Jabar Bangun Jembatan Gantung Ekowisata di Bogor

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 18 Oktober 2021
Jabar Bangun Jembatan Gantung Ekowisata di Bogor

Ketua Kwarda Pramuka Jawa Barat Atalia Praratya Ridwan Kamil menyaksikan peletakan batu pertama kawasan ekowisata di Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Minggu (17/10/2021). (Biro Adpim Jabar)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Jawa Barat sedang membangun jembatan ekowisata Eiger Adventure Land (EAL) di Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor. Peletakan batu pertama dihadiri Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Minggu (17/10). Jembatan ini diklaim akan menjadi jembatan gantung terpanjang di dunia.

Rencananya EAL dibuka untuk umum pada 2023 menghadirkan beberapa ikonik landmark salah satunya adalah jembatan gantung. Selain itu akan hadir juga kereta gantung sepanjang 836 meter.

Baca Juga:

Pemkab Bogor Kesulitan Vaksinasi di Daerah Pelosok

Kemudian beberapa fasilitas lain yang menitikberatkan pada kegiatan petualangan tropis seperti petualangan hutan, jalan-jalan budaya, permainan ruang terbuka, desa tradisional, tempat penginapan bernuansa alam, penangkaran, naik gunung, kemping, hingga jelajah nusantara.

Sandiaga Uno mengapresiasi semua pihak atas dilakukannya pembangunan tersebut. Diharapkan agenda ini akan menjadi kebanggaan bagi masyarakat Jawa Barat dan Indonesia.

"Kita harapkan ini menjadi suatu kebanggan bukan hanya dari Jawa Barat tapi juga buat Indonesia. Ini merupakan persembahan kita untuk ikon pariwisata dunia," kata Sandiaga Uno.

Sandiaga Uno berharap, pembangunan ekowisata meningkatkan ekonomi rakyat. Pasalnya investasi yang digelontorkan untuk pembangunan wisata alam ini tidak sedikit.

"Saya sangat mengapresiasi langkah yang fenomenal dan penuh patriotnisme oleh Pak Ronny dan grup untuk investasi yang tidak kecil dan bisa dibilang spektakuler di tengah pandemi jumlah Rp 800 miliar selama lima tahun ini," kata Sandiaga Uno dalam keterangan Pemprov Jawa Barat.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno. (Foto: Antara)
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno. (Foto: Antara)

Diharapkan dibangunya wisata alam akan ada banyak membuka lapangan kerja yang dibuka. Diperkirakan ada sekitar 600 lapangan kerja di tahap satu yang akan dibuka.

"Total lapangan kerja 600 tahap 1 dan tahap selanjutnya tentu akan lebih tinggi lagi. Kita harapkan jadi sarana saluran berkat bagi kita semua," kata Sandiaga.

Ketua Kwarda Pramuka Jawa Barat Atalia Praratya Ridwan Kamil menyaksikan peletakan batu pertama itu. Atalia sempat mencoba menaiki mobil landrover defender miliki eiger. Kemudian Atalia juga sempat mendampingi Sandiaga Uno untuk mencicipi kopi eiger dan menanam pohon. (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga:

Tiga Tempat Wisata di Kabupaten Bogor Boleh Kembali Beroperasi

#Puncak Bogor #Wisata #Tempat Wisata Bogor #Jawa Barat #Sandiaga Uno
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Daerah Terdampak Meluas, Banjir Telah Merendam Ribuan Rumah di 26 Desa di Karawang
Sebanyak 13.400 warga terdampak seperti disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Karawang Maslani, Senin (19/1).
Frengky Aruan - Senin, 19 Januari 2026
Daerah Terdampak Meluas, Banjir Telah Merendam Ribuan Rumah di 26 Desa di Karawang
Indonesia
Libur Long Weekend, 12 Ribu Kendaraan Padati Jalur Puncak Picu Kemacetan Simpang Gadog
Sebanyak 12.800 kendaraan tercatat melintas menuju kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat, pada libur panjang akhir pekan, Jumat (16/1)
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Januari 2026
Libur Long Weekend, 12 Ribu Kendaraan Padati Jalur Puncak Picu Kemacetan Simpang Gadog
Indonesia
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Ancol kini menggelar promo tiket masuk seharga Rp 35 ribu. Nantinya, pengunjung mendapatkan voucher makan senilai Rp 20 ribu.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Indonesia
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Larangan pergerakan kapal pada malam hari di wilayah perairan Taman Nasional (TN) Komodo.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Indonesia
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Menjadi representasi transformasi layanan kereta api dari sekadar moda transportasi menjadi bagian dari ekosistem pariwisata.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Indonesia
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Aktivitas perjalanan di Cirebon selama Nataru mencerminkan tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus meningkatnya minat perjalanan wisata berbasis kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Indonesia
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Perjalanan dengan kereta api kini dimaknai sebagai momen menikmati waktu, suasana, dan keindahan alam di sepanjang jalur rel.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Januari 2026
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Foto Essay
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Suasana warga piknik bersama keluarga menikmati matahari terbenam di Pantai Pattaya, Chonburi, Thailand, Sabtu (20/12/2025).
Didik Setiawan - Sabtu, 27 Desember 2025
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Indonesia
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Untuk itu, ia mendesak Pemprov DKI agar lebih masif dalam menyebarkan informasi pembukaan ini melalui berbagai kanal resmi pemerintah
Angga Yudha Pratama - Jumat, 26 Desember 2025
Teater Bintang Planetarium Buka Sampai April 2026, Fasilitas Canggih Siap Bikin Pemuda Jakarta Pintar
Indonesia
Pembangunan Jalan Puncak II Dilanjutkan Tahun 2026, Total Butuh Dana Rp 4,7 Triliun
Keterbatasan kemampuan fiskal daerah membuat pembangunan Puncak II membutuhkan dukungan pembiayaan dari pemerintah provinsi, pemerintah pusat, dan partisipasi swasta.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 25 Desember 2025
Pembangunan Jalan Puncak II Dilanjutkan Tahun 2026, Total Butuh Dana Rp 4,7 Triliun
Bagikan