Jelang Ramadhan, Megawati Ziarah ke Makam Sukarno

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Kamis, 02 Mei 2019
Jelang Ramadhan, Megawati Ziarah ke Makam Sukarno

Megawati Soekarnoputri menyapa ribuan kader PDIP di Soloraya (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri melakukan ziarah ke makam ayahandanya, mantan Presiden Soekarno di Kelurahan Bendogerit, Kota Blitar, Jawa Timur.

"Kami dari DPP PDIP mendampingi ibu untuk melaksanakan ziarah atau nyekar ke makam. Ini tradisi menjelang bulan suci Ramadhan dan tradisi kultural ini selalu dilaksanakan setiap tahun," kata Wakil Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Ahmad Basyarah seperti dilansir Antara, Rabu (5/1).

Ia mengatakan dalam ziarah itu, Megawati serta seluruh peziarah yang ikut hadir mendoakan semoga almarhum Bung Karno, sapaan akrab mantan Presiden Soekarno mendapatkan tempat yang terbaik di sisi Tuhan. Bangsa Indonesia yang ditinggalkan juga dapat melanjutkan cita-cita dan perjuangan.

Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri saat ziarah di makam ayahandanya, Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sanan Wetan, Kota Blitar, Jawa Timur, Rabu (1/5). (Antara Jatim/ Asmaul Chusna)
Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri saat ziarah di makam ayahandanya, Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sanan Wetan, Kota Blitar, Jawa Timur, Rabu (1/5). (Antara Jatim/ Asmaul Chusna)

Ia menambahkan, Indonesia juga baru saja melaksanakan agenda demokrasi bangsa yakni pemilu 2019 yang digelar pada 17 April 2019. PDIP juga bersyukur karena pemilu bisa berlangsung dengan dengan lancar, tertib serta damai.

"Kami berharap sampai pelantikan 20 Oktober, seluruh tahapan pemilu berjalan dengan baik, sehingga bangsa dapat berjalan normal, menjalani kehidupan bangsa bersama menuju cita-cita perjuangan proklamator untuk menyejahterakan bangsa Indonesia," kata dia.

Pihaknya menambahkan dari hasil hitung cepat saat pencoblosan 17 April 2019, suara Jokowi-Ma'ruf Amin antara 54 persen hingga 55 persen. Hitung cepat itu juga dilakukan oleh lembaga survei yang telah terdaftar di KPU RI untuk melakukan hitung cepat.

Kendati bukan hasil riil dari penghitungan suara di KPU maupun KPU RI, Ahmad mengatakan hasil dari hitung cepat tersebut dapat dijadikan rujukan bagaimana sebenarnya perolehan hasil pemilu 2019, baik legislatif maupun calon presiden.

"Seperti yang kami prediksi jauh hari bahwa mekanisme hitung cepat yang dilaksanakan pada hari-H pencoblosan pemilu 17 April 2019, adalah salah satu metode yang diakui UU Pemilu, yang mana hasil hitung cepat itu kendati bukan hasil riil dari penghitungan suara, tapi hitung cepat dapat dijadikan rujukan bagaimana sebenarnya perolehan hasil pemilu," kata dia.

Ia menambahkan dari hasil real count yang masih berjalan juga di angka sekitar 54 persen. Angka ini juga tidak jauh berbeda. Hal ini juga fakta yang membuktikan bahwa hitung cepat adalah teori yang selalu dipakai dalam setiap pemilu yang akurasinya mendekati.

"Sehingga kami bersyukur dengan hasil itu tapi tentu saja sikap hukum kami tetap hormati proses rekapitulasi manual yang dilakukan KPU sampai dengan nanti tanggal 22 Mei 2019," kata dia.

Terkait dengan komposisi di struktur pemerintahan Jokowi-Ma'ruf nantinya, Ahmad mengatakan hingga kini belum dibahas sebab masih menunggu hasil resmi dari KPU. PDIP juga menilai jika hal itu dilakukan masih terlalu dini.

Megawati datang dengan rombongan menggunakan jalur darat dari Malang. Begitu sampai ke makam, rombongan langsung masuk dan ziarah. Namun, media tidak diizinkan mendekat dan hanya bisa mengambil gambar dari luar pendopo lokasi makam mantan Presiden itu dimakamkan. Setelah selesai ziarah, rombongan istirahat makan siang dan kembali melanjutkan perjalanan. (*)

Baca Juga: Kisah Antara Soekarno dan Imam Bukhari

#Sukarno #Megawati Soekarnoputri #Ramadan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Janda Presiden Pertama Indonesia Sukarno Didenda Rp 22,5 Juta Oleh Pengadilan Jepang
Dewi melemparkan gelas sampanye ke arah asistennya saat itu di sebuah restoran di kawasan Shibuya, Tokyo, pada 13 Februari tahun lalu
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
 Janda Presiden Pertama Indonesia Sukarno Didenda Rp 22,5 Juta Oleh Pengadilan Jepang
Indonesia
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Pertemuan tersebut merupakan lanjutan setelah kedua tokoh bertemu pada Senin (28/9) malam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Indonesia
Presiden Prabowo Bertemu Megawati Bahas Politik, Said Abdullah: Murni Silaturahmi
Pertemuan kedua tokoh tersebut berlangsung dalam suasana duka setelah wafatnya Guruh Soekarnoputera, adik Megawati.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Presiden Prabowo Bertemu Megawati Bahas Politik, Said Abdullah: Murni Silaturahmi
Indonesia
Megawati Langsung Terbang dari Manado Hadiri Pemakaman Haru Guruh Soekarnoputra
Kabar duka menyelimuti Tanah Air atas meninggalnya Guruh Soekarnoputra. Simak momen haru saat Megawati hadir langsung ke TPU Karet Bivak dan kenangan terakhir sang maestro seni.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 26 September 2026
Megawati Langsung Terbang dari Manado Hadiri Pemakaman Haru Guruh Soekarnoputra
Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Indonesia
Soroti Pengerukan Tambang, Megawati Tekankan Pentingnya Pola Pembangunan Semesta Berencana
Megawati menegaskan kekayaan mineral dan hutan di darat maupun laut semestinya dikelola untuk kemakmuran rakyat banyak
Angga Yudha Pratama - Senin, 17 Agustus 2026
Soroti Pengerukan Tambang, Megawati Tekankan Pentingnya Pola Pembangunan Semesta Berencana
Indonesia
Megawati Absen, Puan Hadir Mewakili di Sidang Tahunan DPR 2026 di Senayan
Absennya Megawati itu diumumkan Ketua MPR Ahmad Muzani saat menyapa para tamu undangan Sidang Tahunan MPR, DPR, DPD 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 14 Agustus 2026
Megawati Absen, Puan Hadir Mewakili di Sidang Tahunan DPR 2026 di Senayan
Indonesia
Megawati dan SBY Absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026, Jokowi Dipastikan Hadir
Megawati dan SBY absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026. Namun, Jokowi dipastikan hadir dalam sidang tersebut.
Soffi Amira - Jumat, 14 Agustus 2026
Megawati dan SBY Absen di Sidang Tahunan MPR/DPR 2026, Jokowi Dipastikan Hadir
Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Indonesia
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Memasuki agenda utama, sesi bedah buku autobiografi jilid 2 dan 3 ini dipandu langsung oleh jurnalis senior Bambang Harymurti yang bertindak sebagai moderator
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 Agustus 2026
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Bagikan