Jadi Tujuan Wisata, Gibran Ingatkan Pedagang Kuliner Tidak Mainkan Harga

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Mei 2021
Jadi Tujuan Wisata, Gibran Ingatkan Pedagang Kuliner Tidak Mainkan Harga

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka meninjau lokasi kawasan pusat kuliner Galabo. (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Seorang wisatawan mengeluhkan mahalnya makanan kuliner pecel lele di Malioboro Yogyakarta yang harga seporsi Rp37.000. Mahalnya makanan tersebut diunggah di medsos dan viral.

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka pun ikut memberikan komentar dengan menyebut kasus tersebut bisa saja terjadi di daerah lain. Namun, demikian pihaknya tidak ingin kasus serupa terjadi di Solo.

Baca Juga:

Kesulitan Vaksinasi Lansia, Pemkot Solo Gandeng Marketplace

"Saya meminta para pedagang khususnya kuliner tak memainkan harga agar pembeli atau wisatawan tidak kapok datang ke Solo," ujar Gibran, Minggu (30/5)

Gibran mengatakan, Pemkot Solo akan lebih berhati-hati terkait penentuan harga makanan dan tempat hiburan. Hal ini dilakukan karena Solo menjadi tempat tujuan wisata.

"Sebagai tempat tujuan wisata harus lebih cermat lagi dalam membuat harga daftar menu makanan kuliner. Jangan sampai pas Lebaran atau libur panjang (weekend) ada yang memainkan harga,” kata Gibran

Gibran meminta, agar semua warung memiliki buku menu dengan dilengkapi daftar harga. Selain itu, ia menyarankan agar para pembeli lebih berhati-hati dengan melihat harga yang tertera di buku menu.

Wali Kota Solo Gibran Rakabumi. (Foto: MP/Ismail)
Wali Kota Solo Gibran Rakabumi. (Foto: MP/Ismail)

"Pembeli sebelum pesan makanan bisa tanya dulu harganya berapa. Jangan sampai setelah pesan makan komplain harganya mahal," katanya.

Gibran menegaskan, para pedagang atau pemilik warung harus mencantumkan harga pada buku menu. Seperti yang dilakukan oleh para pedagang di pusat kuliner Kota Solo, Gladak Langen Bogan (Galabo)

Dengan demikian, lanjut Gibran, para pembeli juga merasa nyaman saat menyantap makanan. Ia mengaku telah bertemu dengan ketemu ketua paguyuban pedagang lain di Solo untuk mencantumkan daftar menu

"Jangan sampai harga daftar menu tidak sesuai dengan yang dibayar pembeli. Itu bisa membuat wisatawan kapok berwisata dan makan di Solo," tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Pemkot Solo Bikin Event Nasional Kontes Ikan Cupang Piala Wali Kota

#Kuliner #Solo #Gibran Rakabuming
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Wamendagri Bima Arya Dorong Pelaksanaan 6 SPM Posyandu Plus di Solo Jadi Percontohan
Kemendagri saat ini terus mendampingi seluruh kepala daerah agar pelaksanaan enam bidang SPM dapat berjalan optimal.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Wamendagri Bima Arya Dorong Pelaksanaan 6 SPM Posyandu Plus di Solo Jadi Percontohan
Indonesia
Revitalisasi Keraton Solo Senilai Rp 150 Miliar Dimulai dengan Peletakan Batu Pertama, Menbud Fadli Zon Sebut sebagai Perintah Presiden Prabowo
Revitalisasi Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat memang sudah direncanakan sebagai bagian dari upaya untuk merevitalisasi aset-aset budaya.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Revitalisasi Keraton Solo Senilai Rp 150 Miliar Dimulai dengan Peletakan Batu Pertama, Menbud Fadli Zon Sebut sebagai Perintah Presiden Prabowo
Indonesia
Dokkes Polda Jateng Tes DNA Keluarga 3 Korban KM Virgo di Polresta Solo
Hasil tes DNA akan dikirim ke Pusdokkes untuk dilakukan pemeriksaan dan pencocokan dengan sampel jenazah yang telah ditemukan.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Dokkes Polda Jateng Tes DNA Keluarga 3 Korban KM Virgo di Polresta Solo
Indonesia
Terancam Kena Gusur, Warga Solo Gugat KAI Daop 6 ke PN Solo
Warga terancam kena gusur akibat perluasan Stasiun Solo Jebres.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Terancam Kena Gusur, Warga Solo Gugat KAI Daop 6 ke PN Solo
Kuliner
Gandeng G-DRAGON, McDonald's Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Menu gojuchang butter akan diluncurkan secara bertahap di negara-negara yang berpartisipasi mulai 17 September.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
  Gandeng G-DRAGON, McDonald's  Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Kuliner
Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Penaikan kadar alkohol itu terkait dengan gelombang panas ekstrem yang melanda musim panas tahun ini.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
 Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Indonesia
Tahir Solo Museum Tunggak PBB-P2 Rp600 Juta, Wali Kota Solo Minta Segera Dilunasi
Tahir Solo Museum diketahui memiliki tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar Rp600 juta.
Yusuf Abdillah - Selasa, 15 September 2026
Tahir Solo Museum Tunggak PBB-P2 Rp600 Juta, Wali Kota Solo Minta Segera Dilunasi
Indonesia
5 Jurnalis Hilang saat Meliput Gunung Anak Krakatau, PFI, AJI, dan PWI Solo Gelar Aksi Menyalakan Lilin Doa Bersama
Menjadi wadah bersatunya para insan pers dan masyarakat Solo guna mendoakan keselamatan seluruh korban yang hingga saat ini belum ditemukan.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
5 Jurnalis Hilang saat Meliput Gunung Anak Krakatau, PFI, AJI, dan PWI Solo Gelar Aksi Menyalakan Lilin Doa Bersama
Indonesia
Waketum PSI Ogah Komentari Penyitaan Uang Rp3,5 M dari Ahmad Ali oleh KPK, tak Mau Urusi Elite
Menegaskan kasus tersebut berjalan sebelum Ahmad Ali masuk PSI.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
Waketum PSI Ogah Komentari Penyitaan Uang Rp3,5 M dari Ahmad Ali oleh KPK, tak Mau Urusi Elite
Indonesia
Tak Ingin Bebani Tempat Ibadah dengan Pajak, Walkot Solo Gratiskan PBB
Kebijakan tersebut berlaku bagi rumah ibadah yang mengalami peralihan hak untuk kepentingan keagamaan dan sosial.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
Tak Ingin Bebani Tempat Ibadah dengan Pajak, Walkot Solo Gratiskan PBB
Bagikan