Jessica Alba Masuk dalam Jajaran Direksi Yahoo
Jessica Alba gabung dewan direksi Yahoo. (Foto: Honest Company)
YAHOO mengumumkan merekrut enam anggota baru untuk mengisi dewan direksi. Hal ini dilakukan sekitar setahun setelah Yahoo diakuisisi oleh perusahaan ekuitas swasta Apollo senilai USD 5 miliar atau setara dengan Rp 73 triliun.
Orang-orang baru yang ditunjuk salah satunya adalah aktris Hollywood dan pendiri The Honest Company, Jessica Alba. Selain Alba, ada pendiri dan CEO perusahaan investasi global independen LionTree Aryeh Bourkoff, salah satu pendiri dan CEO Array dan Sapho Fouad ElNaggar, pendiri dan CEO K5 Global Michael Kives, CEO Dallas Mavericks Cynthia Marshall, dan Katie Stanton selaku pendiri dan mitra umum di Moxxie Ventures.
Keenam veteran teknologi itu membawa beragam pengalaman dalam industri. Termasuk media digital, ekuitas swasta, hiburan, dan masih banyak lagi. Mereka akan bekerja sama dengan CEO Yahoo Jim Lanzone yang bergabung dengan perusahaan pada 2021, setelah sebelumnya menjabat sebagai CEO Tinder.
Baca juga:
Yahoo Hentikan Izin Akses Layanan di Tiongkok, Ada Apa?
Enam orang yang diangkat tersebut sekaligus akan membawa perubahan besar untuk Yahoo. Mengingat perusahaan sudah dalam masa transisi di bawah kepemilikan dan kepemimpinan yang baru.
“Saat kita memasuki era baru Yahoo, membentuk dewan direksi yang kuat dengan pengalaman strategis tentang beragam industri akan mendorong pertumbuhan, inovasi, dan skala yang lebih besar,” kata Lanzone.
“Persimpangan media, teknologi, produk, dan konten lebih relevan dari sebelumnya dan dewan ini mewakili para pemikir terbaik dalam kategori tersebut," tambahnya.
Baca juga:
Yahoo Answers Ditutup pada Mei 2021
Lanzone mengatakan bahwa dia membayangkan properti media Yahoo merupakan produk individual. Dia menambahkan bahwa perusahaan telah mendapatkan beberapa tawaran untuk membeli aset yang sebelumnya dimiliki AOL.
Sementara di masa depan, Lanzone mengungkapkan bahwa dia sedang mencari akuisisi potensial. Tetapi nampaknya rencana tersebut baru akan terealisasi lebih dari satu tahun lagi.
“Sebagai perusahaan yang baru berdiri sendiri. Bisnis Yahoo telah mengalami momentum yang luar biasa. Tercermin dalam kinerja keuangan kami, angka keterlibatan pengguna, dan mungkin yang paling penting kualitas bakat yang telah bergabung dengan perusahaan selama beberapa bulan terakhir,” kata Kepala Yahoo Reed Rayman. (waf)
Baca juga:
Aviate Terbaru, Google Now ala Yahoo
Bagikan
Andrew Francois
Berita Terkait
Im Siwan Buka-Bukaan Ngaku Tidur 12 Jam Sehari, Ngalahin Bayi Nih
Artwork yang Abadi: Peti Mati Mani sebagai Tribute bagi The Stone Roses
Aktor 'It: Chapter Two' James Ransone Meninggal Dunia, Bunuh Diri di Usia 46 Tahun
Putra Rob Reiner, Nick, Didakwa atas Pembunuhan Orangtuanya
Pembunuhan Rob Reiner, Polisi LA Tangkap Anak sang Sutradara
Sutradara Hollywood Rob Reiner dan Istrinya Ditemukan Tewas di Rumah Mereka di Los Angeles, Diduga Dibunuh
Dua Dekade Persahabatan, RAN Persembahkan Video Musik 'Memori' di Usia ke-19
Go Public, Katy Perry Pamer Kemesraan Bareng Justin Trudeau di Instagram
Epy Kusnandar Meninggal Dunia, Dedikasi 29 Tahun di Dunia Hiburan
Mudy Taylor Meninggal Dunia, Komika Musikal dengan Legasi Besar