Teknologi

Izinkan Pengguna di Bawah Umur, TikTok Didenda Rp 238,9 M di Inggris

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 11 April 2023
Izinkan Pengguna di Bawah Umur, TikTok Didenda Rp 238,9 M di Inggris

Kantor Komisioner Informasi (ICO) memperkirakan TikTok memungkinkan sekitar 1,4 juta anak di bawah 13 tahun di Inggris untuk menggunakan platformnya pada 2020. (foto: pixabay/Solen Feyissa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SETELAH dilarang di perangkat pemerintah Australia, TikTok kembali diterpa kabar buruk. Aplikasi video pendek tersebut didenda hampir USD 16 juta atau sekitar Rp 238,9 miliar karena gagal mencegah anak di bawah umur untuk mendaftar.


Permasalahan itu bermula ketika Kantor Komisioner Informasi (ICO) memperkirakan TikTok memungkinkan sekitar 1,4 juta anak di bawah 13 tahun di Inggris untuk menggunakan platform mereka pada 2020, meskipun usia minimum untuk membuat akun ialah 13 tahun. ICO melaporkan data pelanggaran itu dihimpun sejak Mei 2018 hingga Juli 2020.

BACA JUGA:

Anak Muda Lebih Pilih TikTok untuk Cari Informasi Dibanding lewat Google


Selama periode tersebut, aplikasi video asal Tiongkok ini disebut tidak melakukan upaya yang memadai untuk memverifikasi pengguna dan menghapus akun anak-anak di bawah umur yang menggunakan platform tersebut.

Tiktok
Aplikasi berbagi video singkat ini lalai dalam memberikan informasi yang mudah dicerna dan diakses kepada penggunanya tentang penggunaan dan pengumpulan data. (foto: unsplash_social cut)


“Kami mendenda TikTok karena memberikan layanan kepada anak-anak Inggris di bawah usia 13 tahun dan memproses data pribadi mereka tanpa persetujuan atau izin dari orangtua atau wali mereka. Kami berharap TikTok melanjutkan upayanya untuk melakukan pemeriksaan yang memadai untuk mengidentifikasi dan menghapus anak di bawah umur dari platformnya,” kata juru bicara ICO dikutip TechCrunch.


Lebih buruk lagi, aplikasi berbagi video singkat ini lalai dalam memberikan informasi yang mudah dicerna dan diakses kepada penggunanya tentang penggunaan dan pengumpulan data mereka. Hal itu memperparah kerentanan anak-anak pada aplikasi karena mereka tidak dapat membuat pilihan berdasarkan informasi apa saja yang bisa diakses dari tiap-tiap pengguna.

BACA JUGA:

TikTok Perbarui Algoritma Konten


“Tanpa informasi itu, pengguna platform, khususnya anak-anak, tidak mungkin dapat membuat pilihan berdasarkan informasi tentang apa dan bagaimana terlibat dengannya,” jelas ICO dalam siaran pers yang mengumumkan hukuman atas penyalahgunaan data anak-anak.


Saat menanggapi denda tersebut, TikTok membantah dan mengeluarkan pernyataan yang menjelaskan bahwa mereka tidak bersalah atas pelanggaran apa pun.

tiktok
TikTok membantah dan mengeluarkan pernyataan yang menjelaskan bahwa mereka tidak bersalah atas pelanggaran apa pun. (foto: unsplash_Nik)


“TikTok merupakan platform untuk pengguna berusia 13 tahun ke atas. Kami berinvestasi besar-besaran untuk membantu menjaga (anak di bawah umur) dari platform dan 40 ribu tim keamanan kami yang kuat bekerja sepanjang waktu untuk membantu menjaga keamanan platform bagi komunitas kami. Meskipun kami tidak setuju dengan keputusan ICO, yang terkait dengan temuan pada Mei 2018-Juli 2020, kami senang bahwa denda yang diumumkan hari ini telah dikurangi hingga setengah dari jumlah yang diusulkan tahun lalu. Kami akan terus meninjau keputusan tersebut dan sedang mempertimbangkan langkah selanjutnya,” jelas pihak TikTok dalam keterangan resmi mereka.(dsh)

BACA JUGA:

