perfilman Dunia, Menang Festival Fantasia Kanada
Film Para Perasuk karya Wregas Bhanuteja meraih Award Special Mention of The Jury AQCC di Fantasia International Film Festival 2026, Montreal, Kanada.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Film Indonesia Para Perasuk Guncang Perfilman Dunia, Menang Festival Fantasia Kanada
Indonesia
Yogyakarta, Bandung, Surabaya Masuk 10 Kota Pelajar Biaya Hidup Termurah Dunia
QS Best Student Cities 2027 menempatkan Yogyakarta, Bandung, dan Surabaya dalam 10 kota dengan biaya studi termurah dunia. Jakarta juga masuk daftar kota pelajar terbaik global.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Yogyakarta, Bandung, Surabaya Masuk 10 Kota Pelajar Biaya Hidup Termurah Dunia
Indonesia
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Stasiun Yogyakarta kini memiliki Lelana Gallery yang menampilkan produk UMKM berbasis budaya dan keberlanjutan. Inisiatif KAI Wisata ini mendukung ekonomi kreatif lokal.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Bagikan