Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Musik

JESENN Merasa Rindu dan 'Butuh Bertemu'

Febrian AdiFebrian Adi - Jumat, 17 November 2023
JESENN Merasa Rindu dan 'Butuh Bertemu'

JESENN siapkan lagu terbaru. (Foto: Dok. Sony Music Indonesia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SONY Music Indonesia sepertinya ingin membuat era baru kejayaan musik pop R&B. Ini terlihat dari beberapa rooster rilisannya, mulai dari Aziz Hendra dan Andrea Tanzil. Kali ini giliran JESENN yang memperkenalkan single berjudul "Butuh Bertemu".

Musisi bernama lengkap Jason Gunawan ini memang tidak asing dengan semesta musik R&B. Dengarkan saja single-single sebelumnya seperti "Bukan Pilihan" dan "Beruntung". Ada elemen musik R&B di dalamnya.

“Kali ini aku ingin mencoba menekankan sisi aku yang lebih ke ranah R&B, tapi dengan cita rasa yang lebih kekinian," ucap JESENN melalui keterangan resmi yang dikirimkan kepada Merahputih.com, Rabu (15/11).

Baca juga:

Siapkan Diri untuk 'Tur Perdana Ku IDGITAF Mengudara' di Tiga Kota

Melalui lagu terbarunya, JESENN turut membuktikan pemahaman dan kecintaannya yang lebih mendalam terhadap aliran musik rhythm and blues tersebut.

Ditulis oleh JESENN bersama musisi indie Farrel Hilal, karya midtempo berdurasi 4 menit dan 10 detik ini turut mengambil inspirasi dari para R&B romantics persembahan Tanah Air. Antara lain Adrian Khalif dan mendiang Glenn Fredly.

"Tentunya aku masih harus terus belajar banyak mengenai musik, namun, bisa dibilang, lagu 'Butuh Bertemu' ini menjadi titik terbaru dari tumbuh kembang aku sejauh ini,” lanjut JESENN.

Emosi 'kerinduan' kini menjadi titik sentral yang menginspirasi narasi lagu "Butuh Bertemu". Bila disimak secara sekilas, "Butuh Bertemu" menceritakan kerinduan seorang sosok protagonis terhadap seseorang yang diberaikan oleh jarak.

Baca juga:

Dinda Ghania Cerita Kekecewaan dalam 'Janji Pada Hati'

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh JESENN (@jesenn)

Menggubah karya musik yang bisa dimaknai secara universal menjadi harapan utama JESENN. "Lagu ini bisa dilihat juga sebagai ekspresi kerinduan aku kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Kesimpulannya, lagu ini adalah karya yang paling mewakili kepribadian aku sejauh ini. Aku juga berharap semua orang yang mendengarkan lagu ini bisa merasakan apa yang aku rasakan ketika menulis lagu ini,” tutur JESENN

Co-songwriter lagu "Butuh Bertemu", Farrel Hilal memberikan applause untuk kemampuan JESENN dalam menyalurkan emosinya ke kreativitas musik.

"JESENN adalah tipe songwriter yang mempunyai kerangka pemikiran yang jelas. Dia tahu bagaimana cara yang paling tepat untuk menuangkan rasa miliknya ke dalam sebuah lagu," pungkas Farrel. (Far)

Baca juga:

Album 'Anthology' God Bless Rilis dalam Cakram Padat

#Musisi Indonesia #Musik #Single Baru
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Liriknya mengisahkan tentang mimpi, harapan, persatuan, dan perjuangan untuk menjadi yang terbaik, selaras dengan semangat yang mewarnai ajang Piala Dunia.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
ShowBiz
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
Lagu yang dirilis pada 1998 sebagai bagian dari album Vuelve ini memadukan unsur Latin pop, samba, dan musik dansa dengan irama yang penuh energi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
ShowBiz
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
for Revenge resmi dipercaya membawakan lagu original versi Indonesia untuk film Spider-Man: Brand New Day.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
ShowBiz
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
The Jansen resmi memperkenalkan album kelima, Romantisasi Impulsif, sebagai penutup trilogi setelah Banal Semakin Binal dan Durja Bersahaja.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
Bagikan