Jarak Luncur Guguran Lava Gunung Karangetang Capai 1.500 Meter

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 22 Juni 2023
Jarak Luncur Guguran Lava Gunung Karangetang Capai 1.500 Meter

Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) memperkirakan jarak luncur guguran lava Gunung Karangetang di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, sekitar 1.500 meter. ANTARA/HO-Magma ESDM (1)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Masyarakat dan wisatawan di sekitar Gunung Karangetang, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara diminta tetap waspada.

Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) memperkirakan, jarak luncur guguran lava Gunung Karangetang sekitar 1.500 meter.

"Luncuran lava pijar dari ujung leleran ke arah kali Batuawang, Kali Kahetang lebih kurang 1.000 - 1.500 meter," kata Ketua Pos PGA Karangetang Yudia P Tatipang di Manado, Kamis (22/6).

Baca Juga:

Gunung Semeru Lontaran Abu Vulkanik Setinggi 600 Meter

Sementara itu, jarak luncur guguran lava ke Kali Batang, Kali Timbelang dan Kali Beha Barat sekitar 750 - 1.000 meter.

Asap kawah bertekanan lemah hingga sedang teramati berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang dan tinggi 25 meter di atas puncak kawah.

"Sinar api kawah utama samar-samar. Sinar api kawah dua tampak lebih kurang 10 meter di dalam tiang kolom asap putih tipis lebih kurang 25 meter," ujarnya, dikutip Antara.

Baca Juga:

Gunung Anak Krakatau Erupsi Lagi, Kolom Abu Capai 500 Meter

Dia menambahkan, gempa guguran terekam sebanyak 40 kali dengan amplitudo antara 10-40 milimeter selama 40-80 detik.

Tremor terus menerus (microtremor) terekam dengan amplitudo 0,25 hingga empat milimeter, dominan dua milimeter, sementara gempa permukaan fluktuatif.

"Tingkat aktivitas Gunung Karangetang saat ini Level III atau siaga," ujarnya.

Dia berharap rekomendasi Level III siaga Gunung Karangetang tetap diperhatikan masyarakat untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, termasuk mewaspadai banjir material vulkanik di hilir sungai.

Badan Geologi pada 26 April 2023, menurunkan status Gunung Karangetang menjadi waspada Level II setelah dinaikkan menjadi siaga pada 8 Februari 2023, tak berselang sebulan, tanggal 19 Mei 2023 statusnya kembali dinaikkan menjadi siaga Level III. (*)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Gunung Krakatau Meletus, BMKG Peringatkan Potensi Tsunami Besar

#Gunung Meletus #Sulawesi Utara
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Aktivitas Meningkat, Warga Keluhkan 3 Hari Diguyur Hujan Abu Vulkanik Letusan Gunung Anak Krakatau
Hujan abu vulkanik tersebut dirasakan masyarakat setempat selama tiga hari. Hingga saat ini banyak warga yang menderita sesak nafas dan sakit mata.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Aktivitas Meningkat, Warga Keluhkan 3 Hari Diguyur Hujan Abu Vulkanik Letusan Gunung Anak Krakatau
Indonesia
8 Tewas Dihantam Mobil Balap, DPR Desak Aparat Seret Penyelenggara ke Pengadilan
Insiden ini tidak boleh sekadar dianggap sebagai kecelakaan biasa.
Dwi Astarini - Selasa, 11 Agustus 2026
8 Tewas Dihantam Mobil Balap, DPR Desak Aparat Seret Penyelenggara ke Pengadilan
Dunia
Amukan Lava Erupsi Gunung Etna Masih Terjadi, Bandara Catania Sisilia Terpaksa Ditutup
Bandara Catania di Sisilia ditutup akibat erupsi Gunung Etna. Abu vulkanik dari empat kawah mencapai ketinggian 1,5 km, memaksa pembatasan penerbangan masuk dan keluar.
Wisnu Cipto - Minggu, 09 Agustus 2026
Amukan Lava Erupsi Gunung Etna Masih Terjadi, Bandara Catania Sisilia Terpaksa Ditutup
Indonesia
Super New Moon di 14 Juli, BMKG Sebut 10 wilayah di Sulut Berpotensi Rob
Ada potensi rob di sejumlah wilayah pesisir Indonesia yang dipicu fenomena Super New Moon, yaitu bertepatan fase bulan baru dan posisi bulan berada dekat dengan bumi (Perigee) pada 14 Juli 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Juli 2026
Super New Moon di 14 Juli, BMKG Sebut 10 wilayah di Sulut Berpotensi Rob
Indonesia
Gempa M 7,7 Guncang Kepulauan Sangihe, BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami
Gempa magnitudo 7,7 mengguncang Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara. Gempa itu terjadi pada Senin (8/6) pukul 06.37 WIB.
Soffi Amira - Senin, 08 Juni 2026
Gempa M 7,7 Guncang Kepulauan Sangihe, BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami
Indonesia
Kunjungi Pulau ‘Terluar’ RI, Prabowo Pastikan Bangun Desa Nelayan Miangas, Target Rampung 5 Bulan
MerahPutih.com - Presiden Prabowo Subianto mendatangi Pulau Miangas, Talaud, Sulawesi Utara, Sabtu (9/5) setelah kunjungan kerja KTT ASEAN di Cebu, Filipina.
Frengky Aruan - Sabtu, 09 Mei 2026
Kunjungi Pulau ‘Terluar’ RI, Prabowo Pastikan Bangun Desa Nelayan Miangas, Target Rampung 5 Bulan
Dunia
Gunung Mayon di Filipina Meletus, Abu Vulkanis Ganggu Lalu Lintas
Lontaran material vulkanis tersebut diidentifikasi sebagai arus piroklastik (pyroclastic density current/PDC) yang dipicu runtuhan aliran lava.
Dwi Astarini - Minggu, 03 Mei 2026
Gunung Mayon di Filipina Meletus, Abu Vulkanis Ganggu Lalu Lintas
Dunia
Gunung Mayon di Filipina Meletus, Ribuan Orang Dievakuasi
Lembaga vulkanologi setempat menetapkan Status Siaga Level 3 dalam skala lima tingkat.
Dwi Astarini - Minggu, 03 Mei 2026
   Gunung Mayon di Filipina Meletus, Ribuan Orang Dievakuasi
Indonesia
Gempa M 7,6 Guncang Sulut-Malut, Prabowo: Penyelamatan Warga Prioritas
Gempa magnitudo 7,6 mengguncang Sulut dan Malut. Presiden Prabowo menegaskan penyelamatan warga jadi prioritas utama dalam penanganan bencana.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 April 2026
Gempa M 7,6 Guncang Sulut-Malut, Prabowo: Penyelamatan Warga Prioritas
Indonesia
Gempa Maluku Utara, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Masuk Gedung dan Rumah Terdampak
Warga diminta memeriksa kembali struktur bangunan apabila mengalami kerusakan retak struktur.
Dwi Astarini - Kamis, 02 April 2026
Gempa Maluku Utara, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Masuk Gedung dan Rumah Terdampak
Bagikan