Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Jelang Pelantikan, Perhimpunan INTI Sampaikan Ucapan Selamat dan Harapan Kepada Jokowi-Ma'ruf

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 20 Oktober 2019
 Jelang Pelantikan, Perhimpunan INTI Sampaikan Ucapan Selamat dan Harapan Kepada Jokowi-Ma'ruf

Ketua Umum Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Teddy Sugianto dan Waketum INTI Edi Yansah, didampingi Jubir INTI Lexyndo Hakim (Foto: Humas INTI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Ketua Umum Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Teddy Sugianto dan Sekjen Ulung Rusman mengucapkan selamat dan sukses atas pelantikan Ir. H. Joko Widodo dan KH Maruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024 di gedung DPR/MPR, Jakarta Minggu (20/10).

Melalui Juru Bicaranya, Lexyndo Hakim, INTI juga menyampaikan ucapan terima kasih sebesar-besarnya kepada segenap jajaran Menteri dan Pimpinan Lembaga setingkat menteri periode 2014-2019 yang lalu.

Baca Juga:

PKB Ingatkan Peningkatan Ekonomi Rakyat Jelang Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Lexy mengungkapkan, INTI merupakan organisasi yang fokus dan komitmen menjaga NKRI, kebhineka tunggalika-an, dan mengkader anggotanya untuk selalu bekerjasama dan siap menghadapi serta adaptif terhadap perkembangan zaman.

Para pengurus pusat Perhimpunan INTI saat berkunjung ke Istana Negara beberapa waktu lalu
Para pengurus pusat Perhimpunan INTI saat berkunjung ke Istana Negara beberapa waktu lalu (Foto: Humas INTI)

INTI merupakan organisasi yang senantiasa melakukan program kegiatan yang mengedepankan nilai-nilai Pancasila. Dengan begitu INTI sepakat bahwa perbedaan politik, dan pandangan tidak harus menjadi sumber perpecahan.

"Kita semua harus bersatu dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika. Tujuan akhirnya adalah untuk kesejahteraan rakyat," kata Lexy, Minggu (20/10).

Sejak awal, lanjut Lexy, INTI tidak berpolitik, namun selalu hadir untuk memberikan wawasan seluas-luasnya kepada anggota dan pengurus soal kebangsaan. INTI akan mendukung rencana pembangunan sumber daya manusia yang merupakan program dari pemerintah.

Lexy menceritakan, INTI juga selama ini ikut serta dalam pembangunan bangsa Indonesia dengan membuat program beasiswa pendidikan ke luar negeri dan pemberdayaan UMKM dan ekonomi kreatif.

"Khusus beasiswa pendidikan, INTI dipercaya oleh Pemerintah Tiongkok untuk menyalurlan beasiswa pendidikan S1, S2 dan S3 ke Tiongkok. Kami melakukan seleksi dilakukan sampai ke pelosok-pelosok daerah di seluruh Indonesia," tutup Lexy.

Disamping itu, kata Lexy, INTI akan mencoba membantu Pemerintah, khususnya dalam pengembangan ekonomi kreatif dan UMKM, yaitu dalam waktu dekat, akan mengajak pengusaha UMKM dari beberapa daerah di Indonesia kunjungan ke Republik Rakyat Tiongkok (RRT) khususnya ke Beijing dan Guangzhou.

"Termasuk membawa contoh-contoh barang/produknya dengan harapan bisa menembus pasar ekspor, serta melakukan pertukaran informasi pariwisata dan ekonomi kreatif antara Indonesia dan RRT," jelasnya.

Perhimpunan INTI berharap pemerintahan Jokowi-Ma'ruf terus menjaga persatuan dan kesatuan serta meningkatkan kesejahteraan rakyat
Pengurus Pusat Perhimpunan INTI berharap Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf terus meningkatkan SDM dan kesejahteraan masyarakat (Foto: Humas INTI)

Sambung Lexy, INTI juga akan berupaya terus membantu Indonesia dalam meningkatkan kualitas SDM di Tanah Air guna membangun bangsa, dan INTI diharapkan akan bisa bekerjasama lebih lanjut di bidang pendidikan baik formal maupun pendidikan vokasi.

Baca Juga:

Semua Lapisan Masyarakat Diminta Kawal dan Awasi Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf

"Semoga INTI dapat berperan dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan disitu akan muncul orang-orang baru yang berprestasi di yang mandiri dalam mengembangkan wirausaha," jelasnya.

