Sains

Jahe, Modal Sederhana Jalani Hidup Sehat

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Kamis, 16 November 2023
Jahe, Modal Sederhana Jalani Hidup Sehat

Manfaat minuman jahe pada tubuh. (Foto: Pexels/Karolina Grabowska)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TREN di TikTok baru-baru ini mengundang perhatian publik. Tren ini mengangkat jahe sebagai pertahanan pertama yang dapat membuat beberapa orang menjadi lebih fit dan terasa semangat. Apakah benar?

Minuman jahe sebenarnya sudah dijadikan sebagai obat herbal tradisional untuk masalah kesehatan umum pertama yang berasal dari Tiongkok dan India 5.000 tahun yang lalu.

Minuman pekat ini akan terasa sangat pedas. Rasa aslinya tidak terlalu enak. Maka beberapa orang sering mencampurkan jahe ke jus lemon atau memberikan perasan jeruk untuk membuat minuman lebih terasa enak.

“Jahe memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan yang dikaitkan dengan senyawa seperti gingerol,” kata Clarissa Lenherr, seorang ahli gizi di London seperti dikutip gq.com.

“Jadi, minuman jahe dapat membantu mendukung sistem kekebalan tubuh yang sehat,” tambahnya.

Baca juga:

Iseng Keluarkan Acar Jahe Dari Mulut ke Wadah, Dua Warga Jepang Ditangkap

Mengonsumsi jahe secara konsisten dapat menurunkan berat badan kamu. (Foto: Pexels/Ketut Subiyanto)
Mengonsumsi jahe secara konsisten dapat menurunkan berat badanmu. (Foto: Pexels/Ketut Subiyanto)

Jika kamu sering mabuk perjalanan atau mual, jahe adalah salah satu cara terbaik yang dapat kamu konsumsi selain meminum obat kapsul antimual.

Menurut makalah tahun 2020 dari American Academy of Obstetri dan Ginekologi (ACOG), minuman ini adalah obat nonfarmasi yang dapat diterima.

Penelitian terhadap minuman ini juga sudah pernah dilakukan oleh Layanan Kesehatan Osakidetza-Basque di Spanyol yang menyimpulkan bahwa jahe adalah “pengobatan yang efektif dan mudah.”

Tidak hanya itu, meminum jahe juga dapat dengan ajaib menurunkan berat badan. Percobaan Critical Reviews in Food Science and Nutrition, mengungkap bahwa mengonsumsi jahe secara teratur dapat mengurangi berat badan dan rasio pinggang-pinggul atau sebuah indikator lemak di sekitar pinggang.

Ada juga sebuah penelitian pada 2020 yang menguji efek air jahe pada penurunan berat badan dan metabolisme nutrisi tertentu. Berdasarkan data, jahe dapat mencegah obesitas dan kondisi yang berhubungan dengan obesitas. Namun, mereka juga menekankan bahwa hasil ini mungkin tidak sepenuhnya akurat.

Baca juga:

Ringankan Asma dengan Jahe

Bagi kamu yang tidak terlalu suka sensasi pedas dan kecut dari jahe, kamu bisa mencampurkannya dengan jeruk dan jauhi pemanis buatan. (Foto: Unsplash/Kim Daniels)
Bagi kamu yang tidak terlalu suka sensasi pedas dan kecut dari jahe, kamu bisa mencampurkannya dengan jeruk dan jauhi pemanis buatan. (Foto: Unsplash/Kim Daniels)

"Ilmu pengetahuan belum sepenuhnya mendukung hal ini," kata Lenherr.

Sebagian besar penelitian bergantung pada penelitian pada hewan atau percobaan in vitro menggunakan sel manusia dalam lingkungan yang terkendali. "Oleh karena itu kami membutuhkan penelitian lebih lanjut yang lebih ekstensif sebelum mendukung minuman jahe sebagai cara untuk menurunkan berat badan," sambung Lenherr.

Lenherr menyarankan, sebaiknya kamu membeli minuman jahe yang berkualitas baik tanpa tambahan pemanis buatan dan rendah jus buah.

Kamu juga dapat menyesuaikan dengan ramuan kamu sendiri karena setiap orang tentu berbeda-beda. Pilih juga bahan organik untuk membuat minumanmu lebih sehat dan segar. Namun, sebaiknya kamu membuatnya sendiri untuk mendapatkan harga yang murah. (nda)

Baca juga:

Asup Jahe Setiap Hari Jauhkan Keluhan Kesehatan

#Sains #Kesehatan #Manfaat Jahe
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.
Show More

Berita Terkait

Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Manusia Purba Obati Sakit Gigi Pakai Biji Pinang, Menenangkan Saraf
Para arkeolog dan ilmuwan internasional bersama BRIN menemukan bukti empiris praktik ini telah dilakukan sejak 25.000 tahun lalu.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Manusia Purba Obati Sakit Gigi Pakai Biji Pinang, Menenangkan Saraf
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dunia
Gletser Swiss Kehilangan Es, Pasokan Air Terancam
Data terbaru menyebut hal itu terjadi akibat gelombang panas musim panas yang ekstrem di puncak-puncak pegunungan Alpen.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Gletser Swiss Kehilangan Es, Pasokan Air Terancam
Bagikan