Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Musik

Jackson Wang Resmi Rilis Album 'MAGIC MAN'

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 12 September 2022
Jackson Wang Resmi Rilis Album 'MAGIC MAN'

(cover) Jackson Wang mendapatkan pujian dari berbagai media internasional. (Foto: Dok. Jackson Wang)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ALBUM kedua dari penyanyi, penampil, dan produser Jackson Wang berjudul MAGIC MAN baru saja dirilis. Album yang menampilkan 10 lagu termasuk single Blue yang baru dirilis, serta dua lagu yang sudah dirilis lebih dahulu Blow dan Cruel.

MAGIC MAN yang terinspirasi oleh rock 70-an, adalah eksplorasi energik dan gritty terhadap cinta yang toxic dan penemuan diri. Persona MAGIC MAN benar-benar merupakan cakrawala baru bagi Jackson Wang, memungkinkannya untuk menunjukkan sisi lain dirinya yang belum pernah dilihat oleh para penggemarnya.

Baca juga:

‘Nicole’ Jadi Album Nostalgia NIKI di Masa Remaja

MAGIC MAN adalah bentuk tertinggi dari diri sendiri. Diri (yang) telah melalui berbagai puncak dan lembah kehidupan untuk sampai pada versinya yang paling otentik. Setiap orang bisa menjadi bentuk MAGIC MAN mereka sendiri,” kata Jackson lewat keterangan resmi yang diterima MerahPutih.

Album ini telah menerima pujian kritis dari berbagai media internasional, seperti UPROXX yang memuji munculnya Jackson Wang sebagai dirinya sendiri yang lebih apa adanya dan jujur.

Sementara video klip yang berapi-api untuk single Jackson Wang berjudul Cruel, telah disaksikan lebih dari 10 juta kali hingga saat ini dan meroket ke nomor satu di tangga video musik iTunes AS. Selain itu, video musik Blow telah disaksikan hampir 30 juta kali, dan menjadi salah satu video Jackson Wang yang paling banyak ditonton.

Baca juga:

Warren Hue Merilis Album Debut 'BOY OF THE YEAR'

Jackson Wang menciptakan sejarah di Coachella Valley Music and Arts Festival 2022, sebagai artis solo Tiongkok pertama yang tampil di panggung utama Coachella sebagai bagian dari set Head In The Clouds Forever dari 88rising. Ia juga menjadi penampil utama di Head In The Clouds Festival 88rising 2022, bersama penampil lain seperti NIKI, Rich Brian, dan masih banyak lagi di California, AS.

Sebagai seniman dan sutradara kreatif yang diakui secara global, cita-cita Jackson Wang adalah dapat menampilkan sound dengan pengaruh Tiongkok di panggung musik internasional, dan dapat mengangkat budaya Tiongkok juga Asia di seluruh dunia. Dalam perjalanannya menuju puncak tersebut, Jackson telah mengumpulkan lebih dari 55 juta pengikut di berbagai media sosialnya. (kna)

Baca juga:

88rising Umumkan Head in The Clouds Jakarta 2022, Catat Tanggalnya

#Musik #88rising
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Liriknya mengisahkan tentang mimpi, harapan, persatuan, dan perjuangan untuk menjadi yang terbaik, selaras dengan semangat yang mewarnai ajang Piala Dunia.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
ShowBiz
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
Lagu yang dirilis pada 1998 sebagai bagian dari album Vuelve ini memadukan unsur Latin pop, samba, dan musik dansa dengan irama yang penuh energi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
ShowBiz
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
for Revenge resmi dipercaya membawakan lagu original versi Indonesia untuk film Spider-Man: Brand New Day.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
ShowBiz
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
The Jansen resmi memperkenalkan album kelima, Romantisasi Impulsif, sebagai penutup trilogi setelah Banal Semakin Binal dan Durja Bersahaja.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
Bagikan