Jawaban Ketua KNKT Soal Kelayakan Terbang Pesawat yang Jatuh di BSD
MerahPutih.com - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) angkat suara terkait insiden pesawat milik Indonesia Flying Club dengan nomor PK-IFP 172 yang jatuh di BSD, Tangerang Selatan, Minggu (19/5) siang.
Ketua KNKT, Soerjanto Tjahjono belum bisa bicara banyak soal kelayakan terbang pesawat tersebut. Dia mengatakan, pihaknya akan mempelajari dulu seluruh datanya.
"Kami belum bisa ngomong (kelayakan terbang pesawat). Kami akan mempelajari dulu data-datanya semuanya," ucapnya kepada awak media di Jakarta, Senin (20/5).
Namun, dia menduga, pesawat ini belum terlalu tua. "Saya belum liat datanya. Tapi (pesawat) ini, enggak terlalu tua juga," ujar Soerjanto.
Baca juga:
KNKT Bakal Dengarkan Percakapan Pesawat yang Jatuh di BSD dengan Menara Pengawas
Soerjanto mengungkapkan pesawat latih milik Indonesia Flying Club dengan nomor PK-IFP 172 itu tidak memiliki black box.
"Tidak ada blackbox-nya," imbuh dia.
Dia menegaskan, KNKT menyatakan masih mengumpulkan data terkait jatuhnya pesawat itu.
Sekedar informasi, pesawat tersebut jatuh di BSD, Serpong, Tangsel pada Minggu (19/5) kemarin sekitar pukul 14.09 WIB.
Pesawat latih jenis Tecnam P2006T tersebut berisi Pulung Darmawan, Suanda dan Farid yang semuanya tewas di lokasi. Dalam insiden tersebut, terdapat tiga korban jiwa yang terdiri dari pilot, co-pilot dan mekanik.
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
AirAsia Gandeng Hyrox Asia Pasifik, Kembangkan Wisata Olahraga dan Gaya Hidup Aktif
Korban Terakhir Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Dasar Jurang, Jasadnya Tidak Utuh
Kisah Haru di Balik Tragedi ATR 42-500: Adik Ipar Terjang Gunung Bulusaraung Demi Jemput Kakak Pulang ke Garut
Black Box Pesawat ATR 42-500, Segera Diserahkan ke KNKT Buat Dianalisis
Black Box Pesawat ATR 42-500 Ditemukan di Tebing Bulusaraung, KNKT Siap Mulai Investigasi
DPR Bongkar Keanehan Rute Pesawat ATR 42-500 yang Jatuh di Maros
DVI Ambil Sampel DNA Jenazah Laki-laki Pertama Korban Pesawat ATR 42-500
Tim SAR Kerahkan Helikopter Angkut Korban Pesawat ATR 42-500 dari Jurang Penggungan Lampeso
2 Jenazah Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 Berhasil Dievakuasi
Keluarga Korban Asal Karanganyar Dibawa ke Makassar Buat Pantau Pencarian Pesawat ATR 42-500