Merahputih.com - Polda Metro Jaya menggelar kegiatan pisah sambut jabatan Kapolda Metro Jaya dari Komjen Gatot Eddy Pramono yang saat ini menjabat sebagai Wakapolri kepada Irjen Nana Sudjana, di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Rabu (8/1).
Gatot Eddy Pramono menyampaikan pesan kepada Nana Sujana agar tetap menjaga keamanan jelang Pilkada 2020.
"Tahun 2020 ini ada wilayah kita gelar pilkada, Tangsel dan Depok. Teman-teman (wartawan) juga bisa bantu sejukkan situasi," jelas Gatot di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (8/1).
Baca Juga:
Penunjukan Irjen Nana Sudjana sebagai Kapolda Metro Jaya Tepat
Selain itu, dia juga meminta kepada Nana untuk bisa menerima kritik terkait kinerja yang dilakukan. Hal ini untuk memacu kerja yang lebih baik lagi di masa mendatang.
"Saya orangnya terbuka dengan teman-teman semua. Kalau ada masukan ya saya anggap itu konstruktif dan betul, kalau enggak ya jalan terus," jelasnya.
Nana berjanji akan melanjutkan program kerja yang diwariskan Gatot. Selain itu, akan melakukan pemetaan permasalahan dan mencegah terjadinya tindak kejahatan di Ibu Kota Jakarta.
"Insya Allah saya akan melanjutkan program-program yang sudah dirancang bapak Wakapolri ketika menjabat Kapolda Metro Jaya," kata Nana.
Ia melihat, prestasi Gatot selama setahun menjabat cukup baik terutama pengamanan Pemilu 2019 lalu. "Saat itu, saya menjabat Kapolda NTB melihat pengamanan pemilihan presiden betapa kompleks, permasalahan cukup pelik, tetapi bisa diselesaikan. Cara bertindak beliau (Gatot) akan kami pelajari," katanya.
Menurut Nana, dalam mengatasi permasalahan pengamanan pihaknya akan mengedepankan tindakan preemtif, preventif, hingga represif.
"Mengedepankan upaya-upaya pencegahan dengan fungsi intelijen, Linmas, dalam mengantisipasi dan deteksi dini setiap permasalahan yang ada. Ini akan terus kami lanjutkan," katanya.
Baca Juga:
Sebelum menjadi Kapolda Metro Jaya, Nana menjabat sebagai Kapolda NTB. Lulusan Akademi Kepolisian Tahun 1988 itu juga pernah menjabat sebagai Kapolsek Metro Tamansari, Kapolres Probolinggo, Kapolrestabes Surakarta, Dirintelkam Polda Jatim, dan Dirpolitik Baintelkam Polri. (Knu)