Ternyata Karyawan TikTok Bisa Menentukan Video yang Akan Viral

#Teknologi #TikTok #Aplikasi TikTok
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Tekno
POCO F9 Ultra Muncul di Geekbench, Bawa Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan RAM 16GB
POCO F9 Ultra muncul di Geekbench. HP tersebut akan membawa Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan RAM 16GB.
Soffi Amira - Jumat, 21 Agustus 2026
POCO F9 Ultra Muncul di Geekbench, Bawa Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan RAM 16GB
Tekno
Vivo X500 Pro Terungkap Jelang Rilis, Bawa Desain Kamera Baru dan Chip 2nm
Vivo X500 Pro bocor menjelang perilisan September 2026. Hal itu terungkap setelah ada syuting iklan.
Soffi Amira - Jumat, 21 Agustus 2026
Vivo X500 Pro Terungkap Jelang Rilis, Bawa Desain Kamera Baru dan Chip 2nm
Tekno
POCO M8x 5G Resmi Meluncur, Bawa Baterai 7.900 mAh dan Snapdragon 4 Gen 5
POCO M8x 5G resmi meluncur di India. HP ini membawa baterai 7.900 mAh dan Snapdragon 4 Gen 5.
Soffi Amira - Jumat, 21 Agustus 2026
POCO M8x 5G Resmi Meluncur, Bawa Baterai 7.900 mAh dan Snapdragon 4 Gen 5
Tekno
Redmi 17 Ternyata Dibekali Lampu RGB, Bisa Jadi Penanda Notifikasi hingga Charging
Redmi 17 dilengkapi fitur Backlight Indicator. Fitur tersebut menjadi penanda notifikasi hingga timer kamera.
Soffi Amira - Jumat, 21 Agustus 2026
Redmi 17 Ternyata Dibekali Lampu RGB, Bisa Jadi Penanda Notifikasi hingga Charging
Tekno
Redmi 17 Resmi Hadir di Indonesia, Bawa Baterai 7.500 mAh dan Harga Mulai Rp 2,8 Jutaan
Redmi 17 resmi meluncur di Indonesia. HP ini membawa baterai jumbo 7.500 mAh dan bisa memutar video selama 28 jam.
Soffi Amira - Kamis, 20 Agustus 2026
Redmi 17 Resmi Hadir di Indonesia, Bawa Baterai 7.500 mAh dan Harga Mulai Rp 2,8 Jutaan
Tekno
Samsung Galaxy S26 FE Diprediksi Meluncur 27 Agustus 2026, Intip Harga dan Spesifikasinya
Samsung Galaxy S26 FE diprediksi meluncur 27 Agustus 2026. Kini, bocoran spesifikasi dan harganya mulai bocor.
Soffi Amira - Kamis, 20 Agustus 2026
Samsung Galaxy S26 FE Diprediksi Meluncur 27 Agustus 2026, Intip Harga dan Spesifikasinya
Tekno
Daftar HP Xiaomi yang Dapat HyperOS 4 dan UI Soft Light Glass, Ada Xiaomi 13 hingga Redmi K70
HyperOS 4 membawa tampilan Soft Light Glass, yang mirip dengan Apple. Berikut HP Xiaomi yang kebagian efeknya.
Soffi Amira - Rabu, 19 Agustus 2026
Daftar HP Xiaomi yang Dapat HyperOS 4 dan UI Soft Light Glass, Ada Xiaomi 13 hingga Redmi K70
Tekno
Xiaomi 18 Pro Kantongi Sertifikasi 3C, Bawa Fast Charging 100W dan Kamera 200MP
Xiaomi 18 Pro kini sudah mengantongi sertifikasi 3C. HP ini akan membawa fast charging 100W dan kamera 200MP.
Soffi Amira - Rabu, 19 Agustus 2026
Xiaomi 18 Pro Kantongi Sertifikasi 3C, Bawa Fast Charging 100W dan Kamera 200MP
Dunia
Perkembangan Pesat AI Mulai Tekan Lapangan Kerja
Perkembangan pesat kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) mulai membawa dampak terhadap pasar kerja.
Yusuf Abdillah - Rabu, 19 Agustus 2026
Perkembangan Pesat AI Mulai Tekan Lapangan Kerja
Tekno
Daftar HP Samsung yang Tidak Lagi Kebagian Update Android, Ada Galaxy S22?
HP Samsung ini sudah tidak kebagian update Android lagi. Lalu, apa saja daftar HP yang termasuk daftar tersebut?
Soffi Amira - Rabu, 19 Agustus 2026
Daftar HP Samsung yang Tidak Lagi Kebagian Update Android, Ada Galaxy S22?
Bagikan