Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Izin Kerja Pemain Indonesia di Liga Belanda Bermasalah, KNVB Kasih Dua Solusi Bagi Nathan Tjoe-A-On Cs

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 03 April 2026
Izin Kerja Pemain Indonesia di Liga Belanda Bermasalah, KNVB Kasih Dua Solusi Bagi Nathan Tjoe-A-On Cs

Nathan Tjoe-A-On. Foto doc. Willem II

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Izin kerja pemain Indonesia di Liga Belanda menjadi sorotan tajam setelah Dinas Imigrasi Belanda merilis daftar 25 pesepak bola yang bermasalah dengan dokumen tinggal.

Situasi ini memaksa sejumlah bintang Timnas Indonesia, termasuk Justin Hubner dan Nathan Tjoe-A-On, menepi sejenak dari lapangan hijau.

Direktur Eredivisie CV, Jan de Jong, menegaskan bahwa pemain non-Eropa wajib mengantongi izin kembali masuk (wedertoelating) atau izin tinggal humaniter tidak sementara agar dapat berkompetisi secara legal di kasta tertinggi sepak bola Belanda.

Baca juga:

Dean James, Nathan Tjoe-A-On Hingga Tim Geypens Diparkir Klubnya Masing-Masing, Justin Hubner Bingung

Jalur Izin Tinggal dan Regulasi Uni Eropa

Jan de Jong menjelaskan dua skema utama untuk memperoleh izin tinggal dan kerja yang sah. Jalur pertama menyasar pemain yang memiliki ikatan keluarga dengan warga negara Eropa melalui catatan izin tinggal di paspor.

Fasilitas ini memungkinkan pemain langsung bekerja sembari menunggu penilaian izin permanen. Namun, jalur tersebut tidak berlaku bagi pemain yang tidak memiliki pasangan atau anak berkewarganegaraan Uni Eropa.

“Stiker itu bersifat sementara. Akan dilakukan penilaian apakah mereka bisa tinggal di Belanda secara permanen. Selama proses itu, mereka sudah diperbolehkan bekerja dan bermain,” ujar De Jong melansir dari nos.nl.

Dampak Pembekuan Status dan Hukum Kewarganegaraan

Akibat kendala administratif ini, Justin Hubner (Fortuna Sittard), Nathan Tjoe-A-On (Willem II), Tim Geypens (FC Emmen), dan Dean James (Go Ahead Eagles) dilarang membela klub masing-masing.

Larangan tersebut mencakup aktivitas pertandingan resmi hingga sesi latihan rutin. Di sisi lain, pemain seperti Maarten Paes, Miliano Jonathans, dan Mees Hilgers tetap aman karena tidak masuk dalam daftar bermasalah milik imigrasi.

Baca juga:

Statistik Mengerikan Justin Hubner Saat saat Bantu Fortuna Sittard Lolos ke Putaran Kedua KNVB Cup 2025/26.

Hukum Belanda secara tegas mencabut status kewarganegaraan bagi individu yang mengambil kewarganegaraan lain secara sukarela. Mengingat Indonesia dan Belanda tidak mengakui kewarganegaraan ganda, para pemain ini harus menempuh prosedur khusus.

Hermie de Voer, spesialis hukum kewarganegaraan, menambahkan bahwa pemain bisa mengajukan prosedur opsi menjadi warga Belanda kembali setelah menetap selama satu tahun dengan izin tersebut.

Polemik ini mencuat ke publik usai NAC Breda memprotes keabsahan Dean James dalam laga kontra Go Ahead Eagles beberapa waktu lalu.

