Isu Cekik Wamen, Relawan Sebut Ada pihak yang Iri Elektabilitas Prabowo Tinggi

Mula AkmalMula Akmal - Selasa, 19 September 2023
Isu Cekik Wamen, Relawan Sebut Ada pihak yang Iri Elektabilitas Prabowo Tinggi

Wakil Koordinator Rumah Besar Relawan Prabowo 08, Haris Rusly Moti (tengah). (Foto: MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Masyarakat dikagetkan dengan isu di media sosial mengenai seorang menteri yang maju sebagai calon presiden (capres) melakukan tindakan arogan dengan menampar Wakil Menteri Pertanian Harvick Hasnul Qolbi saat rapat terbatas di Istana Negara.

Menyikapi hal itu, Wakil Koordinator Rumah Besar Relawan Prabowo 08, Haris Rusly Moti menyatakan, jika kabar tersebut tidaklah benar. Ia memandang ada pihak lain yang tak suka dengan elektabilitas Prabowo saat ini yang lagi naik daun.

Baca Juga:

Isu Capres Tampar dan Cekik Wamen, Jokowi: Tidak Ada Peristiwa Itu

Menurutnya, isu tersebut dilancarkan untuk menjatuhkan kepopuleran Prabowo Subianto menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

"Kita Memahami situasi ini diakibatkan karena pertama banyak yang memang tidak bisa menerima elektabilitas pak prabowo itu sudah semakin tinggi. Sehingga mencari cara dan celah yang negatif untuk menjatuhkan dan mencemarkan nama baik prabowo," kata Haris Rusly di Rumah Besar Relawan Prabowo 08 Slipi, Jakarta Barat, Selasa (19/9).

Terlebih lagi, kata Haris Rusly, banyak pihak yang memang iri dan dengki melihat Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto sebagai tokoh pemersatu bangsa.

Hal itu dapat dilihat dari banyaknya petinggi partai politik Koalisi Indonesia Maju (KIM) bersilahturahmi ke kediaman Prabowo pada Minggu (17/9) kemarin.

"Kemarin di Hambalang hampir seluruh partai menyatakan untuk dukungan pada Prabowo. Jadi Prabowo hari ini adalah capres yang bisa menyatukan berbagai komponen elemen dari berbagai latar belakang suku bangsa," tuturnya.

Baca Juga:

Jawaban Tegas Prabowo soal Isu Tampar Wamentan

Maka ia menilai, kandidat capres lainnya tidak mempunyai jiwa untuk mempersatukan bangsa seperti Prabowo, bahkan kandidat lain mereka saling mengkotak-kotakan.

"Kalau kita bandingkan capres lain itu saling segmented ada sekmennya sangat ke kanan ada segmenya ke kiri. Pak prabowo ini sekmenya adalah capres yang bisa mempersatukan semuanya," urainya.

"Gambaran gambaran ini yang munculkan hoaks dan informasi palsu yang mencederai dan mematahkan seluruh upaya pak prabowo untuk menyatukan bangsa ini," ujarnya melanjutkan.

Ditegaskan Haris Rusly, Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga sudah menyatakan bahwa tidak ada insiden kriminal Prabowo mencekik seorang Wamen pada rapat di Istana. (Asp)

Baca Juga:

Jubir Sesalkan Banyak Tokoh Ikut Tebar Fitnah Prabowo Tampar Wamentan

#Prabowo Subianto #Menteri Pertahanan #Relawan Prabowo-Muhaimin (Promu)
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Adi Prayitno Baca Gejala Sinyal Keretakan di Koalisi Prabowo
Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menilai manuver AHY jadi sinyal instabilitas politik di koalisi Prabowo.
Wisnu Cipto - Rabu, 09 September 2026
Adi Prayitno Baca Gejala Sinyal Keretakan di Koalisi Prabowo
Indonesia
Demokrat Bantah Pidato AHY Jadi Sinyal Pilpres 2029, Sebut Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Partai Demokrat membantah pidato Agus Harimurti Yudhoyono menjadi sinyal Pilpres 2029.
Soffi Amira - Selasa, 08 September 2026
Demokrat Bantah Pidato AHY Jadi Sinyal Pilpres 2029, Sebut Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Indonesia
Baznas Bantah Biayai Penerbitan Buku Islam Ala Prabowo Pakai Dana ZIS
Baznas RI menegaskan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) tidak digunakan dalam penerbitan buku Islam Ala Prabowo.
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
Baznas Bantah Biayai Penerbitan Buku Islam Ala Prabowo Pakai Dana ZIS
Indonesia
Presiden Prabowo Mau Semua WNI Punya Rekening Bank di BRI atau BSI
Presiden Prabowo Subianto minta seluruh WNI memiliki rekening baru melalui BRI dan BSI.
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
Presiden Prabowo Mau Semua WNI Punya Rekening Bank di BRI atau BSI
Indonesia
Filosofi Rusia-Indonesia Bertemu di Pidato Prabowo: Gotong Royong = Odin v Pole ne Voin
Presiden Prabowo Subianto di EEF 2026 mengaitkan pepatah Rusia Odin v pole ne voin dengan filosofi gotong royong Indonesia.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Filosofi Rusia-Indonesia Bertemu di Pidato Prabowo: Gotong Royong = Odin v Pole ne Voin
Indonesia
Prabowo Tawarkan 138 Blok Energi di Indonesia ke Perusahaan Rusia
Presiden Prabowo Subianto mengundang perusahaan Rusia berinvestasi di 138 blok eksplorasi energi Indonesia.
Wisnu Cipto - Kamis, 03 September 2026
Prabowo Tawarkan 138 Blok Energi di Indonesia ke Perusahaan Rusia
Indonesia
'Maksi Bareng' di Vladivostok, Prabowo Minta Maaf ke Putin Absen Saat Perayaan Hari Nasional Rusia
Presiden Putin menyambut hangat kehadiran Prabowo sebagai tamu kehormatan utama di Eastern Economic Forum (EEF) ke-11.
Wisnu Cipto - Kamis, 03 September 2026
'Maksi Bareng' di Vladivostok, Prabowo Minta Maaf ke Putin Absen Saat Perayaan Hari Nasional Rusia
Indonesia
Prabowo Panggil Sejumlah Menteri ke Hambalang, Bahas Rumah Layak Huni dan Terjangkau
Presiden RI, Prabowo Subianto, memanggil sejumlah menteri ke Hambalang. Hal itu membahas rumah layak huni bagi masyarakat.
Soffi Amira - Selasa, 01 September 2026
Prabowo Panggil Sejumlah Menteri ke Hambalang, Bahas Rumah Layak Huni dan Terjangkau
Indonesia
Jawab Kritik Kabinet Gemuk, Prabowo Bandingkan Timor Leste Lebih Kecil dari Bogor Punya 28 Menteri
Presiden Prabowo menanggapi kritik kabinet gemuk membandingkan dengan Timor Leste yang luasnya lebih kecil dari Bogor punya 28 menteri
Wisnu Cipto - Senin, 31 Agustus 2026
Jawab Kritik Kabinet Gemuk, Prabowo Bandingkan Timor Leste Lebih Kecil dari Bogor Punya 28 Menteri
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Demi MBG, Ratusan Perusahaan BUMN Ditutup Tahun Ini
Pemerintah dikabarkan akan menutup ratusan perusahaan BUMN di akhir tahun 2026.
Yusuf Abdillah - Senin, 31 Agustus 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Demi MBG, Ratusan Perusahaan BUMN Ditutup Tahun Ini
Bagikan