ISIS Merilis Game Jihad untuk Anak-Anak

Fadhli Fadhli - Rabu, 24 Desember 2014
ISIS Merilis Game Jihad untuk Anak-Anak

Negara Islam mengadaptasi game Grand Theft Auto menjadi game perekrutan 'virtual jihad' untuk anak-anak

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Internasional - Aksi eksekusi nyawa di jalan-jalan, baku tembak melawan pasukan khusus Amerika, dan aksi kekerasan lain yang dilakukan ISIS kini dapat anda lakukan di rumah. Game bertajuk 'jihad virtual' telah diluncurkan oleh ISIS yang mengadaptasi sebuah game populer.

Grand Theft Auto: San Andreas, game yang populer di tahun 2004 telah terjual lebih dari 27 juta keping di seluruh dunia, telah dimodifikasi oleh tangan programer ISIS. Game propaganda ini memiliki skenario adegan prajurit Sunni suci yang berperang melawan dunia. Walau pun game ini belum tentu dirilis, setidaknya trailer game ini telah dirilis.

Diberi nama Grand Theft Auto: Salil al-Sawarem (suara pedang beradu), pemain akan berberan sebagai "shooter" yang dilaporkan sedang dipromosikan oleh ISIS untuk meningkatkan moral para mujahidin, melatih anak-anak dan remaja bagaimana melawan Barat, dan untuk memberikan ketakutan ke dalam hati orang-orang yang menentang Negara Islam.

Game ini mengadopsi karakter seorang pejuang jihad berpakaian khas kelompok pejuang ISIS dengan kemeja dan celana hitammnya. Medan pertarungannya adalah pemandangan tandus, penuh dengan puing-puing, reruntuhan, dan batu. Targetnya termasuk polisi, konvoi tentara, dan patroli.

Senapan menjadi senjata standar bagi pemain, lengkap dengan bendera hitam-putih khas ISIS.

Tedapat pesan yang kuat pada video trailer YouTube tersebut, “Melalui pengorbanan diri dan iman yang benar, upaya Amerika untuk "menurunkan dan menghancurkan" Negara Islam akan sulit."

Seorang editor situs berita game Timur Tengah, IGN, mengatakan pada Al Arabiya News "yang mudah dan bebas dari konsekuensi" video trailer yang dirilis pada akhir pekan lalu itu ditujukan untuk khalayak berusia muda. "Apa yang juga saya takutkan selain konsekuensi mengerikan dari apa yang bisa video ini perbuat adalah media (harus) menyerukan 'video game (ini) adalah salah untuk anak-anak,' serukan sekali lagi," katanya.

#Internasional #Grand Theft Auto #ISIS
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
Akhirnya Preorder Gim GTA VI Resmi Dibuka, Segini Harga Paketnya!
Rockstar Games membuka preorder GTA VI untuk PS5 dan Xbox Series X/S. Edisi standar Rp1,19 juta, Ultimate Edition Rp1,49 juta dengan konten eksklusif. Rilis resmi 19 November 2026.
Wisnu Cipto - Jumat, 26 Juni 2026
Akhirnya Preorder Gim GTA VI Resmi Dibuka, Segini Harga Paketnya!
Berita Foto
Dari Gang Sempit Keramat Pela, Keripik Tempe Mama Tina Tembus Pasar Internasional
Pekerja menggoreng kripik tempe di rumah usaha Keripik Tempe Mama Tina, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (7/5/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 07 Mei 2026
Dari Gang Sempit Keramat Pela, Keripik Tempe Mama Tina Tembus Pasar Internasional
Indonesia
WNI Anak Terkait ISIS Dibui Hampir 8 Bulan di Yordania, Kemenlu Pastikan Kondisinya Sehat
WNI anak berinisial KL ditahan di Yordania sejak 19 Mei 2025 atas dugaan mendukung aktivitas ISIS.
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Januari 2026
WNI Anak Terkait ISIS Dibui Hampir 8 Bulan di Yordania, Kemenlu Pastikan Kondisinya Sehat
Indonesia
WNI Anak di Yordania Diduga Dukung ISIS, Kemenlu Pantau Proses Hukum
Penangkapan KL ini dengan dugaan keterlibatan dalam aktivitas daring yang terindikasi mendukung ISIS.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Januari 2026
WNI Anak di Yordania Diduga Dukung ISIS, Kemenlu Pantau Proses Hukum
Indonesia
Polisi Bongkar Sindikat Teroris ‘ISIS’ Perekrut Anak-Anak, Lakukan Propaganda via Gim Online sampai Medsos
Para tersangka itu merekrut anak dan pelajar dengan memanfaatkan ruang digital, mulai dari media sosial, gim online, aplikasi pesan hingga situs tertutup.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Polisi Bongkar Sindikat Teroris ‘ISIS’ Perekrut Anak-Anak, Lakukan Propaganda via Gim Online sampai Medsos
Indonesia
4 Teroris Ditangkap di Sumut dan Sumbar, Diduga Sebarkan Paham Radikal hingga Dukung ISIS
Mereka diketahui aktif menyebarkan propaganda serta ajakan melakukan aksi teror melalui media sosial, baik dalam bentuk unggahan tulisan, gambar, maupun video yang mengarah pada dukungan terhadap Daulah ISIS.
Dwi Astarini - Rabu, 08 Oktober 2025
4 Teroris Ditangkap di Sumut dan Sumbar, Diduga Sebarkan Paham Radikal hingga Dukung ISIS
Dunia
Aksi Protes di Nepal Menewaskan 20 Orang hingga Membuat Perdana Menteri Mundur, Militer Ambil Alih Kekuasaan
Nepal mengalami gejolak sejak Senin (8/9).
Frengky Aruan - Rabu, 10 September 2025
Aksi Protes di Nepal Menewaskan 20 Orang hingga Membuat Perdana Menteri Mundur, Militer Ambil Alih Kekuasaan
Lifestyle
Prestasi Gemilang TRUST di Panggung Musik Dunia: dari Golden Award hingga Johann Strauss Award
Trinity Youth Symphony Orchestra (TRUST), komunitas orkestra asal Indonesia, kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional dengan meraih sejumlah penghargaan dalam ajang The 11th World Orchestra Festival 2025 yang digelar di Wina, Austria.
Frengky Aruan - Sabtu, 09 Agustus 2025
Prestasi Gemilang TRUST di Panggung Musik Dunia: dari Golden Award hingga Johann Strauss Award
Indonesia
Isi Konten Radikal Remaja Anggota ISIS di Gowa Terungkap, Aktif Sebarkan Propaganda
Isi konten radikal remaja anggota ISIS di Gowa ditangkap. Remaja itu aktif menyebarkan propaganda melalui media sosial dan membahas aksi bom bunuh diri.
Soffi Amira - Minggu, 25 Mei 2025
Isi Konten Radikal Remaja Anggota ISIS di Gowa Terungkap, Aktif Sebarkan Propaganda
Indonesia
Remaja 18 Tahun Ditangkap Densus 88, Diduga Sebarkan Propaganda ISIS dan Ajakan Teror
Pria bernama Muammar (18) yang ditangkap saat membeli air galon isi ulang, diduga aktif menyebarkan propaganda dan ajakan aksi teror melalui media sosial.
Frengky Aruan - Minggu, 25 Mei 2025
Remaja 18 Tahun Ditangkap Densus 88, Diduga Sebarkan Propaganda ISIS dan Ajakan Teror
Bagikan