Israel Menolak Pergi dari Tepi Barat, PBB Lontarkan Kecaman, Ingatkan untuk Patuh Hukum Kemanusiaan Internasional
Bendera Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB). (ANTARA/Anadolu/PY)
MERAHPUTIH.COM - PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa (PBB) menolak keras pernyataan pejabat pendudukan Israel yang menyampaikan niat untuk tetap bermukim di sejumlah daerah di Tepi Barat bagian utara, wilayah yang diduduki untuk waktu yang lama.
Seperti dilansir ANTARA, PBB juga menentang penolakan Israel atas kembalinya rakyat Palestina ke rumah mereka. Juru bicara PBB Stephane Dujarric dalam sebuah konferensi pers mengatakan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyatakan keprihatinannya atas peningkatan kekerasan, serangan, dan operasi besar-besaran yang dilakukan pasukan pendudukan Israel di kota-kota utara di Tepi Barat.
Baca juga:
Serangan Israel di Kamp Pengungsi Far’a, 3 Warga Palestina Tewas
Ia juga prihatin dengan peningkatan jumlah korban, termasuk anak -anak, banyaknya pengungsi serta penghancuran infrastruktur sipil.
Oleh karena itu, Guterres meminta Israel mematuhi kewajiban mereka berdasarkan hukum internasional dan hukum kemanusiaan internasional.(*)
Baca juga:
Bagikan
Berita Terkait
Profil Sidharto Suryodhipuro, Presiden Dewan HAM PBB Asal Indonesia
Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB, Sidharto Suryodipuro Jadi Presiden
Indonesia Resmi Jadi Presiden Dewan HAM PBB, Ini Tugas & Kewenangannya
Presiden Donald Trump Tarik Keikutsertaan Amerika Serikat dari Puluhan Organisasi Internasional, Sebut tak Melayani Kepentingan Negaranya
Penangkapan Presiden Venezuela Rusak Tatanan Dunia, DPR Minta RI Desak PBB Gelar Sidang Darurat
Serangan dan Penangkapan Presiden Venezuela Maduro Oleh AS Bikin PBB Khawatir
Kepala PBB Sampaikan Pesan Tahun Baru, saatnya Dunia untuk ‘Lebih Serius’
[HOAKS atau FAKTA]: Gempar! Keputusan PBB Langkahi Indonesia Tetapkan Status 'Bencana Internasional' di Sumatra
Israel 813 Kali Langgar Gencatan Senjata Gaza, Banjir Kecaman Negara Eropa
Israel Lakukan 813 Kali Pelanggaran Gencatan Senjata di Gaza, Akses Bantuan Masih Dihambat