Iran Tegaskan Belum Akan Hentikan Serangan ke Israel

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Sabtu, 07 Maret 2026
Iran Tegaskan Belum Akan Hentikan Serangan ke Israel

Arsip - Seorang pria memeriksa kendaraan yang rusak akibat serangan AS-Israel di Teheran, Iran, 4 Maret 2026. (ANTARA/Xinhua/Shadati)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Iran telah melancarkan serangan ke wilayah Israel serta pangkalan militer Amerika Serikat di berbagai wilayah Timur Tengah, sebagai tindakan pertahanan diri. Balasan Iran terus berlanjut ke Ibu Kota Israel Tel Aviv.

Perwakilan Tetap Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Amir Saeid Iravani, mengatakan bahwa Iran akan terus membela diri hingga agresi dan serangan yang disebutnya sebagai tindakan barbar dari Amerika Serikat dan Israel dihentikan.

"Kami terus menjalankan hak melekat untuk membela diri berdasarkan Pasal 51 Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa hingga agresi dan serangan barbar ini berhenti. Respons kami sah, perlu, dan proporsional,” kata Iravani kepada wartawan di markas besar PBB.

Ia menyatakan bahwa Iran hanya menargetkan sasaran militer sebagai tanggapan atas agresi yang ditujukan kepada negaranya.

Baca juga:

Gedung Putih Sebut Operasi di Iran akan Selesai dalam 4 hingga 6 Minggu

"Iran hanya menargetkan sasaran militer dari pihak penyerang. Kami tidak menargetkan warga sipil. Kami tidak menargetkan kepentingan negara-negara tetangga. Saat ini kami sedang menyelidiki tuduhan terkait serangan terhadap lokasi nonmiliter," kata Iravani.

"Penilaian awal kami menunjukkan bahwa beberapa insiden tersebut mungkin terjadi akibat intersepsi atau gangguan oleh sistem pertahanan Amerika Serikat yang dapat menyebabkan serangan menyimpang dari target militer yang dimaksud,” ujarnya menambahkan.

Ia juga menegaskan bahwa Iran tidak mencari perang.

"Iran tidak mencari perang. Iran tidak menginginkan eskalasi. Namun Iran tidak akan pernah menyerahkan kedaulatannya," kata Iravani.

"Peradaban kami yang kuno dan membanggakan menunjukkan bahwa Iran selalu menjadi bangsa yang mencintai perdamaian serta berkomitmen pada hidup berdampingan, martabat, dan saling menghormati antarbangsa. Kami akan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk membela rakyat kami, wilayah kami, dan kemerdekaan kami,” katanya.

Iravani menambahkan, pemilihan kepemimpinan Iran sepenuhnya ditentukan oleh rakyat Iran tanpa campur tangan pihak asing.

“Iran adalah negara yang berdaulat dan merdeka. Iran tidak menerima dan tidak akan pernah mengizinkan kekuatan asing mencampuri urusan dalam negerinya. Konstitusi kami jelas. Pemilihan kepemimpinan Iran akan dilakukan sepenuhnya sesuai dengan prosedur konstitusional kami dan semata-mata berdasarkan kehendak rakyat Iran tanpa campur tangan asing,” ujarnya.

Ia juga menyerukan kepada seluruh negara anggota PBB untuk mengecam agresi Amerika Serikat dan Israel.

“Kami menyerukan kepada seluruh negara anggota untuk mengecam agresi ini, kejahatan perang ini, dan mengambil tindakan segera untuk menghentikan perang kriminal terhadap rakyat Iran, sebuah perang yang menimbulkan ancaman serius terhadap perdamaian dan keamanan regional maupun internasional," kata Perwakilan Tetap Iran untuk PBB itu.

"Dewan Keamanan harus bertindak sekarang, dengan tegas, jelas, dan tanpa penundaan. Kegagalan untuk bertindak akan menimbulkan konsekuensi yang sangat serius. Hari ini Iran, besok bisa negara anggota lainnya,” kata Iravani.

Pada Sabtu (28/2), Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, yang menyebabkan kerusakan serta korban jiwa di kalangan sipil. Serangan tersebut mengakibatkan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei gugur.

