Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Jenazah WNI Ni Wayan Supini Korban Gempa Turki Tiba di Bali

Mula AkmalMula Akmal - Kamis, 23 Februari 2023
Jenazah WNI Ni Wayan Supini Korban Gempa Turki Tiba di Bali

Personel TNI-Polri menandu peti jenazah korban gempa Turki, Ni Wayan Supini (44) untuk dimasukkan ke dalam ambulans RS Bhayangkara Denpasar untuk selanjutnya diberangkatkan ke RSUD Klungkung, Bali, Ka

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Jenazah warga negara Indonesia (WNI) korban gempa Turki, Ni Wayan Supini (44), asal Dusun Tegal Besar, Desa Negari, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung tiba di Bali, Kamis, pukul 16.00 WITA.

Jenazah Supini disambut sang suami I Nyoman Ranten (50) bersama dengan kedua anaknya I Gede Krisna Adi Pratama Putra (20) dan Ni Kadek Osiana Murni Savitri (17), serta sejumlah keluarga dan kerabat yang sudah sejak siang menunggu di Terminal Kargo Domestik, Bandara I Gusti Ngurah Rai, Tuban, Kabupaten Badung, Bali.

Baca Juga:

114 WNI dan 2 Jenazah Korban Gempa Turki Tiba di Tanah Air

Jasad Ni Wayan Supini diberangkatkan dari Bandara Internasional Soekarno Hatta Jakarta menggunakan maskapai penerbangan Garuda Indonesia langsung menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali.

Sesaat sesampai di Bali, jenazah Supini diserahkan oleh perwakilan Kementerian Luar Negeri, Kedutaan Besar Republik Indonesia, Divisi Hubungan Internasional Mabes Polri kepada pemerintah Provinsi Bali yang diwakili Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Energi Sumber Daya Mineral (Disnaker ESDM) Provinsi Bali Ida Bagus Setiawan.

Hadir juga Kapolda Bali Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra, Kapolresta Denpasar Kombes Pol Bambang Yugo Pamungkas, Kapolres Kawasan Bandara AKBP Ida Ayu Wikarniti, sejumlah pejabat tinggi Polda Bali, keluarga dan kerabat Ni Wayan Supini.

Suasana haru terasa saat personel TNI-Polri menandu peti jenazah Ni Wayan Supini dan memasukkannya ke dalam mobil ambulans RS Bhayangkara Denpasar. Sang suami, Nyoman Ranten hanya tertegun sambil mengelus peti jenazah istrinya.

Selanjutnya, mobil yang membawa peti jenazah Ni Wayan Supini dikawal oleh personel Polda Bali sampai di Rumah Sakit Umum Daerah, Klungkung, Bali.

"Kami Polri, mendapatkan perintah untuk mengurus kedatangan jenazah dari Jakarta sampai di Bali untuk seterusnya diserahkan kepada pihak keluarga," kata Putu Jayan.

Di Klungkung, jenazah korban Ni Wayan Supini disambut oleh Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, dan jajaran.

Sementara itu, sebelum kedatangan jenazah, Nyoman Ranten, suami dari Wayan Supini mengungkapkan dirinya tidak menyangka bahwa perjalanan pulang istrinya bakal seperti yang terjadi hari ini.

Baca Juga:

Bantuan Kemanusiaan Indonesia Bukti Ikatan Kuat dengan Turki

"Saya tidak menyangka kalo pulangnya seperti ini. Tetapi, apa boleh buat mungkin ini sudah jalannya, kami berusaha untuk ikhlas. Istri saya sudah pulang meskipun dalam kondisi yang tidak kami harapkan. Itulah realitasnya," katanya.

Pada awalnya, kata Nyoman Ranten, istrinya Supini sangat berharap bisa mengubah keadaan ekonomi keluarga dengan menjadi terapis di Diyarbakir, Turki, setelah kehilangan pekerjaan akibat pandemi COVID-19. Namun, gempa magnitudo 7,8 yang menghantam Turki beberapa waktu lalu membuat perempuan yang dinikahinya pada 2002 lalu kehilangan segalanya.

Nyoman Ranten mengatakan untuk sementara jenazah sang istri akan dititipkan di RSUD Klungkung karena di desanya sedang ada upacara adat lain yang membuat rencana pemakaman akan dijadwalkan, menunggu hasil koordinasi dengan keluarga besar dan krama (warga) desa.

"Untuk upacara sih, masih dalam rencana, cuma kami rencanakan tanggal 10 Maret bisa dikuburkan," kata dia.

Menurut dia, jasad istrinya akan dikuburkan di pemakaman umum yang ada di Dusun Tegal Besar, Desa Negari, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung tanpa melalui upacara pengabenan seturut adat setempat karena kematian Supini dikategorikan sebagai kematian yang tidak wajar.

"Sesuai dresta (tata krama adat ), sesuai pararem (aturan yang terkait perkara adat) di desa kami, tidak diperbolehkan karena dianggap 'mati salah pati' (kematian yang tidak wajar, red.)," kata Nyoman Ranten.

