Israel Resmi Putuskan Kerja Sama UNRWA, Penyaluran Bantuan Palestina akan 'Lumpuh'

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Selasa, 05 November 2024
Israel Resmi Putuskan Kerja Sama UNRWA, Penyaluran Bantuan Palestina akan 'Lumpuh'

Suasana di luar kantor UNRWA di Jalur Gaza. (ANTARA/Anadolu Agency/am.)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Israel secara resmi telah memberitahu Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk memutuskan hubungan sepenuhnya dengan badan bantuan PBB (UNRWA) untuk pengungsi Palestina.

Knesset (Parlemen Israel) meloloskan dua rancangan undang-undang minggu lalu yang melarang UNRWA dari wilayah Israel dan melarang kontak negara Israel dengan badan tersebut atas dasar tuduhan bahwa Hamas telah menyusup ke dalamnya.

Larangan tersebut akan berlaku dalam tiga bulan tetapi sebagai langkah pertama menuju pelaksanaan pemungutan suara Knesset, duta besar Israel untuk PBB Danny Danon, mengirimkan surat kepada sekretaris jenderal PBB dan presiden majelis umum yang secara resmi menarik Israel dari perjanjian kerja sama tahun 1967 dengan UNRWA.

“Meskipun ada banyak sekali bukti yang kami serahkan ke PBB yang mendukung infiltrasi Hamas ke UNRWA, PBB tidak melakukan apa pun untuk memperbaiki situasi,” tulis Danon di X pada hari Senin, dikutip dari The Guardian.

Baca juga:

Indonesia Kutuk Putusan Isarel Larang Operasional UNRWA

Penyelidikan internal PBB pada bulan Agustus menemukan bahwa sembilan karyawan UNRWA mungkin terlibat dalam serangan mendadak Hamas terhadap Israel pada tanggal 7 Oktober tahun lalu.

UNRWA memiliki 13.000 karyawan di Gaza dan sejauh ini merupakan lembaga bantuan terbesar di jalur pantai tersebut. PBB telah membantah tuduhan bahwa lembaga tersebut pada dasarnya telah dikompromikan oleh infiltrasi.

Para ahli bantuan mengatakan tidak ada alternatif selain UNRWA dalam hal memberikan bantuan kepada warga Palestina di Gaza, Tepi Barat, dan di seluruh wilayah. Mereka mengatakan larangan tersebut dapat melumpuhkan layanan kepada penduduk sedang berjuang yang semakin bergantung pada mereka.

Kepala UNRWA Philippe Lazzarini mengatakan Israel telah memotong aliran bantuan yang memasuki Gaza hingga hanya sedikit, dengan rata-rata 30 truk memasuki wilayah itu setiap hari, hanya 6 persen dari jumlah bantuan dikirim ke Gaza sebelum perang.

Baca juga:

Israel Sahkan UU Larang UNRWA, Inggris hingga Jerman Khawatir

“Membatasi akses kemanusiaan dan pada saat yang sama membubarkan UNRWA akan menambah penderitaan yang sudah tak terkatakan. Hanya kemauan politik yang dapat mengakhiri situasi yang dibuat secara politik,” kata Lazzarini .

