Jika Dirata-rata, Setiap Hari Indonesia Dilanda 10 Kali Berbagai Bencana

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 11 Oktober 2024
Jika Dirata-rata, Setiap Hari Indonesia Dilanda 10 Kali Berbagai Bencana

Warga di Perumahan Tlogosari, Kota Semarang, melintasi genangan banjir, Sabtu (31/12). ANTARA/ Zuhdiar

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Indonesia mengalami ragam jenis bencana alam. Hal ini apat dilihat dari angka peristiwa yang terjadi setiap tahunnya yang sampai ribuan kali. Bahkan, pada 2023 lalu mencapai 5.400 kejadian bencana di Indonesia.

Tercatat jumlah bencana yang terbesar pada 2021 dan 2023. Antara lain 2021 sebanyak 4.042 kali, 2022 turun menjadi 3.544 kali. Lalu, kembali meningkat pada 2023 mencapai 5.400 kali bencana.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto menyebut,I ndonesia dilanda 10 kali bencana dalam sehari, terlihat dari jumlah ribuan bencana yang terjadi setiap tahunnya.

"Jadi kalau kita rata-ratakan dalam satu hari minimal 10 kali bencana (di Indonesia)," kata Suharyanto dalam pidato penutupan rangkaian kegiatan peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) 2024 di Balai Meuseuraya Aceh, Banda Aceh.

Baca juga:

BNPB: Segala Jenis Bencana ada di Indonesia

Karena itu, kata dia, jangan heran ketika hari ini BNPB melaksanakan acara seremonial di Banda Aceh, tetapi tiga kabupaten di Aceh juga sedang mengalami musibah bencana.

"Sekarang mungkin di Riau, Palembang, dan Kalimantan Tengah BNPB sedang sibuk memadamkan api, ada kebakaran hutan dan lahan di sana. Sementara di Aceh masih ada banjir dan longsor. Itulah realita yang tidak bisa kita hindari," ujarnya dikutip Antara.

Ia menuturkan, pada dasarnya semua pihak tidak bisa mencegah terjadinya bencana alam, terutama bencana gempa bumi dan tsunami atau gunung meletus.

"Apalagi, sampai hari ini belum ditemukan teknologi yang dapat memperkirakan dengan pasti kapan bencana gempa bumi dan tsunami terjadi," katanya.

Baca juga:

BNPB Rilis Panduan Teknis Rumah Ibadah Tangguh Bencana

Ia mengingatkan, upaya yang harus dilakukan bersama adalah bagaimana berusaha untuk meminimalisasi dampak yang ditimbulkan dari sebuah peristiwa bencana alam tersebut.

"Upaya menekan dampak bencana terbilang berhasil, terlihat dari jumlah korban, baik yang meninggal, luka-luka, rumah masyarakat yang rusak, infrastruktur rusak, sudah mulai menunjukkan penurunan," katanya. (*)

#Bencana Alam #BNPB
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Luas Karhutla Papua Selatan Turun Jadi 695 Hektare, BNPB Tetap Waspada
Berdasarkan data per 1 November 2026 pukul 17.00 WIB, terdapat 171 titik api dengan sekitar 253 hektare lahan yang masih belum padam.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
Luas Karhutla Papua Selatan Turun Jadi 695 Hektare, BNPB Tetap Waspada
Indonesia
Pemerintah Terapkan 8 Langkah Kesiapsiagaan Hadapi Musim Hujan 2026/2027
Mencakup pemetaan wilayah rawan bencana, penyiapan personel dan logistik, pemantauan informasi cuaca, penguatan sistem peringatan dini, hingga edukasi.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
Pemerintah Terapkan 8 Langkah Kesiapsiagaan Hadapi Musim Hujan 2026/2027
Indonesia
3 Gunung Api di Indonesia Berstatus Siaga, BNPB Minta Warga Hindari Zona Bahaya
BNPB mengingatkan bahaya Gunung Anak Krakatau, Merapi, dan Semeru yang berstatus Level III atau Siaga. Simak radius larangan aktivitasnya.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 31 Oktober 2026
3 Gunung Api di Indonesia Berstatus Siaga, BNPB Minta Warga Hindari Zona Bahaya
Indonesia
Cuaca Ekstrem Berpotensi Landa Indonesia, BNPB Petakan Wilayah Siaga dan Waspada
BNPB mengimbau masyarakat waspada banjir, angin kencang, dan longsor. Simak daftar wilayah berstatus siaga dan waspada cuaca ekstrem.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 31 Oktober 2026
Cuaca Ekstrem Berpotensi Landa Indonesia, BNPB Petakan Wilayah Siaga dan Waspada
Indonesia
BNPB Peringatkan Hujan Lebat hingga 31 Oktober 2026, 7 Provinsi Diminta Waspada
Hujan lebat mengancam tujuh provinsi di Indonesia. BNPB memperingatkan hujan lebat terjadi hingga 31 Oktober 2026.
Soffi Amira - Jumat, 30 Oktober 2026
BNPB Peringatkan Hujan Lebat hingga 31 Oktober 2026, 7 Provinsi Diminta Waspada
Indonesia
Bibit Siklon Tropis 91B Ancam Sumatera, Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi Perlu Diwaspadai
Bibit siklon tropis 91B kini muncul di Laut Andaman, yakni dekat perairan utara Aceh. Fenomena ini berpotensi memicu hujan sedang hingga lebat.
Soffi Amira - Jumat, 30 Oktober 2026
Bibit Siklon Tropis 91B Ancam Sumatera, Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi Perlu Diwaspadai
Indonesia
Bibit Siklon Muncul, Waspadai Cuaca Ekstrem di Beberapa Provinsi Ini
Bibit siklon tropis 91B mulai terbentuk di Laut Andaman, dekat perairan utara Aceh, Kamis (29/10) dini hari.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Bibit Siklon Muncul, Waspadai Cuaca Ekstrem di Beberapa Provinsi Ini
Indonesia
KPK Periksa Sestama BNPB Rustian sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi
Ia menjalani pemeriksaan selama kurang lebih tujuh jam sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi di lingkungan BNPB.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
KPK Periksa Sestama BNPB Rustian sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi
Indonesia
Dilepas Pasca-OTT, Sestama BNPB Rustian Kembali Diperiksa KPK Lagi Hari Ini
Sestama BNPB Rustian kembali diperiksa KPK terkait dugaan korupsi dana siap pakai penanganan bencana usai sempat dilepas saat OTT. Cek faktanya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 27 Oktober 2026
Dilepas Pasca-OTT, Sestama BNPB Rustian Kembali Diperiksa KPK Lagi Hari Ini
Indonesia
Waspada, Aceh dan Sumut Terancam ‘Kiriman’ Bibit Siklon dari India
Bibit siklon tersebut berpotensi menimbulkan hujan deras, petir, hingga angin kencang. Hal tersebut dapat terjadi di siang ataupun malam hari.
Dwi Astarini - Senin, 26 Oktober 2026
Waspada, Aceh dan Sumut Terancam ‘Kiriman’ Bibit Siklon dari India
Bagikan