Dia menyampaikan terima kasih kepada sejumlah orang yang telah memulangkan istrinya tersebut hingga sampai di Klungkung seperti Kedutaan Besar Republik Indonesia di Turki, Kementerian Luar Negeri, Kepolisian Republik Indonesia, Polda Bali, Polresta Denpasar, Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Bali, Pemerintah Kabupaten Klungkung dan Polres Klungkung." (*)

Baca Juga:

Garuda Indonesia Terbangkan Empat Penerbangan Bantuan ke Turki

#Breaking #Gempa #Turki #WNI #Bali
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Mula Akmal

Jurnalis dan profesional komunikasi dengan pengalaman memimpin redaksi, menggarap strategi konten, dan menjembatani informasi publik lintas sektor. Bagi saya, setiap berita adalah peluang untuk menghadirkan akurasi, relevansi, dan dampak nyata bagi pembaca.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Banyak Dugaan Komunitas WNA Ekslusif di Bali, Ini Kata Gubernur
Sebagai daerah wisata yang salah satunya mendorong wisata olahraga ia mempersilahkan aktivitas lari yang tidak mengganggu dilakukan seperti biasa.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
Banyak Dugaan Komunitas WNA Ekslusif di Bali, Ini Kata Gubernur
Dunia
Gempa Kyushu, Jepang, Korban Mencapai Ratusan
Sejumlah penumpang kereta cepat juga dilaporkan mengalami luka-luka saat gempa terjadi.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Gempa Kyushu, Jepang, Korban Mencapai Ratusan
Dunia
Gempa Bumi Magnitude 7,1 Guncang Wilayah Kyushu, Jepang, Peringatan Tsunami dengan Gelombang 1 Meter
Badan Meteorologi Jepang (JMA) juga mengeluarkan peringatan tsunami dengan perkiraan tinggi gelombang mencapai 1 meter setelah gempa terjadi.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Gempa Bumi Magnitude 7,1 Guncang Wilayah Kyushu, Jepang, Peringatan Tsunami dengan Gelombang 1 Meter
Indonesia
Gempa 7,1 di Kumamoto, WNI Diminta Hubungi KBRI Tokyo Jika Perlu Bantuan
Hotline KBRI Tokyo di +81-80-3506-8612 dan +81-80-4940-7419 serta hotline KJRI Osaka +81-80-3113-1003.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 28 Juli 2026
Gempa 7,1 di Kumamoto, WNI Diminta Hubungi KBRI Tokyo Jika Perlu Bantuan
Indonesia
Dituduh Curi Ayam Aduan Hingga Tewas, Kasus Pengeroyokan Warga di Tabanan Bikin PDIP Pasang Badan
PDIP akan selalu mendukung keadilan bagi rakyat
Angga Yudha Pratama - Minggu, 26 Juli 2026
Dituduh Curi Ayam Aduan Hingga Tewas, Kasus Pengeroyokan Warga di Tabanan Bikin PDIP Pasang Badan
Indonesia
Gempa Darat Magnitudo 5,5 Guncang Kupang, Berpotensi Ada Susulan
BMKG memastikan guncangan gempa bumi tersebut tidak berpotensi memicu tsunami
Angga Yudha Pratama - Minggu, 26 Juli 2026
Gempa Darat Magnitudo 5,5 Guncang Kupang, Berpotensi Ada Susulan
Indonesia
Dirjen Imigrasi Tegaskan WNA tak Boleh Jadi Penyelenggara Acara di Indonesia
Kegiatan yang digelar di kawasan Canggu, Bali, tersebut tidak boleh menjadi preseden buruk bagi penegakan aturan keimigrasian.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
Dirjen Imigrasi Tegaskan WNA tak Boleh Jadi Penyelenggara Acara di Indonesia
Indonesia
Dirjen Imigrasi Cekal Dua WN Belanda Penyelenggara Event Lari di Canggu, EO Ikut Diusut
Mereka diduga menjadi penyelenggara acara lari yang belakangan menuai sorotan publik karena dianggap mendiskriminasi warga negara Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
Dirjen Imigrasi Cekal Dua WN Belanda Penyelenggara Event Lari di Canggu, EO Ikut Diusut
Indonesia
Viral Dugaan Diskriminasi WNI di Komunitas Lari Entourage Bali, Ni Luh Djelantik Minta Imigrasi Bertindak
Dugaan diskriminasi terhadap WNI oleh komunitas lari Entourage Bali memicu perdebatan di media sosial. Kasus ini kini mendapat perhatian Ni Luh Djelantik.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 24 Juli 2026
Viral Dugaan Diskriminasi WNI di Komunitas Lari Entourage Bali, Ni Luh Djelantik Minta Imigrasi Bertindak
Indonesia
Senator Ni Luh Djelantik Minta Dugaan Diskriminasi WNI oleh Komunitas Lari di Bali Diusut Tuntas
Dugaan diskriminasi itu menuai kritik, terlebih kegiatan lari disebut menggunakan jalan dan fasilitas publik yang dipenuhi peserta. 

Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Senator Ni Luh Djelantik Minta Dugaan Diskriminasi WNI oleh Komunitas Lari di Bali Diusut Tuntas
Bagikan