JakCare Integrasikan Konsultasi Online dan Tatap Muka, Jamin Penanganan Jiwa Lebih Komprehensif

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 28 Mei 2025
JakCare Integrasikan Konsultasi Online dan Tatap Muka, Jamin Penanganan Jiwa Lebih Komprehensif

Seorang pengguna layanan konseling daring mengakses laman salah satu organisasi kesehatan mental di Jakarta, Jumat (26/4). ANTARA/Dea N Zhafira

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Muhammad Thamrin, menekankan pentingnya penguatan layanan kesehatan mental digital JakCare yang terintegrasi dengan layanan konsultasi tatap muka di Puskesmas atau rumah sakit. Menurut Thamrin, penguatan ini krusial agar kedua jenis layanan tersebut tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan saling melengkapi untuk penanganan yang lebih menyeluruh dan efektif.

"JakCare membuka akses layanan kesehatan jiwa menjadi lebih luas dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat," ujar Thamrin, Rabu (28/5).

Layanan digital ini berfungsi sebagai pelengkap, bukan pengganti, layanan tatap muka yang sudah ada. Keterhubungan antara keduanya sangat penting agar penanganan kesehatan mental bisa dilakukan secara komprehensif. Oleh karena itu, Komisi E DPRD DKI berkomitmen untuk terus mengawal dan mendorong pengembangan program layanan kesehatan ini.

Baca juga:

Pemprov Jakarta Pasang 100 CCTV Baru, Termasuk di Taman-Taman 24 Jam

Dengan sinergi ini, masyarakat dapat mengakses konsultasi psikologis gratis, aman, dan tersedia 24 jam melalui sambungan telepon. Thamrin menambahkan bahwa integrasi layanan digital dan tatap muka ini harus diperkuat agar manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat luas, terutama mereka yang rentan dan membutuhkan dukungan psikologis.

Sebelumnya, Dinas Kesehatan DKI Jakarta telah meluncurkan JakCare, sebuah inovasi layanan kesehatan mental berbasis digital. Layanan ini memungkinkan masyarakat untuk berkonsultasi psikologis melalui telepon secara gratis, aman, dan 24 jam.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, menyatakan bahwa JakCare adalah upaya konkret untuk memperluas akses layanan kesehatan jiwa yang mudah dijangkau, seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat akan pendampingan psikologis. Peluncuran JakCare juga merupakan bagian dari respons jangka panjang terhadap kebutuhan kesehatan mental warga Jakarta sebagai kota global.

"JakCare hadir sebagai teman bicara yang dapat diakses kapan saja dan di mana saja. Masyarakat bisa langsung berkonsultasi dengan psikolog klinis melalui perangkat digital mereka, tanpa perlu datang ke fasilitas kesehatan dan tanpa biaya,” jelas Ani pada Kamis (22/5).

Baca juga:

Jakarta Lumpuh Diterjang Kemacetan Horor, Kunjungan Kenegaraan Emmanuel Macron dan Arus Mudik Libur Panjang Jadi Biang Kerok

Ia merinci bahwa JakCare menyediakan telekonsultasi kesehatan jiwa gratis yang terhubung langsung dengan psikolog klinis. Pengguna dapat mengakses layanan ini melalui pusat layanan 0-800-1500-119 atau aplikasi JAKI.

Dinas Kesehatan DKI Jakarta juga mencatat bahwa hingga saat ini, 32 dari 44 Puskesmas di Jakarta telah memiliki tenaga psikolog, dan layanan kesehatan jiwa juga tersedia di 31 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).

#DPRD Jakarta #DPRD DKI Jakarta #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 11 menit lalu
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
DPRD DKI Lobi DPR soal UU DKJ, Minta 106 Kursi Dipertahankan
Usul tersebut bukan untuk menambah jumlah anggota DPRD dari 106 menjadi 180–220 kursi, melainkan untuk memastikan 106 saat ini tetap dapat dipertahankan.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
DPRD DKI Lobi DPR soal UU DKJ, Minta 106 Kursi Dipertahankan
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Indonesia
Pemprov DKI Ajukan Dana Cadangan Daerah, Antisipasi Bayar Obligasi Daerah Jatuh Tempo
Jakarta mengajukan pembentukan dana cadangan daerah untuk memperkuat kapasitas fiskal sekaligus menjamin ketersediaan anggaran pembangunan Ibu Kota.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Pemprov DKI Ajukan Dana Cadangan Daerah, Antisipasi Bayar Obligasi Daerah Jatuh Tempo
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Bagikan