INTI pun juga akan menjajaki potensi peluang dibidang pendidikan vokasi untuk santri dan pesantren tertentu dalam kerjasamanya.

Misalnya, sebagaimana ketika INTI diterima oleh KH Maruf Amin beberapa waktu yang lalu, INTI akan semaksimal mungkin bisa mendukung Dewa (Desa Wisata Agro), Dewi (Desa Wisata Industri), dan Dedi (Desa Digital).(Asp)

Baca Juga:

PM Australia Hingga Sultan Brunei Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

#Joko Widodo #KH Ma'ruf Amin #Teddy Sugianto #Perhimpunan Indonesia Tionghoa #Ketua INTI
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Sekjen PDIP: Tantangan Pemerintahan Prabowo Warisan Era Jokowi
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menilai tantangan yang dihadapi Presiden Prabowo Subianto merupakan warisan dari pemerintahan Jokowi.
Wisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
Sekjen PDIP: Tantangan Pemerintahan Prabowo Warisan Era Jokowi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Dinobatkan Jadi Alumni Terbaik UGM
Beredar informasi yang menyebut Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, dinobatkan sebagai lulusan terbaik UGM. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 27 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Dinobatkan Jadi Alumni Terbaik UGM
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pembuat Ijazah Jokowi Buat Pengakuan soal Adanya Modifikasi
Beredar informasi yang menyebut, pembuat ijazah Jokowi muncul ke publik dan membuat pengakuan.
Frengky Aruan - Sabtu, 09 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pembuat Ijazah Jokowi Buat Pengakuan soal Adanya Modifikasi
Indonesia
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Jubir PSI yang merupakan mantan kader NasDem heran Jokowi selalu disebut-sebut.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Kabar Jokowi 'Caplok' Partai NasDem, Jubir PSI Bestari: Tidak Benar, Coba Bentuk Opini Publik Negatif
Indonesia
Bantah Isu Ambil Alih NasDem, Jokowi: Jangan Menuduh yang Tidak Benar
Jokowi membantah isu ingin mengambil alih Partai NasDem dan NasDem Tower. Ia menegaskan tudingan tersebut tidak benar dan tidak masuk akal.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
Bantah Isu Ambil Alih NasDem, Jokowi: Jangan Menuduh yang Tidak Benar
Indonesia
Rismon Sianipar Harus Memohon Langsung ke Jokowi, Restorative Justice-nya Masih Dikaji
Polda Metro Jaya mengungkapkan syarat utama yang harus dipenuhi oleh kedua belah pihak, sehingga restorative justice Rismon Sianipar bisa terpenuhi
Frengky Aruan - Minggu, 12 April 2026
Rismon Sianipar Harus Memohon Langsung ke Jokowi, Restorative Justice-nya Masih Dikaji
Indonesia
Jokowi Bantah Kasih Rp 50 Miliar untuk Restorative Justice, Sebut tak Masuk Akal
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, membantah isu memberikan Rp 50 miliar untuk restorative justice. Ia mengatakan, hal tersebut tak masuk akal.
Soffi Amira - Sabtu, 11 April 2026
Jokowi Bantah Kasih Rp 50 Miliar untuk Restorative Justice, Sebut tak Masuk Akal
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Buang Anggaran, Jokowi Tidak Setuju Program Koperasi Merah Putih
Jokowi melarang Purbaya membangun program Koperasi Merah Putih karena lebih baik anggarannya diberikan kepada rakyat.
Frengky Aruan - Rabu, 08 April 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Buang Anggaran, Jokowi Tidak Setuju Program Koperasi Merah Putih
Indonesia
Jokowi Angkat Bicara Soal Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon Akibat Serangan Israel
Dalam situasi normal, perjalanan udara Beirut menuju Jakarta memakan waktu minimal 17 jam
Angga Yudha Pratama - Jumat, 03 April 2026
Jokowi Angkat Bicara Soal Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon Akibat Serangan Israel
Indonesia
Mentahkan Pernyataan Jokowi, DPR Pastikan Tim Pemerintah Hadir Saat Pembahasan UU KPK
Politisi dari Fraksi PKS ini menekankan bahwa narasi "inisiatif DPR" tidak bisa berdiri sendiri
Angga Yudha Pratama - Rabu, 18 Februari 2026
Mentahkan Pernyataan Jokowi, DPR Pastikan Tim Pemerintah Hadir Saat Pembahasan UU KPK
Bagikan