Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Musik

Jadi Apa Adanya, Dikta Rilis Mini Album ‘Sendiri’

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 21 Oktober 2022
Jadi Apa Adanya, Dikta Rilis Mini Album ‘Sendiri’

Dikta rilis EP 'Sendiri'. (Foto: Dok. Dikta)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

USAI hengkang dari Yovie & the Nuno dan memutuskan untuk bersolo karier, penyanyi Dikta Wicaksono membuka lembaran barunya dengan merilis mini album Sendiri pada 14 Oktober 2022.

Melalui keterangan resmi yang diterima Merah Putih, Rabu (19/10), Dikta mengungkapkan bahwa mini album ini adalah sebuah perkenalan ulang yang secara garis besar menjelaskan siapa dirinya, dan bagaimana proses ia terbentuk lewat serangkaian proses dalam hidupnya.

“Saya besar di musik. Dari kecil, lingkungannya sudah musik. Besar dan tumbuh di kalangan musisi membuat kebutuhan akan hal itu begitu besar. Samapi akhirnya, enggak punya alasan untuk berhenti di musik, karena memang dirasa enggak perlu,” ungkap pria kelahiran 1986 tersebut.

Baca juga:

Gibran Marten Rilis Single Debut 'Cuma Kamu'

View this post on Instagram

A post shared by Pradikta Wicaksono (@dikta)

Perjalanannya sebagai seorang musisi dan penyanyi merupakan proses panjang yang telah berlangsung dari tahun ke tahun. Seperti yang dikatakan Dikta sebelumnya, ia tumbuh dan dikelilingi oleh lingkungan musik yang secara otomatis berkontribusi besar pada sosoknya hari ini.

Dari latar belakang tersebut, ditambah pengalaman belasan tahun naik-turun panggung bersama Yovie & the Nuno, menjadikannya seorang musisi yang tahu persis apa yang dingin dia kejar.

“Saat baru memulainnya selalu ada pertanyaan harus mulai dari mana? Tapi pada akhirnya mulai dengan sendiri, merekam sendiri, dan siapa saja yang bakalan diajak untuk mengisi instrumen di masing-masing lagu,” lanjut Dikta.

Mini album Sendiri berisikan enam lagu, berisi pengalaman pelbagai peristiwa yang datang satu demi satu dan dilandasi beragam latar belakang cerita. Tak ada tema khusus, hanya keyakinan bahwa musik itu memang perlu untuk dirasakan keberagamannya.

Baca juga:

Kembali ke Formasi Awal, Tiket Hadirkan Lagi Lagu 'Hanya Kamu yang Bisa'

View this post on Instagram

A post shared by Pradikta Wicaksono (@dikta)

“Musik itu universal. Oleh karena itu, saya juga menulis apa yang mau ditulis, enggak mikirin macam-macam. Sekarang sya bermusik sesuai dengan apa yang disuka. Karena kalau dipaksakan enggak akan menikmatinya,” pungkas Dikta.

Itulah kenapa ada banyak variasi di dalam mini album Sendiri ini. Enam lagu yang ada di dalamnya, punya nuansa yang berbeda. Selain itu, alih-alih merilis single terlebih dahulu, Dikta justru langsung mengeluarkan sekumpulan lagu dalam mini album untuk memulai kembali babak baru dalam solo kariernya.

“Semoga orang-orang bisa suka dan happy sama lagu-lagu yang ada di mini album ini,” tutup Dikta. (far)

Baca juga:

Rockin’ Abby Ceritakan Cinta Bertepuk Sebelah Tangan di ‘Tak Jadi Jaminan’

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Liriknya mengisahkan tentang mimpi, harapan, persatuan, dan perjuangan untuk menjadi yang terbaik, selaras dengan semangat yang mewarnai ajang Piala Dunia.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
ShowBiz
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
Lagu yang dirilis pada 1998 sebagai bagian dari album Vuelve ini memadukan unsur Latin pop, samba, dan musik dansa dengan irama yang penuh energi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
ShowBiz
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
for Revenge resmi dipercaya membawakan lagu original versi Indonesia untuk film Spider-Man: Brand New Day.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
ShowBiz
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
The Jansen resmi memperkenalkan album kelima, Romantisasi Impulsif, sebagai penutup trilogi setelah Banal Semakin Binal dan Durja Bersahaja.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
Bagikan