Jadi Pemeran Utama di Film 'Mama Mama Jagoan', Begini Respons Mengejutkan Widyawati

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Jumat, 16 November 2018
Jadi Pemeran Utama di Film 'Mama Mama Jagoan', Begini Respons Mengejutkan Widyawati

Widyawati menjadi pemeran utama dalam film 'Mama Mama Jagoan' (Foto: MP/Albi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DI tengah maraknya para bintang muda berbakat menjadi pemeran utama dalam film layar lebar. Aktris senior Widyawati masih tetap dilirik untuk jadi salah satu peran utama.

Istri dari almarhum Sophan Sophiaan mendapat kesempatan menjadi pemeran utama dalam film terbarunya yang bertajuk Mama Mama Jagoan. Film itu merupakan persembahan Buddy Buddy Pictures yang digarap sutradara Sidi Saleh.

Widyawati mendaoatkan peran sebagai tokoh Dayu. Seorang perempuan paruh baya yang enerjik, tomboi serta pemberani.

Widyawati berperan sebagai karakter ibu tomboi di film Mama Mama Jagoan. (Foto: MP/Albi)

Memerankan karakter Dayu merupakan tantangan tersendiri. Aktris yang berjaya sejak 1970-an ini, melihat sosok Dayu sangat berbeda dengan kesehariannya yang kalem.

"Menjadi Dayu ini keluar dari saya yang biasa. Saya kalem gitu. Namun, di sini jadi perempuan yang tomboi," tutur Widyawati saat ditemui Merahputih.com di kawasan Epicentrum XXI, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (15/11).

Ketika mendapat info bahwa ia menjadi peran utama. Widyawati tak menampik bahwa ia sangat terkejut dan tak menyangka karena usianya yang sudah hampir menginjak kepala 7.

"Memang awalnya saya kaget banget. Karena kan usia saya yang sudah segini yah. Tapi masih mendapatkan peran utama. Saya sempat tanya pada mereka (Buddy Buddy Pictures dan sutradara), kok berani ya minta kita yang tua-tua ini buat jadi leading atau pemeran utama," lanjut Widya.

Meskipun senang didaulat sebagai pemeran utama, Widya mengaku awalnya sempat kesal. Pasalnya, penampilan Dayu sangat berbeda dari kesehariannya.

"Dayu itu kan penampilan cuek, jorok dan berantakan gitu gembel lah, tapi itulah Dayu. Jadi ya saya ikutin sutradara. Dia ngasih arahan kalau akting berlebihan dan memberikan batasan," kata Widya.



Meski begitu, Widyawati mengaku sangat senang bisa bergabung dengan film Mama Mama Jagoan. Ia pun sangat menikmati proses syuting. Karena itu, Widya betul-betul bekerja dari hati karena bagi Widya cerita dalam film ini sangat menarik.

"Kalau saya mau main, pasti lihat seperti apa ceritanya lalu perannya. Akhirnya saya putuskan iya, karena memang menarik dan saya suka. Saya juga sangat menikmati proses syuting ini," imbuhnya.

Film Mama Mama Jagoan tayang 22 November.(Foto: MP/Albi)

Dalam film ini, Widyawati dituntut harus beradu akting, tak hanya dengan rekan seusianya tapi juga dengan para anak muda. Namun hal itu tak menjadi kesulitan baginya, karena menurut Widya umur tak menjadi masalah.

"Buat saya main sama anak muda dan tua sama saja. Yang penting saya bisa menikmati dan merasakan bahwa film itu sudah menjadi bagian kita. Buat saya tidak ada masalah, semuanya menyenangkan," tutupnya.

Film Mama Mama Jagoan akan serentak tayang diseluruh bioskop tanah air, pada tanggal 22 November 2018 mendatang (ryn)

Baca juga yuk artikel menarik yang lainnya Ketika 3 Aktris Senior Jadi Peran Utama di Film 'Mama-Mama Jagoan'

