JF3 2023, NES by HDK Soroti Isu Limbah Fesyen

Febrian AdiFebrian Adi - Kamis, 20 Juli 2023
JF3 2023, NES by HDK Soroti Isu Limbah Fesyen

NES by HDK tampilan puluhan koleksi batik. (Foto: Merahputih.com/Zulthan Vigilio)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BUSANA tertutup berbenang merah dengan kain batik tersampir dikenakan sejumlah model di catwalk gelaran JF3. Sementara model lainnya mengenakan busana terbuka bernuansa gelap. Perbedaan itu disatukan oleh kain batik. Semua busana itu koleksi NES by HDK milik perancang Helen Dewi Kirana.

Tak hanya menyoroti kualitas produk industri fesyen saja, Helen juga memfokuskan koleksinya untuk mengampanyekan pengurangan limbah industri fesyen yang semakin tahun semakin mengkhawatirkan.

Baca juga:

ESMOD Jakarta Tampilkan Koleksi Penuh Imajinasi di JF3 2023

NES by HDK tampilan berbagai busana batik. (Foto: Merahputih.com/Zulthan Vigilio)

“Limbah fesyen di Tanah Air menjadi salah satu pekerjaan berat bagi pelaku industri fesyen dan Indonesia masih harus memperhatikan hal tersebut,” ucap Helen dalam konferensi pers yang digelar di kawasan Serpong, Tangerang, Banten, Selasa (18/7).

Helen menuturkan, untuk mengatasi limbah fesyen, perlu campur tangan banyak pihak. Sebab, sulit untuk mengatasi problem tersebut sendirian. Tak bisa hanya para pelaku industi fesyen saja atau pemerintah saja.

Mengingat pertumbuhan industri fesyen Indonesia semakin pesat setiap tahunnya, semakin bertambah pula limbah fesyennya

Setidaknya ada sekira 33 juta ton limbah tekstil yang diproduksi di Indonesia. Dari jumlah tersebut, 1 juta ton di antaranya berasal dari industri fesyen.

“Limbah ini paling banyak, mulai dari pewarna, kain dan lainnya. Aku juga sudah mulai meminimalisasi lemariku. Jadi, mulai dipakai kembali pakaian-pakaian lamaku,” ungkapnya.

Oleh karena itu, dalam gelaran JF3 2023 yang digelar di Summarecon Mall Serpong, Helen memilih tema From Dusk Till Dawn untuk menunjukkan bahwa barang yang sama bisa terus dipakai. Baik untuk gaya kasual maupun acara formal seperti ke pesta pernikahan.

Baca juga:

Karya Desainer Cita Tenun Indonesia di JF3 2022

NES by HDK coba tonjolkan kain buatan tangan. (Foto: Merahputih.com/Zulthan Vigilio)

Melalui koleksinya, Helen juga ingin menunjukan bahwa tidak ada yang salah dalam penggunaan berulang terhadap produk berbahan pakaian sama. Selain itu, dia juga ingin menonjolkan produk warisan budaya, yakni batik.

Helen bahkan membuktikan bahwa kain buatan tangan alias handmade bisa dipadu-padankan dengan gaya busana yang kasual.

“Kami mencoba membuat tren, bukan mengikuti tren. Misinya harus lingkungan. Pilarnya ada empat: education, environment, women empowerment, dan children empowerment,” jelas Helen.

Adapun teknik pembuatan busana koleksi NES by HDK antara lain pengikatan (tie-dye) asal Jepang yang disebut shibori dan pewarnaan khas nusantara salah satunya adalah ‘piring selampad’. (far)

Baca juga:

Ragam Rupa Kain Tenun Sumba Kreasi Ghea Panggabean Warnai Pembukaan JF3 2023

#Fashion Show #Fashion #Jakarta Fashion Food Festival (JF3)
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fashion
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
ESMOD Jakarta memperkuat koneksi fashion global melalui Global Mobility Pathway, membuka pertukaran mahasiswa dengan jaringan ESMOD di berbagai negara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
Fashion
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
BTN IFW 2026 mengangkat Ulos melalui tema Ulos Simetria. Desainer muda menerjemahkan tradisi, identitas, transformasi, dan pengalaman personal ke dalam mode kontemporer.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
Fun
BRImo CODE.STRT 2026 Angkat Budaya Urban Lewat Fashion, Musik, dan Komunitas
BRImo CODE.STRT 2026 kembali hadir dalam rangkaian JF3 Fashion Festival dengan lebih dari 50 brand, kompetisi basket, skate, dance, musik, hingga area kuliner di Summarecon Mall Serpong.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
BRImo CODE.STRT 2026 Angkat Budaya Urban Lewat Fashion, Musik, dan Komunitas
Fun
JAECOO Kolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA, Tampilkan Konsep Personalisasi J5 EV
JAECOO Indonesia berkolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA menghadirkan konsep personalisasi untuk J5 EV.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
JAECOO Kolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA, Tampilkan Konsep Personalisasi J5 EV
Fashion
BTN Indonesia Fashion Week 2026 Ditutup Meriah, Ulos Simetria Tegaskan Wastra Nusantara Mendunia
BTN Indonesia Fashion Week 2026 resmi ditutup setelah lima hari penyelenggaraan. Tema Ulos Simetria menghadirkan transformasi Ulos menjadi adibusana modern.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
BTN Indonesia Fashion Week 2026 Ditutup Meriah, Ulos Simetria Tegaskan Wastra Nusantara Mendunia
Fashion
Ulos Jadi Magnet di IFW 2026, Tampil Modern dengan Sentuhan Warna Pastel
Kain ulos menjadi magnet di Indonesia Fashion Week 2026. Kain tersebut tampil modern dengan sentuhan warna pastel.
Soffi Amira - Minggu, 02 Agustus 2026
Ulos Jadi Magnet di IFW 2026, Tampil Modern dengan Sentuhan Warna Pastel
Fashion
Indonesia Young Fashion Designers Competition Umumkan Empat Pemenang Terbaik di IFW 2026
Perjalanan menuju malam puncak bukanlah proses yang singkat. Kompetisi ini diawali dengan 270 sketsa desain dari para peserta di berbagai daerah.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
Indonesia Young Fashion Designers Competition Umumkan Empat Pemenang Terbaik di IFW 2026
ShowBiz
LUMINARA Bawa Wastra Nusantara dalam Tampilan Modern di IFW 2026
Melalui LUMINARA, para desainer memperlihatkan bahwa kekayaan budaya Indonesia dapat terus berkembang menjadi bagian dari gaya hidup masa kini.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
 LUMINARA Bawa Wastra Nusantara dalam Tampilan Modern di IFW 2026
Fashion
HARSA dari LAKON Indonesia Menutup BRI JF3 Fashion Festival 2026, Bawa Pesan Kebahagiaan dalam Berkarya
Melalui HARSA, LAKON Indonesia kembali menegaskan keyakinan bahwa masa depan karya tangan Indonesia dibangun melalui proses yang dijalani dengan sepenuh hati.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
HARSA dari LAKON Indonesia Menutup BRI JF3 Fashion Festival 2026, Bawa Pesan Kebahagiaan dalam Berkarya
Fashion
Italia Bidik Garut Jadi Distrik Industri Kulit dan Mode, Kolaborasi Menguat lewat IFW 2026
Misi dagang Italia di BTN Indonesia Fashion Week 2026 membuka peluang besar bagi industri kulit dan alas kaki Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Juli 2026
Italia Bidik Garut Jadi Distrik Industri Kulit dan Mode, Kolaborasi Menguat lewat IFW 2026
Bagikan