Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Java Jazz Kembali di 2024, Suguhkan Pengalaman Musik dan Ragam Aktivitas Seru

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Mei 2024
Java Jazz Kembali di 2024, Suguhkan Pengalaman Musik dan Ragam Aktivitas Seru

Java Jazz Festival 2024 hadirkan lebih dari 120 penampil dari dalam dan luar negeri. (Foto: MerahPutih.com/Febrian Adi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Festival musik jazz tahunan Java Jazz Festival (JJF), kembali hadir di 2024 dengan menyuguhkan deretan penampil menarik serta beragam aktivitas seru untuk penggemar musik di Indonesia.

Mengangkat tema 'Embracing Unity Through Music', JJF 2024 bertujuan untuk mendorong kebersamaan dan menyatukan berbagai kalangan melalui bahasa musik yang universal melalui 11 panggung yang dihadirkan.

President Director Java Jazz Festival Production Dewi Gontha berpesan kepada para penonton agar memilih dengan bijak acara yang ingin mereka saksikan sebelum datang untuk menyaksikan festival musik jazz tersebut.

"Dengan adanya 11 panggung, termasuk lima panggung yang beroperasi secara bersamaan, penting bagi penonton untuk sudah menentukan pilihan sebelumnya agar tidak melewatkan momen," kata Dewi saat konferensi pers JJF 2024, Rabu (22/5).

Baca juga:

Java Jazz Festival 2024 Digelar Mei, ini Lineup Lengkapnya

Selain penampilan musik dari musisi dalam dan luar negeri, JJF 2024 juga menawarkan beragam aktivitas menarik di luar panggung. Mulai dari instalasi khusus untuk berfoto hingga aktivitas yang dibuat oleh sponsor dan pihak penyelenggara.

"Dalam setiap booth, pengunjung dapat menemukan aktivitas yang berbeda-beda, sehingga pengalaman yang didapat juga semakin beragam," sambung Dewi.

Baca juga:

Snoh Aelegra Jadi Penampil Utama di Java Jazz Festival 2024

JJF yang telah menjadi salah satu festival jazz bergengsi di Indonesia kembali hadir untuk edisi ke-19 selama tiga hari, 24 - 26 Mei 2024 di Jakarta International Expo Kemayoran.

Baca juga:

Tiket Special Show Laufey di Java Jazz Festival 2024 Habis Terjual

Tiket JJF 2024 dibanderol mulai dari harga Rp 950 ribu untuk tiket harian dan Rp 2,250 juta untuk tiket terusan tiga hari. Di samping itu, penonton perlu merogoh kocek lebih jika ingin melihat penampil spesial dari Laufey dan Snoh Aalegra sebesar Rp 650 ribu. (*)

#Musik #Java Jazz Festival
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Liriknya mengisahkan tentang mimpi, harapan, persatuan, dan perjuangan untuk menjadi yang terbaik, selaras dengan semangat yang mewarnai ajang Piala Dunia.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
ShowBiz
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
Lagu yang dirilis pada 1998 sebagai bagian dari album Vuelve ini memadukan unsur Latin pop, samba, dan musik dansa dengan irama yang penuh energi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
ShowBiz
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
for Revenge resmi dipercaya membawakan lagu original versi Indonesia untuk film Spider-Man: Brand New Day.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
ShowBiz
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
The Jansen resmi memperkenalkan album kelima, Romantisasi Impulsif, sebagai penutup trilogi setelah Banal Semakin Binal dan Durja Bersahaja.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
Bagikan