#KNVB #Nathan Tjoe-A-On #Justin Hubner #Liga Belanda #WNI #Dean James
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Ole Romeny Kembali ke Liga Belanda, Selangkah Lagi Gabung Fortuna Sittard
Keputusan meninggalkan Oxford United bermula dari minimnya menit bermain sepanjang musim 2025-2026
Angga Yudha Pratama - Selasa, 07 Juli 2026
Ole Romeny Kembali ke Liga Belanda, Selangkah Lagi Gabung Fortuna Sittard
Indonesia
Gelombang Panas Tewaskan Ribuan Orang, Nasib Keselamatan WNI di Eropa Jangan Sampai Luput
Gelombang panas ekstrem di Eropa menewaskan lebih dari 1.300 orang. DPR mendesak Kemenlu segera membuka posko siaga darurat untuk melindungi WNI di wilayah terdampak.
Wisnu Cipto - Jumat, 03 Juli 2026
Gelombang Panas Tewaskan Ribuan Orang, Nasib Keselamatan WNI di Eropa Jangan Sampai Luput
Indonesia
Tragis WNI Aceh dan Bayinya Dibunuh di Selangsor, Motifnya Diduga Utang-Piutang
WNI asal Aceh, Putri Hensy Aprilda (22), dan bayinya tewas dibunuh di Selangor, Malaysia. Kemlu RI menduga motif utang-piutang, KBRI Kuala Lumpur kawal proses hukum.
Wisnu Cipto - Rabu, 01 Juli 2026
Tragis WNI Aceh dan Bayinya Dibunuh di Selangsor, Motifnya Diduga Utang-Piutang
Dunia
2 WNI Hilang dalam Kecelakaan Kapal Nelayan di Lepas Pantai Busan
Kapal nelayan berbobot 79 ton tersebut tenggelam setelah bertabrakan dengan kapal pengangkut LPG seberat 992 ton.
Dwi Astarini - Jumat, 26 Juni 2026
  2 WNI Hilang dalam Kecelakaan Kapal Nelayan di Lepas Pantai Busan
Indonesia
Kapal LPG Tabrak Nelayan, 2 ABK WNI Hilang di Lepas Pantai Busan Korsel
Kapal nelayan asal Indonesia bertabrakan dengan kapal LPG di perairan Busan, Korea Selatan. Dua ABK WNI hilang, enam awak diselamatkan. Presiden Korsel perintahkan pencarian besar-besaran.
Wisnu Cipto - Kamis, 25 Juni 2026
Kapal LPG Tabrak Nelayan, 2 ABK WNI Hilang di Lepas Pantai Busan Korsel
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: 9 WNI Ditangkap Militer Israel, Menteri HAM Pigai: Itu Salah Sendiri
Klaim bahwa Menteri HAM Natalius Pigai menyalahkan sembilan WNI yang ditangkap Israel terbukti hoaks.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: 9 WNI Ditangkap Militer Israel, Menteri HAM Pigai: Itu Salah Sendiri
Indonesia
Presiden Prabowo Salat Idul Adha di Wisma Indonesia Paris, Tidak Disangka WNI dan Diaspora
Suasana Idul Adha 1447 Hijriah di Wisma Indonesia, Paris, Prancis, Rabu (27/5) terasa berbeda bagi warga negara Indonesia dan diaspora yang hadir.
Frengky Aruan - Rabu, 27 Mei 2026
Presiden Prabowo Salat Idul Adha di Wisma Indonesia Paris, Tidak Disangka WNI dan Diaspora
Indonesia
Siksaan Terberat Relawan Saat Ditahan Israel, Masuk Bilik Khusus Eksekusi Penyiksaan
Jurnalis Indonesia Rahendro Herubowo menceritakan pengalaman pahitnya saat ditahan militer Israel dalam misi flotilla Gaza.
Wisnu Cipto - Senin, 25 Mei 2026
Siksaan Terberat Relawan Saat Ditahan Israel, Masuk Bilik Khusus Eksekusi Penyiksaan
Indonesia
Relawan Mereka Disiksa di Tahanan, GPCI dan GSF Gugat Israel ke Pengadilan Internasional
GPCI bersama GSF menyiapkan langkah hukum internasional terhadap Israel atas penangkapan dan penyiksaan relawan flotilla Gaza, termasuk sembilan WNI.
Wisnu Cipto - Senin, 25 Mei 2026
Relawan Mereka Disiksa di Tahanan, GPCI dan GSF Gugat Israel ke Pengadilan Internasional
Indonesia
Relawan WNI Ungkap Perlakuan Brutal Militer Israel, Terus Disiksa Selama Ditahan
Ronggo menceritakan pengalamannya saat ditahan Israel. Kapal mereka dicegat militer Israel, ditahan, dan mengalami kekerasan sebelum akhirnya dibebaskan.
Wisnu Cipto - Senin, 25 Mei 2026
Relawan WNI Ungkap Perlakuan Brutal Militer Israel, Terus Disiksa Selama Ditahan
Bagikan