Jika Pilpres Digelar Hari Ini, PDIP Ungguli Gerindra

Andika PratamaAndika Pratama - Minggu, 26 Agustus 2018
Jika Pilpres Digelar Hari Ini, PDIP Ungguli Gerindra

Founder dan CEO Alvara Research Center Hasanuddin Ali. Foto: MP/Ponco

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Elektabilitas Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) masih unggul dari Partai Gerindra. Hal tersebut tercermin dari hasil survei nasional yang dilakukan Alvara Research Center pada 12 hingga 18 Agustus 2018.

Megawati Soekarnoputri
Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri (MP/Yohanes Abimanyu)

"Jika pemilu dilaksanakan hari ini, maka elektabilitas partai politik paling tinggi diraih oleh PDIP 26,1 persen, disusul Partai Gerindra 18,7 persen. Sedangkan, undecided voters mencapai 19.7 persen," kata Founder dan CEO Alvara Research Center Hasanuddin Ali di Jakarta, Minggu (26/8).

Hasanuddin mengungkapkan, trend elektabilitas partai menunjukkan partai besutan Megawati Soekanrnoputri itu masih unggul dibanding partai-partai lainnya.

"Meski demikian, terlihat bahwa Partai Gerindra menunjukkan adanya trend kenaikan suara," ungkap dia.

Menurut Hasanuddin, jika dilihat dari tren elektabilitas, kontestasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 masih akan menjadi panggung pertarungan bagi partai-partai besar.

"Sedangkan, partai-partai baru masih perlu berjuang keras untuk dapat keluar dari zona parliamentary threshold," paparnya.

Lebih lanjut Hasanuddin menambahkan pada Pemilu 2019 ini ia memprediksi jumlah undecided voters akan semakin menurun.

"Hal ini menunjukkan bahwa pemilih yang sebelumnya ragu dengan pilihannya, kini mulai berani mengambil keputusan ketika waktu pemilihan semakin dekat," tandas Hasanuddin.

Prabowo-Sandiaga. Foto: MP/Fadhli

Untuk diketahui, Survei nasional Alvara Research Center dilakukan pada 12-18 Agustus 2018. Riset ini menggunakan metode multi-stage random sampling dengan melibatkan 1.500 responden berusia 17 tahun ke atas.

Sampel diambil di seluruh provinsi di Indonesia, dengan jumlah sampel tiap provinsi proporsional terhadap jumlah penduduk. Margin of error dalam survei ini sebesar 2,53% dengan tingkat kepercayaan 95%. (Pon)

#PDIP #Partai Gerindra
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Perkembangan kasus ijazah Gibran terkini mencakup putusan MK, wacana pansus dan hak angket DPR, respons Jokowi, hingga pengaduan ke Bareskrim.
ImanK - Minggu, 11 Oktober 2026
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Indonesia
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Pertemuan tersebut merupakan lanjutan setelah kedua tokoh bertemu pada Senin (28/9) malam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Pelemahan benteng demokrasi tidak dilakukan melalui pengerahan militer atau perebutan kekuasaan secara paksa, tapi dilegalkan melalui instrumen hukum formal atau autocratic legalism.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Indonesia
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Pengerahan Kapal RS Laksamana Malahayati ini merupakan tindak lanjut dan arahan langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Olahraga
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Soekarno Cup 2026 resmi bergulir di Surabaya sebagai bagian peringatan HUT ke-81 RI, yang digagas Prananda Prabowo
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Indonesia
Gerindra Klaim Kinerja Pemerintahan Prabowo Oke, Kepuasan Publik Capai 63 Persen
Gerindra mengklaim kinerja pemerintahan Presiden RI, Prabowo Subianto, yang dinilai oke.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
Gerindra Klaim Kinerja Pemerintahan Prabowo Oke, Kepuasan Publik Capai 63 Persen
Bagikan