#PBB #Israel
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Israel Caplok Masjid Ibrahimi di Tepi Barat, Komisi I DPR Serukan Penolakan
Mendesak pemerintah Indonesia untuk mengambil sikap tegas dan menyuarakan penolakan terhadap keputusan Israel tersebut di berbagai forum internasional.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026
Israel Caplok Masjid Ibrahimi di Tepi Barat, Komisi I DPR Serukan Penolakan
Dunia
Dunia di Ambang Krisis, Tinggi Permukaan Laut Naik 2 Kali Lipat dalam 10 Tahun
Jika tren ini berlanjut, jutaan orang di wilayah pesisir akan menghadapi banjir rob, hilangnya lahan, dan krisis pangan akibat rusaknya ekosistem laut.
Wisnu Cipto - Kamis, 11 Juni 2026
Dunia di Ambang Krisis, Tinggi Permukaan Laut Naik 2 Kali Lipat dalam 10 Tahun
Dunia
Italia Masukan Menteri Keamanan Israel Itamar Ben-Gvir ke Daftar Tersangka Penyiksaan dan Kejahatan Perang pada Aktivis Flotila
Flotila Sumud yang membawa bantuan kemanusiaan untuk Jalur Gaza berlayar dari Barcelona pada 15 April.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 09 Juni 2026
Italia Masukan Menteri Keamanan Israel Itamar Ben-Gvir ke Daftar Tersangka Penyiksaan dan Kejahatan Perang pada Aktivis Flotila
Dunia
Israel Blokade Bantuan Internasional Tutup Semua Pintu Masuk Gaza, Iran Dijadikan Alasan
Israel kembali memperketat blokade terhadap Jalur Gaza dengan menutup seluruh pintu masuk bantuan internasional berlaku hari ini Senin (8/6) waktu setempat.
Wisnu Cipto - Senin, 08 Juni 2026
Israel Blokade Bantuan Internasional Tutup Semua Pintu Masuk Gaza, Iran Dijadikan Alasan
Dunia
Gencatan Senjata di Lebanon Makin Suram, UNIFIL PBB Catat Israel Luncurkan 69 Serangan Udara
UNIFIL melaporkan 69 pelanggaran udara Israel di Lebanon, termasuk 25 serangan udara. Serangan juga menghantam ambulans, menewaskan paramedis.
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Juni 2026
Gencatan Senjata di Lebanon Makin Suram, UNIFIL PBB Catat Israel Luncurkan 69 Serangan Udara
Dunia
Pasukan UNIFIL PBB Kembali Jadi Korban Serangan Israel di Lebanon, 1 Tewas 2 Luka-Luka
Serangan udara Israel di Lebanon selatan menewaskan anggota UNIFIL asal Serbia dan melukai dua lainnya.
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Juni 2026
Pasukan UNIFIL PBB Kembali Jadi Korban Serangan Israel di Lebanon, 1 Tewas 2 Luka-Luka
Dunia
Hizbullah Siap Berdamai Tapi Juga Siap Lawan Israel Jika Bombardir Pinggiran Beirut
Gerakan Hizbullah Lebanon siap mematuhi gencatan senjata jika Israel berhenti menyerang seluruh wilayah Lebanon.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Juni 2026
Hizbullah Siap Berdamai Tapi Juga Siap Lawan Israel Jika Bombardir Pinggiran Beirut
Dunia
Kuasai Benteng Era Perang Salib Kastil Beaufort, Netanyahu Perintahkan Perluas Operasi di Lebanon Selatan
IDF atau pasukan pertahanan Israel untuk memperluas operasi militer di Lebanon. Pasukan kami telah menyeberangi Sungai Litani.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Juni 2026
Kuasai Benteng Era Perang Salib Kastil Beaufort, Netanyahu Perintahkan Perluas Operasi di Lebanon Selatan
Dunia
Uni Eropa Bekukan Aset 4 Lembaga Israel, Terbukti Pelanggar HAM Berat di Tepi Barat
Uni Eropa resmi menjatuhkan sanksi terhadap 4 lembaga Israel dan pimpinannya atas pelanggaran HAM di Tepi Barat. Sanksi meliputi pembekuan aset dan larangan perjalanan ke negara anggota Uni Eropa.
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
Uni Eropa Bekukan Aset 4 Lembaga Israel, Terbukti Pelanggar HAM Berat di Tepi Barat
Dunia
Sikap Tegas Malaysia, Bawa Kasus Penangkapan Aktivis oleh Israel ke ke Mahkamah Internasional
Ada rencana untuk membawa konferensi internasional terkait Palestina ke Malaysia pada masa mendatang guna memperkuat upaya advokasi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 Mei 2026
Sikap Tegas Malaysia, Bawa Kasus Penangkapan Aktivis oleh Israel ke ke Mahkamah Internasional
Bagikan