Petempur ISIS meledakkan Masjid Agung al-Nuri dan menara miringnya yang terkenal di Mosul, Rabu (22/6). Demikian kata militer Irak dalam sebuah pernyataan, saat pasukan Irak berusaha mengusir kelompok tersebut dari kota terdekatnya.
Dari masjid abad pertengahan itu, tiga tahun lalu, Abu Bakr al-Baghdadi mendeklarasikan kekhalifahan yang mencakup wilayah Suriah dan Irak atau populer di dunia barat disebut ISIS.
"Dengan meledakkan Menara al-Hadba dan Masjid al-Nuri sama saja seperti pengakuan resmi kekalahan," kata Perdana Memteri Irak dalam tanggapan singkat di lamannya.
Masyarakat Irak menyebut menara condong 45 meter itu al-Hadba atau "si bungkuk". Bendera hitam Baghdadi berkibar di atasnya sejak Juni 2014.
Kantor berita Amaq yang berafiliasi dengan ISIS menuduh pesawat Amerika Serikat menghancurkan masjid itu, pengakuan dengan cepat dibantah pasukan gabungan pimpinan AS, yang memerangi kelompok tersebut.
"Kami tidak menyerang daerah itu," kata juru bicara pasukan gabungan pimpinan AS Kolonel Angkatan Udara John Dorrian kepada Reuters melalui telepon.
"Tanggung jawab atas kehancuran ini diletakkan sepenuhnya kepada IS," kata Mayor Jenderal AS, Joseph Martin, mengatakan dalam sebuah pernyataan, menggunakan akronim untuk kelompok IS.
Kantor media untuk militer Irak membagikan sebuah gambar yang diambil dari udara, untuk menunjukkan masjid yang sebagian besar diratakan menjadi puing di antara rumah-rumah kecil di Kota Tua, distrik bersejarah tempat para petempur berada dalam kepungan.
Sumber: ANTARA