Kesehatan

Istri Mendiang Chester Bennington Ajak Penggemar Lebih Peduli Kesehatan Mental

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 13 Juni 2019
Istri Mendiang Chester Bennington Ajak Penggemar Lebih Peduli Kesehatan Mental

Talinda Bentley, istri mendiang Chester Bennington (Foto: NME)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ISTRI dari mendiang Chester Bennington yang kita kenal sebagai penyayi dari band Linkin Park, Talinda Ann Bentley, mengajak para penggemar untuk lebih peduli akan kondisi kesehatan mental. Talinda meminta para penggemar untuk membagikan pesan video tentang pentingnya hal tersebut.

Vokalis dari Linkin Park itu meninggal dunia pada Juli 2017 di usia 41. Kepergiannya telah dikonfirmasi sebagai tindakan bunuh diri akibat gangguan kesehatan mental yang dialaminya. Menyusul kematian tragis sang vokalis yang terkenal dengan teriakkannya itu, istri mendiang Chester meluncurkan kapanye kesadaran akan kesehatan mental bernama 320 Changes Direction.

Gerakan tersebut dilakukan Talinda bertepatan dengan ulang tahun mendiang Chester, dengan tujuan untuk mendukung mereka yang memiliki masalah seputar kesehatan mental dan upaya untuk memecah stigma yang terkait dengan masalah depresi dan kecanduan.

Terus mempromosikan perubahan dalam cara masyarakat mendekati masalah-masalah tersebut, Talinda telah meminta penggemar untuk mengunggah klip pribadi berdurasi 30 detik untuk menyebarkan pesan pentingnya akan kesehatan mental.

Talinda mengatakan dalam videonya bahwa ia sangat bersemangat untuk kampanye ini, ia juga menantang para penggemar (Chester Bennington) untuk mengunggah video berdurasi 30 detik yang menjelaskan mengapa kesadaran akan kesehatan mental penting untuk kita.

Baginya, itu sangatlah personal dan ia mendedikasikan hidupnya untuk mengubah budaya tentang kepedulian akan kesehatan mental. Ia tidak sabar menunggu video yang akan dikirimkan oleh penggemar dengan #ChangeDirection, Tambah Talinda.

Sementara itu, putra dari Chester Benington yang bernama Jaime baru-baru ini tampil di LA's Strange 80s benefit show. Semua keuntungan dari acara tersebut diberikan kepada yayasan Give An Hour yang bekerjasama dengan 320 Changes Direction.

Di sisi lain, Linkin Park dikabarkan tengah mengerjakan musik baru untuk pertamakalinya sejak kepergian Chester Bennington. Akan seperti apa Linkin Park tanpa Chester? Kita nantikan saja ya. (ADP)

#Chester Bennington #Linkin Park #Kesehatan Mental #Bunuh Diri
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

nowhereman.. cause every second is a lesson for you to learn to be free.

Berita Terkait

ShowBiz
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Yacko merilis 'Unbreakable Me', anthem tentang pemulihan kesehatan mental perempuan. Lagu ini juga jadi bagian kampanye di Sydney Marathon 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 April 2026
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Lifestyle
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Psikiater mengungkap stigma dan ejekan saat menstruasi bisa memicu tekanan mental. Perempuan didorong berani membela diri dan memahami kondisi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Lifestyle
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
PMDD adalah gangguan menjelang haid yang lebih berat dari PMS. Psikiater ingatkan gejalanya bisa picu depresi hingga butuh penanganan serius.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
Indonesia
Kemenkes Kritik Film ‘Aku Harus Mati’, Khawatirkan Perilaku Meniru
Menurut pihak Kemenkes, baliho itu berpotensi memicu peniruan tindakan bunuh diri, terutama di tengah tren kenaikan signifikan angka kematian di Indonesia.
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Kemenkes Kritik Film ‘Aku Harus Mati’, Khawatirkan Perilaku Meniru
Indonesia
Promosi Film Horor "Aku Harus Mati" Dinilai Berdampak Buruk Bagi Kesehatan Mental Anak dan Remaja P
Sekitar 10 persen remaja mengalami gangguan kesehatan mental. Pada remaja dengan kerentanan psikologis seperti mereka, baliho film semacam "Aku Harus Mati" bisa memunculkan gagasan yang membahayakan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 April 2026
Promosi Film Horor
Indonesia
CCTV Mall Ungkap Kronologis Detik-Detik Pria Bekasi Bunuh Diri di PIM 2
Kronologis detik-detik pria berinisial AYA (31) asal Bekasi yang tewas jatuh dari lantai 3 Pondok Indah Mall (PIM) 2, akhirnya dibuka ke publik.
Wisnu Cipto - Selasa, 10 Maret 2026
CCTV Mall Ungkap Kronologis Detik-Detik Pria Bekasi Bunuh Diri di PIM 2
Indonesia
Hasil CKG, Ratusan Ribu Anak Diketahui Alami Cemas dan Depresi
Saat ini pemerintah juga mempercepat pemenuhan tenaga psikolog klinis di Puskesmas yang jumlahnya masih terbatas,
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 09 Maret 2026
Hasil CKG, Ratusan Ribu Anak Diketahui Alami Cemas dan Depresi
Indonesia
Diduga Bunuh Diri Lompat dari Lantai 3 Pondok Indah Mall, Pria Misterius Sempat Sekarat hingga Tewas di Rumah Sakit
Seorang pria meninggal dunia usai melompat dari lantai 3 salah satu mall di Jakarta Selatan, Minggu (8/3) siang.
Frengky Aruan - Minggu, 08 Maret 2026
Diduga Bunuh Diri Lompat dari Lantai 3 Pondok Indah Mall, Pria Misterius Sempat Sekarat hingga Tewas di Rumah Sakit
Indonesia
Tragedi Anak Bunuh Diri di NTT, Wakapolri Minta Negara Hadir Lebih Cepat
Wakapolri menyoroti tragedi anak bunuh diri di NTT. Ia pun meminta negara bisa hadir lebih cepat.
Soffi Amira - Jumat, 06 Februari 2026
Tragedi Anak Bunuh Diri di NTT, Wakapolri Minta Negara Hadir Lebih Cepat
Indonesia
Kasus Anak Bunuh Diri di Ngada, Gubernur NTT: Kami Gagal Urus Kemiskinan
Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, merasa gagal usai seorang anak bunuh diri karena tak mampu bersekolah.
Soffi Amira - Kamis, 05 Februari 2026
Kasus Anak Bunuh Diri di Ngada, Gubernur NTT: Kami Gagal Urus Kemiskinan
Bagikan