#Iran #Perang #Israel
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Dunia
Selat Hormuz Belum Dibuka, Ini 7 Syarat Iran kepada Amerika Serikat
Iran mengajukan tujuh syarat kepada AS sebelum bersedia berunding dan membuka Selat Hormuz. Tuntutannya mencakup pencabutan sanksi hingga penghentian blokade.
Yusuf Abdillah - Selasa, 03 November 2026
Selat Hormuz Belum Dibuka, Ini 7 Syarat Iran kepada Amerika Serikat
Dunia
Trump Isyaratkan Serangan, Iran Peringatkan Perang Baru dengan AS Bisa Lebih Lama
Iran memperingatkan perang baru dengan Amerika Serikat bisa berlangsung lebih lama. Ancaman muncul setelah Donald Trump mengisyaratkan serangan lanjutan.
Yusuf Abdillah - Senin, 02 November 2026
Trump Isyaratkan Serangan, Iran Peringatkan Perang Baru dengan AS Bisa Lebih Lama
Dunia
Wapres AS Yakin Donald Trump Tak Akan Biarkan Perang Tanpa Akhir dengan Iran
JD Vance menegaskan Donald Trump tidak akan membiarkan AS terjebak dalam perang berkepanjangan dengan Iran di tengah ketegangan dan mandeknya perundingan.
Yusuf Abdillah - Jumat, 30 Oktober 2026
Wapres AS Yakin Donald Trump Tak Akan Biarkan Perang Tanpa Akhir dengan Iran
Dunia
3 Kapal Tengker Hantam Ranjau di Selat Hormuz, Iran Sebut Kapal Matikan Radar
Militer Iran menyebut ketiga kapal tersebut telah menonaktifkan sistem radar dan navigasi mereka dan juga mengabaikan peringatan yang dikeluarkan Angkatan Laut IRGC.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Oktober 2026
3 Kapal Tengker Hantam Ranjau di Selat Hormuz, Iran Sebut Kapal Matikan Radar
Indonesia
Iran Siapkan Serangan Taktis Anyar Jika AS dan Israel Kembali Gempur Taheran
Pendekatan taktis baru tersebut "dapat mengejutkan" dunia dan para pakar militer, sebagaimana Iran sebelumnya mengejutkan dunia dengan kemampuan rudalnya.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
Iran Siapkan Serangan Taktis Anyar Jika AS dan Israel Kembali Gempur Taheran
Indonesia
Iran Bakal Kembali Digempur Usai Pemilu Paruh Waktu AS
Trump berulang kali menolak rencana kembali melancarkan operasi tempur besar tahun ini.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Oktober 2026
Iran Bakal Kembali Digempur Usai Pemilu Paruh Waktu AS
Dunia
Iran Rencana Kenalkan Senjata Baru, Beri Sinyal Putuskan Kabel Internet Bawah Laut di Selat Hormuz
Mohebbi mengklaim bahwa seluruh lalu lintas data internet dan komersial melewati kabel-kabel tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Iran Rencana Kenalkan Senjata Baru, Beri Sinyal Putuskan Kabel Internet Bawah Laut di Selat Hormuz
Dunia
Kena Ancaman Bom, Penerbangan Israel ke Austria Terpaksa Mendarat Darurat
Insiden ini terjadi setelah bulan lalu seorang pilot mencoba membajak penerbangan Flydubai dalam perjalanan ke Tel Aviv .
Dwi Astarini - Selasa, 20 Oktober 2026
 Kena Ancaman Bom, Penerbangan Israel ke Austria Terpaksa Mendarat Darurat
Indonesia
Selat Hormuz Masih Bergejolak, Harga Bensin Bisa Naik 3 Kali Lipat
Eskalasi di sekitar Iran telah menyebabkan blokade de facto Selat Hormuz, jalur utama pengiriman minyak dan gas alam cair dari negara-negara Teluk Persia ke pasar global.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Selat Hormuz Masih Bergejolak, Harga Bensin Bisa Naik 3 Kali Lipat
Indonesia
Houthi Luncurkan Balistik ke Istana Kepresidenan Al-Maashiq di Aden, PM Diklaim Aman
Sejumlah video yang beredar di media sosial menunjukkan asap membumbung dari Istana Kepresidenan Al-Maashiq.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Houthi Luncurkan Balistik ke Istana Kepresidenan Al-Maashiq di Aden, PM Diklaim Aman
Bagikan