Jalur Kereta di Wilayah Daop 8 Aman Pasca Gempa Magnitudo 6,2
Penumpang Kereta Api. (Foto: Teresa Ika/ Yogyakarta).
Merahputih.com - PT KAI Daop 8 Surabaya menjamin jalur Kereta Api di lintas Bangil (Pasuruan) – Malang – Wlingi (Kabupaten Blitar) aman pasca gempa di Tenggara Kabupaten Blitar, Jumat (21/5). Operasional kereta api wilayah tersebut berjalan normal.
“Alhamdulillah semua operasional kereta api di wilayah Daop 8 Surabaya masih berjalan lancar, aman dan terkendali usai gempa di Kabupaten Blitar malam ini,” ujar Manajer Humas Daop 8 Luqman Arif saat dikonfirmasi, Jumat (21/5).
Baca Juga:
Ini Delapan Cek Poin Larangan Mudik di Kota Bandung
Gempa magnitudo 6,2 tersebut tak berpotensi tsunami. Namun getarannya terasa hingga di sejumlah wilayah operasional kereta api di Daop 8 Surabaya namun tanpa kendala.
Terkait kondisi rel, jembatan, dan terowongan, petugas di lapangan langsung diterjunkan guna memonitor jalur. Alhasil, semuanya dalam kondisi aman untuk dilalui kereta api.
Baca Juga:
Doni Monardo Peringatkan Tak Ada Pejabat yang 'Beda Narasi' Soal Larangan Mudik
Semua petugas PT KAI selalu siaga mengantisipasi semua kemungkinan yang berkaitan dengan alam, diantaranya gempa.
"Di titik-titik rawan sudah disiagakan petugas jaga yang akan terus memantau perkembangan kondisi prasarana kami,” tambahnya. (Andika/Jawa Timur)
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
KPK Tetapkan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok Jadi Tersangka Kasus Suap Lahan
Persija Secara Resmi Umumkan Bergabungnya Jean Mota, Eks Rekan Lionel Messi di Inter Miami
Klasemen Super League 2025/2026 Setelah Persib Bandung Kalahkan Malut United 2-0
Gempa Pacitan Terasa Sampai Yogyakarta, 14 Kereta Api Berhenti Luar Biasa
Rumah-Rumah di Bantul Rusak Akibat Gempa M 6,4 Pagi Tadi, Warga Terluka Dilarikan ke RS
Jangan Sampai Kehabisan Tiket Mudik 2026, PT KAI Bocorkan Tanggal Paling Rebutan Tahun Ini
Cetak Sejarah, Timnas Futsal Indonesia Lolos ke Final untuk Pertama Kali Usai Tumbangkan Jepang 5-3 secara Dramatis
2 Orang Terluka, Macan Tutul Masuk Desa Maruyung Bandung Masih Berkeliaran
Istri Mantan Kapolri Hoegeng Iman Santoso 'Eyang Meri' Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Menjelang Ramadan 2026, Penjualan Tiket Kereta Jarak Jauh untuk Mudik masih ‘Sedikit’