Jakarta Nyatakan Siap Siaga Hadapi Banjir

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 30 September 2020
Jakarta Nyatakan Siap Siaga Hadapi Banjir

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau banjir di Jalan Rusun Pesakih Cengkareng, Jakarta Barat, Kamis (2/1/2020). ANTARA/Devi Nindy/aa. (ANTARA/DEVI NINDY)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama dengan unsur Polri dan TNI menggelar apel tanggap bencana banjir di Jakarta menghadapi musim penghujan, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (30/9).

Anies berkata, ada tiga langkah yang bakal dilakukan Pemprov DKI, TNI, dan Polri dalam penanganan dan penanggulangan banjir saat memasuki musim hujan. Apalagi musim penghujan saat ini di tengah serangan wabah COVID-19. Pertama DKI Jakarta harus siap siaga, kedua tanggap, dan ketiga galang.

Untuk menghadapi musim penghujan ini seluruh elemen masyarakat, kata Anies, perlu ikut serta dalam menanggulangi musim penghujan. Dengan terjunya semua kalangan banjir yang kerap menghantui DKI tiap tahunnya bisa teratasi.

Baca Juga:

Serangkaian Perintah Anies Hadapi Banjir Jakarta

"Ketika terjadi banjir harus menggalang seluruh kekuatan," ujar Anies di lokasi.

Dengan berlangsungnya apel penanganan banjir ini, Anies berharap, menjadi stimulus semua elemen untuk saling membantu bekerja menghadapi musim penghujan.

"Kita berharap kita statusnya siaga siap untuk merespon seluruh kondisi yang ada di Jakarta dan siap untuk menggalang kekuatan," papar dia.

Tak hanya guyuran hujan, Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini mengungkapkan, ada sumber lain yang menjadi pangkal genangan banjir di ibu kota. Seperti air kiriman dari hulu atau dari wilayah Bogor, Jawa Barat.

Sungai Ciliwung
Sungai Ciliwung. (Foto: Jakarta).

"Jakarta sendiri kita tau lokasinya ada di dataran rendah dialiri 13 sungai dari pegunungan dan pada saat musim hujan kita akan berhadapan dengan 3 front pada saat bersamaan," jelasnya.

Satu adalah front air hujan dari hulu, yang datang yang biasa disebut kiriman. Yang kedua adalah hujan lokal dan yang ketiga adalah tingginya permukaan air laut.

"Pekan lalu sempat ada warning dari katulampa ketika terjadi peninggian permukaan air dibendung katulampa, alhamdulillah kondisinya terkendali sehingga Jakarta terbebas dari ancaman banjir pada pekan lalu. Mudah-mudahan ke depan kita terus diberikan kemudahan untuk bisa mengendalikan ini semua," katanya. (Asp).

Baca Juga:

Diduga Lalai Atasi Banjir, Anies Layak Digugat ke Pengadilan

#Banjir Jakarta #Banjir #Bencana Alam #Anies Baswedan
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Wilayah Kabupaten Banggai
pusat gempa itu berada di laut pada kedalaman 91 kilometer sebelah timur laut Pulau Puah.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Juni 2026
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Wilayah Kabupaten Banggai
Indonesia
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Dalam beberapa tahun belakangan karena perubahan iklim, curah hujan yang terjadi cenderung tinggi dan ekstrem yaitu 150-250 mm.
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Indonesia
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Timor Tengah Selatan, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
Gempa bumi magnitudo 5,1 mengguncang Timor Tengah Selatan, NTT, Kamis (27/5) pagi.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Timor Tengah Selatan, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
Berita Foto
Baru Diguyur Hujan Sebentar, Jalan Metro Pondok Indah Langsung Tergenang hingga 50 Cm
Sejumlah kendaraan sepeda motor melawan arah saat banjir setinggi 50 CM mengenangai jalan Metro Pondok Indah, Jakarta Selatan, Selasa (26/5/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 26 Mei 2026
Baru Diguyur Hujan Sebentar, Jalan Metro Pondok Indah Langsung Tergenang hingga 50 Cm
Indonesia
Gubernur Pramono Resmikan 2 Embung di Jagakarsa, Kurangi Banjir 20 Persen di Jakarta Selatan
Kedua embung tersebut berfungsi sebagai infrastruktur pengendali banjir, konservasi air, sekaligus ruang publik bagi warga.
Dwi Astarini - Selasa, 19 Mei 2026
 Gubernur Pramono Resmikan 2 Embung di Jagakarsa, Kurangi Banjir 20 Persen di Jakarta Selatan
Indonesia
BMKG Peringatkan Banjir Rob Ancam Pesisir Utara Jakarta hingga 21 Mei 2026
BMKG memperingatkan banjir rob mengancam pesisir utara Jakarta hingga 21 Mei 2026. Berikut wilayah yang terdampak.
Soffi Amira - Senin, 18 Mei 2026
BMKG Peringatkan Banjir Rob Ancam Pesisir Utara Jakarta hingga 21 Mei 2026
Indonesia
BPBD DKI Minta Warga Jakarta Waspadai Cuaca Ekstrem
Kesiapsiagaan menjadi kunci utama dalam meminimalkan risiko bencana, khususnya banjir dan genangan.
Dwi Astarini - Sabtu, 16 Mei 2026
BPBD DKI Minta Warga Jakarta Waspadai Cuaca Ekstrem
Indonesia
Banjir Bandang Landa Musi Rawas Utara Sumsel, 16 Ribu Rumah Terendam
Selain korban jiwa, tercatat empat rumah warga hanyut terbawa arus, satu unit rusak sedang, dan enam unit lainnya mengalami rusak ringan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 09 Mei 2026
Banjir Bandang Landa Musi Rawas Utara Sumsel, 16 Ribu Rumah Terendam
Indonesia
Ratusan RT Terendam Air, Anggota DPRD DKI Kecewa Gubernur Pramono belum Serius Atasi Banjir
Karena anggaran yang besar tidak tecermin dalam upaya pencegahan dan penanggulangan banjir di DKI Jakarta.
Dwi Astarini - Kamis, 07 Mei 2026
Ratusan RT Terendam Air, Anggota DPRD DKI Kecewa Gubernur Pramono belum Serius Atasi Banjir
Indonesia
Selasa Malam, Jalan Kembangan Raya dan 7 RT Masih Dikepung Banjir
Banjir yang melanda Jakarta sejak Senin (4/5) malam belum sepenuhnya surut hingga Selasa (5/5) malam.
Wisnu Cipto - Selasa, 05 Mei 2026
Selasa Malam, Jalan Kembangan Raya dan 7 RT Masih Dikepung Banjir
Bagikan