Jagongan Wagen PSBK Kembali Angkat Cerita Ramayana

Selvi PurwantiSelvi Purwanti - Minggu, 30 Oktober 2016
Jagongan Wagen PSBK Kembali Angkat Cerita Ramayana

Jagongan Wagen Project Interdisiplin PSBK (MerahPutih/Fredy Wansyah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Budaya - Setelah “Nonada”, “Wanagita”, dan “Pejalan, Api, dan Buih Samudra”, Yuddhakanda adalah penutup rangkaian Jagongan Wagen Project Interdisiplin PSBK di tahun 2016.

Seluruh Jagongan Wagen project interdisiplin tersebut menggunakan kitab Ramayana yang ditulis oleh C. Rajagopalachari sebagai pijakan, sekaligus sumber inspirasi proses penciptaan pertunjukan.

Proyek ini merupakan salah satu ruang belajar penciptaan kolaboratif, menggunakan metode penciptaan interdisiplin, yang menjadi salah satu materi belajar dalam Program Seniman Pasca Terampil 2016. Selama proses belajar metode penciptaan interdisiplin ini yang dibimbing oleh mentor Bruin Otten.

Dari sanalah sekelompok seniman Padepokam Seni Bagong Kussuadiardja, Tamantirto, Kasihan, Bantul, DI Yogyakarta, Sabtu (29/10) malam, menyuguhkan pertunjukan seni Jagongan Wagen.

http://server7.merahpoetih.com/gallery/public/2016/10/30/tD0MXAHLcr1477807992.JPG

Pertunjukan ini mengambil bagian perang Ramayana, Yuddhakanda, sebagai pijakan dan inspirasi cerita. Bagian cerita tersebut menceritakan kisah tentang perang antara Rama dan Lesmana yang dibantu oleh pasukan wanara melawan Rahwana dan pasukan raksasa. Kegelisahan Rahwana, Kumbakarna, Wibisana, keraguan Rama dan Bangsa Wanara, serta tangis ibu yang membayangkan kematian suami dan anaknya juga mengisyaratkan bahwa perang selalu dimulai dalam diri masing-masing orang.

Dalam proses penciptaan interdisiplin kali ini, enam seniman dari disiplin Seni Teater, Seni Musik, dan Seni Rupa, yang juga merupakan seniman peraih beasiswa Program Seniman Pasca Terampil 2016, mengambil tantangan artistik untuk menciptakan renungan atas kisah tersebut dan mewujudkannya dalam bentuk yang bersifat saling silang antar kekuatan disiplin seni masing-masing.

Hasil proses kolaborasi dan perwujudan kekuatan seni secara kolaboratif ini mewujudkan semesta artistik Yuddhakanda, narasi tentang kelindan manusia di antara hasrat dan akal sehat, nafsu dan dharma, cinta dan duka cita yang hadir dalam peperangan.

Seniman yang mewujudkan gagasannya dalam Jagongan Wagen edisi Oktober ini ialah Aik Vela Pratisca, Akbar Fakhrizal AR, Fitriyana Yuliawati, Iqro’ Akhmad Ibrahim Laily Subkhi, Marta Karisma Lelina, dan Thoriq Dwi Prayitno. (Fre)

BACA JUGA:

  1. Pesona Pantai Watu Lumbung, Yogyakarta
  2. Ini Tempat Makan Cocok bagi Para Backpacker di Yogyakarta
  3. Menikmati Segarnya Es Carica Khas Dieng di Yogyakarta
  4. Lusa, Dinas Kebudayaan DI Yogyakarta Adakan Festival Bregada
  5. Heboh Dosen Hantu di Yogyakarta
#Yogyakarta #Seniman
Bagikan
Ditulis Oleh

Selvi Purwanti

Simple, funny and passionate. Almost unreal

Berita Terkait

ShowBiz
Fanny Soegi Hadirkan “Jogja Lantai 2”, Liriknya Memotret Sisi Sunyi Yogyakarta
Lagu ini dibalut nuansa ringan dan ceria, terinspirasi dari pengalaman berlibur di Yogyakarta
Wisnu Cipto - Minggu, 18 Januari 2026
Fanny Soegi Hadirkan “Jogja Lantai 2”, Liriknya Memotret Sisi Sunyi Yogyakarta
Indonesia
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Libur panjang akhir pekan kerap dimanfaatkan masyarakat untuk menjelajahi kota-kota dengan nyaman dan aman bersama keluarga dengan naik kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Januari 2026
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Indonesia
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Hingga Senin (29/12) penjualan tiket Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 periode 18 Desember 2025–4 Januari 2026 telah mencapai 3.517.528 tiket.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Indonesia
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Posisi berikutnya ditempati oleh Semarang dengan 32.962 penumpang, Surabaya sebanyak 22.846 penumpang, Purwokerto sebanyak 22.139 penumpang, dan Bandung dengan 21.186 penumpang.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 27 Desember 2025
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Indonesia
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Proses evakuasi korban berlangsung cukup menantang mengingat medan di kawasan Gunung Merapi yang curam dan kondisi cuaca yang berubah-ubah.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Desember 2025
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Indonesia
Presiden Prabowo Minta Setiap Kerdatangannya tak lagi Disambut Anak-Anak, Kasihan Lihat Kepanasan dan Ganggu Jam Sekolah
Prabowo memerintahkan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyurati para bupati dan wali kota terkait dengan arahan tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Presiden Prabowo Minta Setiap Kerdatangannya tak lagi Disambut Anak-Anak, Kasihan Lihat Kepanasan dan Ganggu Jam Sekolah
Indonesia
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Teramati 4 kali awan panas guguran ke arah barat daya (Kali Krasak) dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter.
Dwi Astarini - Selasa, 11 November 2025
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Tradisi
Daftar Raja Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta yang Dimakamkan di Imogiri
Makam Raja Imogiri atau Pajimatan Imogiri dibangun oleh Sultan Agung Hanyokrokusumo pada 1554 Saka atau 1632 Masehi.
Dwi Astarini - Kamis, 06 November 2025
Daftar Raja Surakarta dan Kasultanan Yogyakarta yang Dimakamkan di Imogiri
Tradisi
Astana Pajimatan Imogiri, Kompleks Permakaman Raja-Raja Mataram dari Dulu hingga Kini
Hingga kini, tradisi memakamkan raja keturunan Mataram di kompleks permakaman ini masih dilakukan.
Dwi Astarini - Kamis, 06 November 2025
Astana Pajimatan Imogiri, Kompleks Permakaman Raja-Raja Mataram dari Dulu hingga Kini
Indonesia
Mulai 2026, Jemaah Calon Haji Banten dan DIY Berangkat dari Embarkasi Cipondoh dan Yogyakarta
Siap memberangkatkan jemaah calon haji mulai 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Oktober 2025
Mulai 2026, Jemaah Calon Haji Banten dan DIY Berangkat dari Embarkasi Cipondoh dan Yogyakarta
Bagikan