#Film Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Rekomendasi Film Horor Indonesia Juli 2026, Siap Hadirkan Kengerian hingga Teror di Bioskop
Simak daftar 5 film horor Indonesia yang tayang di bioskop sepanjang Juli 2026. Mulai dari 402 Rumah Sakit Angker Korea hingga Sajen Satu Suro.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 26 Juni 2026
Rekomendasi Film Horor Indonesia Juli 2026, Siap Hadirkan Kengerian hingga Teror di Bioskop
Fun
4 Film Indonesia Meriahkan Shanghai Festival, 2 Masuk Nominasi Golden Goblet
Empat film garapan anak negeri itu, yakni Animasi Jumbo, Yuni, Garuda di Dadaku, dan Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang (My Own Last Supper/MOLS).
Wisnu Cipto - Rabu, 24 Juni 2026
4 Film Indonesia Meriahkan Shanghai Festival, 2 Masuk Nominasi Golden Goblet
ShowBiz
Sinopsis Film 'Dua Nafas', Drama Keluarga tentang Kasih Sayang Nenek dan Cucu
Film Dua Nafas tayang 2 Juli 2026. Simak sinopsis drama keluarga yang dibintangi Aty Cancer, Adelia Rasya, dan Auzan Noh Karepesina tentang cinta, pengorbanan, dan arti keluarga.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 22 Juni 2026
Sinopsis Film 'Dua Nafas', Drama Keluarga tentang Kasih Sayang Nenek dan Cucu
ShowBiz
FFI 2026 Hadirkan Nomination Week, Publik Bisa Nonton Film Nominasi sebelum Malam Anugerah
Festival Film Indonesia 2026 menghadirkan Nomination Week untuk pertama kalinya. Program ini memungkinkan masyarakat menonton film-film yang masuk nominasi.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 21 Juni 2026
FFI 2026 Hadirkan Nomination Week, Publik Bisa Nonton Film Nominasi sebelum Malam Anugerah
ShowBiz
Adaptasi Komik Sejarah 'Locust', Sidharta Tata Siap Sajikan Teror lewat Film 'Hujan Kematian'
Sidharta Tata siapkan film 'Hujan Kematian', adaptasi komik sejarah horor 'Locust'. Mengangkat kisah kelam diskriminasi terhadap etnis Tionghoa.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Juni 2026
Adaptasi Komik Sejarah 'Locust', Sidharta Tata Siap Sajikan Teror lewat Film 'Hujan Kematian'
ShowBiz
Film '5 CM: Revolusi Hati' Mulai Syuting, Bawa Nostalgia Persahabatan ke Layar Lebar
Kali ini, kisah mereka tidak lagi sekadar tentang pendakian, tetapi juga tentang realitas kehidupan orang dewasa.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026
Film '5 CM: Revolusi Hati' Mulai Syuting, Bawa Nostalgia Persahabatan ke Layar Lebar
Fun
Setelah Piala Citra dan Busan, Pangku Menang Film Terbaik Bishkek Festival 2026
Film Indonesia Pangku (On Your Lap) meraih Grand Prix di Bishkek International Film Festival 2026.
Wisnu Cipto - Selasa, 16 Juni 2026
Setelah Piala Citra dan Busan, Pangku Menang Film Terbaik Bishkek Festival 2026
ShowBiz
FFI 2026 Usung Tema 'Askala Karya Sinema Indonesia', Simbol Cahaya Perfilman Nasional
FFI 2026 resmi mengusung tema Askala Karya Sinema Indonesia. Tema ini menjadi simbol cahaya yang merepresentasikan perjalanan, warisan, dan identitas perfilman nasional
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 15 Juni 2026
FFI 2026 Usung Tema 'Askala Karya Sinema Indonesia', Simbol Cahaya Perfilman Nasional
ShowBiz
Sinopsis Film Horor 'Perumahan Laddaland', Teror Mencekam di Kompleks Mewah yang Menyimpan Rahasia Kelam
Film horor Perumahan Laddaland dijadwalkan tayang 13 Agustus 2026. Simak sinopsis, daftar pemain, dan fakta menarik adaptasi film Thailand Ladda Land.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Juni 2026
Sinopsis Film Horor 'Perumahan Laddaland', Teror Mencekam di Kompleks Mewah yang Menyimpan Rahasia Kelam
ShowBiz
Film Horor Indonesia '402: Rumah Sakit Angker Korea' Tembus Bucheon International Fantastic Film Festival 2026
Film horor Indonesia 402: Rumah Sakit Angker Korea karya Anggy Umbara debut di Bucheon International Fantastic Film Festival ke-30. Simak fakta dan latar belakang filmnya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 10 Juni 2026
Film Horor Indonesia '402: Rumah Sakit Angker Korea' Tembus Bucheon International Fantastic Film Festival 2026
Bagikan